URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Tengah (KPU Jateng) menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara untuk Pilkada 2024 di Wisma Bukit Soka, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga pada 19 Oktober 2024. Sebanyak 600 daftar pemilih tetap (DPT) dari wilayah tersebut dilibatkan dalam simulasi ini.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pertama Kalinya, KPU Jateng Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada 2024 di Salatiga

Pertama Kalinya, KPU Jateng Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada 2024 di Salatiga

Pertama Kalinya, KPU Jateng Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada 2024 di Salatiga

KPU Jateng Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada 2024 di Salatiga Foto do IST
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Tengah (KPU Jateng) menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pilkada 2024 di Wisma Bukit Soka, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga (19/10/2024).

Sebanyak 600 daftar pemilih tetap (DPT) di kelurahan setempat diajak untuk mengikuti simulasi pencoblosan ini.

Para warga tampak mengikuti seluruh alur pemungutan suara.

Beberapa di antaranya yakni dari mendaftar, mengambil surat suara, mencoblos di bilik suara, memasukkan surat suara ke kotak suara hingga mencelupkan jari ke tinta.

Setelah pemungutan suara selesai, simulasi dilanjutkan dengan penghitungan surat suara yang telah dicoblos.

Ketua KPU Jateng, Handi Tri Ujiono mengungkapkan bahwa tujuan simulasi tersebut untuk melihat efektivitas dan kesiapan kerja para Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang sebelumnya sudah terbentuk.

Selain itu, untuk mengukur sejauh mana pemahaman para petugas KPPS terhadap regulasi yang ada.

“Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan KPU seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah yang juga akan mengadopsi dan menyelenggarakan simulasi di masing-masing daerah,” katanya

KPU Jateng juga menghadirkan penyandang disabilitas untuk memberikan pemahaman terhadap petugas terkait tata cara mendampingi mereka.

Dalam simulasi itu, para penyandang disabilitas seperti tuna netra, pengguna kursi roda, dan lain sebagainya mendapatkan pendampingan khusus.

“Jadi untuk disabilitas tidak mengikuti antrean umum dan mendapat pendampingan.

Untuk yang tuna netra, kami siapkan surat suara khusus,” imbuh Handi.

Seorang warga setempat yang ikut simulasi, Friza Amelia Sari (19), mengaku pencoblosan kali ini lebih mudah dibanding saat pemungutan suara Pilpres dan Pileg sebelumnya.

Pasalnya, jumlah surat suara yang dicoblos jauh lebih sedikit, yakni dua lembar yang terdiri dari surat suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

“Yang dicoblos gambarnya bukan calon asli, cuma gambar lain dan ada nomornya.

Surat pertama ada dua calon dan surat ke-dua ada tiga atau empat calon.

Saya coblos betulan seperti saat pemungutan suara,” kata dia.

Friza merupakan pemilih pemula, sehingga Pilpres, Pileg dan Pilkada 2024 serentak ini merupakan kali pertamanya.

Pantauan Rasika FM, dalam simulasi ini calon gubernur ada 3 pasang sementara untuk walikota ada 2 pasang calon.

BACA JUGA :

Ratusan kader Partai Demokrat Kota Salatiga menggelar aksi bersih-bersih di Taman Tingkir, Sidorejo Kidul, Kota Salatiga, Kamis (28/8/2026), sebagai bagian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat. Kegiatan melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri tersebut mengumpulkan sedikitnya 10 kantong sampah dan dilanjutkan pembagian nasi box kepada masyarakat serta dukungan bagi UMKM sekitar.
Gerakan Langit Biru Indonesia, Ratusan Kader Demokrat Salatiga Bersihkan Taman Tingkir
DPC PPP Kabupaten Semarang mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan menyasar generasi milenial serta pemilih pemula. Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Semarang Zaenudin di Ungaran, Kamis (16/7/2026), usai kepengurusan baru periode 2026–2031 menerima SK DPP. Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa serta peningkatan pendidikan politik bagi kader muda.
PPP Kabupaten Semarang Bidik Pemuda dan Pemilih Pemula Hadapi Pemilu 2029
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 19 kecamatan di Hotel Wahid Bandungan, Minggu (24/5/2026), untuk menata ulang kepengurusan tingkat kecamatan yang masa baktinya berakhir. Melalui penjaringan dan penyaringan calon ketua PAC, partai juga memperkuat keterlibatan perempuan dan kader muda sebagai bagian dari konsolidasi internal menghadapi Pemilu 2029.
Musancab Serentak, PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama
Penguatan kaderisasi partai ditegaskan Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah melalui pernyataan Sekretaris Umum Julisa Ramadhan di Kantor DPW PKS, Semarang, Minggu (8/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kualitas kader dan memperluas keanggotaan melalui program intensifikasi, ekstensifikasi, serta peningkatan komunikasi dengan media.
PKS Jateng Perkuat Kaderisasi dan Komunikasi dengan Media

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved