URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Persatuan Insan Kolintang Nasional Indonesia (Pinkan) melakukan sosialisasi untuk memperkenalkan alat musik Kolintang agar diakui UNESCO sebagai warisan budaya Indonesia.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pinkan Indonesia Serius, Kenalkan Kolintang agar Diakui UNESCO

Pinkan Indonesia Serius, Kenalkan Kolintang agar Diakui UNESCO

Pinkan Indonesia Serius, Kenalkan Kolintang agar Diakui UNESCO

featured-img

Persatuan Insan Kolintang Nasional Indonesia (Pinkan) terus melakukan sosialisasi untuk memperkenalkan alat musik Kolintang agar diakui UNESCO sebagai warisan budaya Indonesia.

Alat musik yang terdiri atas bilah-bilah kayu yang dibunyikan dengan cara dipukul tersebut merupakan alat musik asal Minahasa, Sulawesi Utara.

Kepada Rasika FM, Ketua Pinkan Penny Iriana Marsetio mengaku telah merangkul berbagai elemen masyarakat untuk semakin memperkenalkan alat musik tersebut.

“Salah satunya dengan bekerja sama dengan para pelatih yang secara langsung menggeluti dan memperkenalkan alat musik Kolintang,” terang Penny saat acara konferensi pers di Hotel Laras Asri Salatiga, Kamis (17/11/2022) sore.

Dia menjelaskan untuk semakin memperkenalkan ke masyarakat, pihaknya memberikan pembinaan kepada pengrajin, pelatih, pelaku, dan pemerhati.

Tujuannya agar alat musik Kolintang bisa masuk dan menjadi kurikulum di sekolah.

“Empat pilar dalan Kolintang adalah pengrajin, pelatih, pelaku, dan pemerhati. Pelatih dalam hal ini sebagai ujung tombak,” ungkap dia.

Penny mengaku dalam dua hari, Kamis-Jumat (17-18/11/2022) pihaknya akan mendemokan musik Kolintang di Salatiga. Acara itu sekaligus sebagai sarana silaturahmi bagi pelatih alat musik Kolintang di seluruh Pulau Jawa.

“Salatiga dipilih sekaligus sebagai penghormatan dan penghargaan terhadap pahlawan Kolintang Indonesia maestro Petrus Kaseke almarhum yang tinggal di Salatiga,” jelas dia.

Sementara, Ketua Ikatan Pelatih Kolintang Indonesia (Ipkolindo) Joudy Aray mengatakan pelatih sebagai pilar utama untuk mengenalkan Kolintang terus berupaya melakukan sosialisasi.

Selain itu juga terus melakukan regenerasi kepada pemuda. Tidak hanya lokal Indonesia, Kolintang juga sudah pernah tampil dalam pementasan Indonesian National Orchestra di Jerman.

Penny Iriana Mersetio saat memberikan keterangan pers

 

 

 

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara