KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Persiapan Pembangunan Exit Tol Bergas, Pelebaran Ruas Jalan Karangjati-Klepu Ditarget Selesai 2025

Persiapan Pembangunan Exit Tol Bergas, Pelebaran Ruas Jalan Karangjati-Klepu Ditarget Selesai 2025

Persiapan Pembangunan Exit Tol Bergas, Pelebaran Ruas Jalan Karangjati-Klepu Ditarget Selesai 2025

Kondisi terkini ruas jalan Karangjati-Pringapus yang akan dilebarkan seiring rencana pembangunan Exit Tol Bergas di Kelurahan Ngempon. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sejumlah persiapan pembangunan Exit Tol Bergas tengah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang. Salah satunya adalah kajian mengenai proses pelebaran ruas jalan Karangjati-Pringapus yang menjadi akses utama dari dan menuju pintu tol tersebut.

Jalur sepanjang 1.6 kilometer itu rencananya akan dilebarkan 3 meter. Titik pelebarannya mulai dari samping Polsek Bergas hingga kawasan Exit Tol Bergas di Kelurahan Ngempon.

Menurut Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, pelebaran itu nantinya bertujuan untuk mengakomodir kendaraan-kendaraan yang masuk atau keluar tol dan mengantisipasi ketersendatan arus lalu lintas.

“Kami sedang mengupayakan pembebasan lahan warga untuk pelebaran jalan,” ungkapnya di Ungaran, Senin (2/9/2024).

Ngesti menyebut, saat ini jalur yang menjadi akses utama keluar masuk pintu tol tersebut memiliki lebar 7 meter. Nantinya akan dilebarkan menjadi sekitar 10 meter.

“Perkiraan biaya yang dikeluarkan sekitar Rp20 miliar. Selain untuk lahan, dana tersebut juga dialokasikan untuk pembebasan bangunan rumah, pembangunan trotoar, serta pemindahan tiang-tiang di tepi jalan,” jelasnya.

Sumber dana itu, lanjutnya, berasal dari uang ganti rugi aset Pemkab Semarang yang terdampak proyek Tol Yogya-Bawen di Kecamatan Bawen.

“Kami mohon doa dan dukungannya agar pelebaran jalan ini selesai pada 2025,” tutupnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Tengah dengan menawarkan perpaduan desain gagah, kabin mewah, performa kuat, serta kemampuan off-road.
Land Cruiser LC 300 Mencuri Perhatian di GIIAS Semarang 2026
[pekok2]