URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
UKSW meluncurkan program beasiswa Diakonia yang menyediakan kesempatan bagi calon mahasiswa dari gereja pendukung UKSW untuk mengenyam pendidikan gratis selama 12 semester. Program ini akan diberikan kepada 340 calon mahasiswa dari 18 gereja pendukung UKSW.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pertegas Eksistensi Kampus Indonesia Mini, UKSW Luncurkan Beasiswa Diakonia

Pertegas Eksistensi Kampus Indonesia Mini, UKSW Luncurkan Beasiswa Diakonia

Pertegas Eksistensi Kampus Indonesia Mini, UKSW Luncurkan Beasiswa Diakonia

Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kealumnian Yafet Yosafet Wilben Rissy, S.H., M.Si., LLM, Ph.D. (AFHEA)
Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kealumnian Yafet Yosafet Wilben Rissy, S.H., M.Si., LLM, Ph.D. (AFHEA)
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - luncurkan beasiswa bagi calon mahasiswa yang berasal dari gereja pendukung UKSW, yang disebut dengan beasiswa Diakonia. Kesempatan mengenyam pendidikan bebas biaya penuh selama 12 semester ini diberikan kepada 340 calon mahasiswa dari 18 gereja pendukung universitas yang dikenal sebagai kampus Indonesia mini ini. Beasiswa Diakonia akan dimulai pada semester Ganjil tahun Akademik tahun 2023/2024 dan terus akan ada penerimaan setiap tahunnya di masa yang akan datang.

Dalam rilisnya, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kealumnian Yafet Yosafet Wilben Rissy menjelaskan jika UKSW memberikan kesempatan bagi putra-putri daerah untuk menimba ilmu bebas biaya melalui beasiswa Diakonia. Menurutnya, beasiswa ini merupakan wujud komitmen UKSW sekaligus bentuk rasa terima kasih dan ucapan syukur atas dukungan 18 gereja pada UKSW hingga saat ini.

“Beasiswa Diakonia ini menjadi penghargaan bagi gereja pendukung untuk mengirimkan wakilnya belajar di UKSW. Beasiswa ini juga menjadi kesempatan bagi UKSW mewujudkan mimpi para pendirinya untuk menghadirkan pemuda dari berbagai pelosok Indonesia menjalani masa studi di sini karena 18 gereja pendukung tersebut terletak di berbagai pelosok Indonesia,” imbuhnya.

Beasiswa Diakonia, disampaikan Yafet Yosafet Wilben Rissy, terdiri dari dua skema yakni karitatif dan prestasi. Skema karitatif ditujukan untuk calon mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu secara ekonomi, sedang skema prestasi diberikan bagi calon mahasiswa yang memiliki kemampuan akademik yang tinggi.

“Dengan adanya mahasiswa dari seluruh sinode gereja pendukung dari berbagai kawasan di Indonesia sebagai penerima beasiswa diharapkan dapat mengukuhkan kembali eksistensi UKSW sebagai kampus Indonesia mini. Hal ini sekaligus cara kita merawat keindonesiaan, persaudaraan, persekutuan sebagai warga gereja. Identitas lokal menopang dan mendukung identitas nasional sebagai warga negara yang tumbuh dan berkembang di UKSW sebagai Indonesia mini,” tegasnya.

BACA JUGA :

Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Rumpun bambu di belakang rumah warga di RT 03 RW 06, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Api diduga berasal dari pembakaran ban sepeda motor bekas di dekat lokasi, lalu berhasil dipadamkan oleh Damkar Kota Salatiga bersama aparat dan warga tanpa menimbulkan korban jiwa.
Aparat Bersatu Padu Padamkan Api yang Menghanguskan Pohon Bambu
Satreskrim Polres Salatiga menangkap buronan yang diduga menjadi otak sindikat pembobolan rekening bank swasta di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Sindikat tersebut diduga menguras saldo nasabah hingga Rp750.747.508 dengan membeli data rekening secara daring, membuat KTP palsu, lalu mengganti kartu ATM korban di kantor cabang bank menggunakan identitas palsu.
Tersangka Pembobolan Rekening Bank Rp750 Juta Ditangkap, Pelaku akui Jualan dari Medsos
Pemecahan Kendi dan Guyuran Air Kembang Tandai Penyerahan Kendaraan KDKMP di Kodim Salatiga
Pemecahan Kendi dan Guyuran Air Kembang Tandai Penyerahan Kendaraan KDKMP di Kodim Salatiga
Muat Lebih

INFOGRAFIS

JANGAN LEWATKAN:

Prabowo Luncurkan B50, Klaim Hemat Devisa Negara hingga Rp170 Triliun
Prabowo Luncurkan B50, Klaim Hemat Devisa Negara hingga Rp170 Triliun
Pemerintah Bangun Industri Metanol di Bojonegoro dan Kaltim untuk Dukung Program B50
Pemerintah Bangun Industri Metanol di Bojonegoro dan Kaltim untuk Dukung Program B50
Rusia Sebut KTT NATO Ankara Gagal Redam Perpecahan Sekutu
Rusia Sebut KTT NATO Ankara Gagal Redam Perpecahan Sekutu
Jateng Perluas Pemanfaatan CNG untuk Rumah Tangga sebagai Alternatif Elpiji
Jateng Perluas Pemanfaatan CNG untuk Rumah Tangga sebagai Alternatif Elpiji
Jateng Siap Kembangkan B50 dari Alat Pertanian ke Transportasi dan Industri
Jateng Siap Kembangkan B50 dari Alat Pertanian ke Transportasi dan Industri
Suhu Dieng Minus 6 Derajat Celsius, Embun Es Ancam Tanaman Kentang Mati
Suhu Dieng Minus 6 Derajat Celsius, Embun Es Ancam Tanaman Kentang Mati

TERKINI

Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Pemerintah Kabupaten Semarang memproyeksikan pendapatan daerah 2027 sebesar Rp1,92 triliun, turun Rp399,89 miliar dari APBD 2026 akibat berkurangnya pendapatan asli daerah dan transfer pemerintah. Bupati...
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah petunjuk di Semarang, Yogyakarta, Jombang, Indramayu, hingga Solo, tetapi belum menemukan keberadaannya dan berharap Mozza segera pulang.
Setahun Hilang, Keberadaan Gadis Asal Bergas Masih Misterius. Ayahanda: "Pulang, Nak. Katanya mau kuliah di Undip"
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah...
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
PDAM Kota Salatiga memastikan pasokan air bersih bagi pelanggan tetap aman pada musim kemarau meski debit Umbul Senjoyo mulai menurun. Direktur Utama PDAM Salatiga Imron Cahyadi menyampaikan hal itu saat...
10 Juli 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 05.00–08
10 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 05.00–08.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut di Semarang mencapai 0,8 meter pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul 05.00–08.00 WIB. Kenaikan muka air laut pada pagi hari berpotensi...
10 Juli 2026 Cuaca Semarang Cerah, BMKG Ingatkan Risiko Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah
10 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Ingatkan Risiko Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 10 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat...

POPULER

Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut