KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Permasalahan Minyak Goreng, Ganjar: Kemendag Harus Gerak Cepat

Permasalahan Minyak Goreng, Ganjar: Kemendag Harus Gerak Cepat

Permasalahan Minyak Goreng, Ganjar: Kemendag Harus Gerak Cepat

UNGARAN – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk segera mengambil langkah mengendalikan harga dan distribusi minyak goreng di masyarakat. Menurutnya Kemendag sebagai pemegang kunci untuk mengurai permasalahan minyak goreng.

“Tidak boleh lambat lagi, harus segera. Saya kira kuncinya di Kemendag sebagai leading sector agar masalah minyak goreng ini bisa cepat terurai,” ungkapnya saat berkunjung ke Bergas Lor, Kabupaten Semarang, Kamis (17/3/2022) sore.

Menurut orang nomor satu di Jawa Tengah ini, selama ini dukungan pemerintah daerah dalam hal ini Pemprov Jateng kepada pemerintah pusat untuk mengendalikan distribusi dan harga minyak goreng tidak pernah absen.

“Persoalan minyak goreng ini sudah berlangsung cukup lama sehingga kecepatan mengambil tindakan sangat diperlukan. Selain itu, pabrik serta sistem distribusi juga semuanya di pusat, kita di daerah ngikut saja,” kata dia.

Tidak hanya minyak goreng saja, menurut Ganjar komoditas yang lain juga harus mendapatkan perhatian. Terlebih menjelang ramadhan, hampir dipastikan akan terjadi fluktuasi harga pangan.

“Daging sapi dan cabai misalnya, saat ini sudah ada kenaikan harga. Maka kami sudah rapat internal untuk menyiapkan beberapa komoditas pangan yang berpotensi memicu inflasi, ini harus disikapi hati-hati betul,” urainya.

Ditambahkan, kebijakan sektor bahan pangan tersebut harus dimulai dari hulu ke hilir. Termasuk informasi perkembangan harga komoditas.

“Produksi ada di pusat, kami yang di daerah bertanggungjawab distribusinya. Perkembangan harga dan stok juga harus diperbarui masing-masing kabupaten/kota, biar kalau ada yang kurang dan sebagainya bisa segera diketahui,” imbuhnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]