RASIKAFM.COM | SALATIGA – Seminggu pasca Lebaran, PT Bank Salatiga melakukan perombakan internal dengan memutasi 22 pegawai pada Jumat, 27 Maret 2026. Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus penyehatan kinerja bank.
Plt Direktur Utama Bank Salatiga, Tejo Herlambang, mengatakan mutasi tersebut mencakup pergeseran jabatan hingga promosi bagi sejumlah pegawai. Langkah ini sejalan dengan transformasi sumber daya manusia (SDM) yang tengah dijalankan manajemen.
“Ini bagian dari transformasi SDM untuk penyegaran dan penyehatan bank,” ujarnya.
Tejo menambahkan, manajemen kini mengusung tagline baru, yakni JTP (Jujur, Transparan, dan Profesional), sebagai arah pembenahan internal ke depan.
Selain restrukturisasi SDM, Bank Salatiga juga memperkuat fungsi hukum di internal perusahaan. Penguatan dilakukan dengan menambah posisi di bidang legal, seperti admin legal kredit serta Kepala Subbagian Hukum yang fokus menangani litigasi.
Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan tata kelola sekaligus memperkuat mitigasi risiko, khususnya di sektor kredit dan kepatuhan hukum.
Di sisi lain, menjelang Hari Raya Idulfitri, Bank Salatiga mencatat adanya peningkatan penarikan dana masyarakat. Namun demikian, manajemen memastikan kondisi tersebut masih dalam batas wajar.
“Penarikan meningkat, tetapi bukan rush. Ini wajar karena kebutuhan nasabah menjelang Lebaran. Bahkan bank juga mencairkan tabungan THR hingga miliaran rupiah,” jelas Tejo.
Ia memastikan seluruh layanan perbankan berjalan lancar dan kondisi likuiditas tetap terjaga.
Sementara itu, Ketua Dewan Komisaris Bank Salatiga, Dr. Siswo Hartanto, menyebut mutasi 22 pegawai merupakan bagian dari perbaikan tata kelola dan penguatan manajemen risiko.
“Ini murni pemenuhan kebutuhan organisasi dalam rangka penyehatan,” ujarnya.
Dengan langkah tersebut, Bank Salatiga diharapkan mampu memperkuat fondasi organisasi serta meningkatkan kinerja secara berkelanjutan.