URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ketua DPRD Salatiga menegaskan pentingnya peningkatan PAD melalui investasi. Dance Ishak Palit menyampaikan hal itu dalam sarasehan di Setda Salatiga, Senin (5/1/2025), guna menyikapi keterbatasan APBD. Ia mendorong kemudahan perizinan, penguatan UMKM, serta penanganan sampah dari hulu melalui penerapan Perda.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pesan Ketua DPRD Salatiga, Investasi harus Dibuka Lebar Jika Ingin lebih Berkembang

Pesan Ketua DPRD Salatiga, Investasi harus Dibuka Lebar Jika Ingin lebih Berkembang

Pesan Ketua DPRD Salatiga, Investasi harus Dibuka Lebar Jika Ingin lebih Berkembang

Ketua DPRD Salatiga menegaskan pentingnya peningkatan PAD melalui investasi. Dance Ishak Palit menyampaikan hal itu dalam sarasehan di Setda Salatiga, Senin (5/1/2025), guna menyikapi keterbatasan APBD. Ia mendorong kemudahan perizinan, penguatan UMKM, serta penanganan sampah dari hulu melalui penerapan Perda.
Foto dok IST
Dance saat menghadiri acara sarasehan awal tahun
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Penegasan itu disampaikan oleh ketua DPRD Salatiga, Dance Ishak Palit saat sarasehan awal tahun 2026 di Setda Salatiga, Senin (5/1/2025).

Menurut Dance, salah satu cara dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) adalah dengan masuknya investasi ke Salatiga. Untuk itu perizinan dan birokrasi bagi investor ke depan agar dipermudah.

“Perizinan dipermudah dan tarik investor masuk ke Salatiga. Saat ini dengan efisiensi amggaran, APBD Salatiga hanya sebesar Rp 890 miliar saja. Kita harus pandai menggali PAD,” tandas Dance.

Masalah sampah, Dance berharap bisa diselesaikan di hulu mulai pemilahan di rumah tangga, jangan sampai penanganan sampah di hilir.

Biayanya akan mahal dan tinggi. Dikatakannya, sampah di Salatiga mencapai 100 ton per hari terdiri 80 persen sampah rumah tangga.

“Mumpung ada Lurah dan Camat, tolong sosialisasi dengan baik Perda Persampahan. Perda ini bukan mengarang tapi salah satu strategi penanganan sampah,” tegas Dance.

Menyinggung soal UMKM di Salatiga, ia menyebut jumlahnya kurang lebih sudah mencapai 28.000 usaha. Ditegaskannya, DPRD mendukung penuh Pemkot Salatiga dalam meningkatkan kesejahteraan warga.

“Kapten kapal yang hebat bukan saat bersandar di pelabuhan, tetapi ketika melewati badai di lautan,” katanya.

Sementara Walikota Salatiga, Robby Hernawan mengungkapkan Salatiga saat ini memiliki potensi untuk menangkap peluang salah satunya adalah sektor transit pariwisata dengan hotel dan kuliner.

Potensi wisata saat ini ada di Kopeng dan Rawa Pening sehingga Kota Salatiga beruntung dan bisa menangkap peluang ini meraih pendapatan.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon