URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Polda Jateng Akan Terapkan Kembali Penyekatan Bagi Pengendara Yang Hendak Masuk Ke Jawa Tengah, Ini Alasannya

Polda Jateng Akan Terapkan Kembali Penyekatan Bagi Pengendara Yang Hendak Masuk Ke Jawa Tengah, Ini Alasannya

Polda Jateng Akan Terapkan Kembali Penyekatan Bagi Pengendara Yang Hendak Masuk Ke Jawa Tengah, Ini Alasannya

featured-img
Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Rudy Syafiruddin didampingi Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iqbal Alqudusy di Mapolda Jawa Tengah.

RASIKAFM – Meski angka Covid-19 sudah menurun, namun Polda Jateng  akan kembali menerapkan penyekatan-penyekatan bagi pengendara khususnya yang hendak masuk ke wilayah Jawa Tengah.

Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Rudy Syafiruddin menjelaskan, kegiatan tersebut akan dilakukan mulai pekan ini di hari-hari libur seperti Jumat, Sabtu dan Minggu. Yang dimana banyak orang atau  pendatang menuju ke Jawa Tengah untuk berekreasi atau berkunjung ke saudaranya.

“Angka Covid-19 di Jateng sudah turun. Tapi kita tidak terlena, situasi sekarang agak sedikit baik. Oleh karena itu kita tidak mengharapkan Covid-19 ini tinggi lagi,” jelas Rudy saat ditemui RASIKAFM di Mapolda Jateng, Kamis (26/8/2021).

Penyekatan ini, kata Rudy, akan dilakukan di perbatasan dan Rest Tol Area di Jawa Tengah. Alasan lain dalam kegiatan ini yaitu untuk memberikan edukasi kepada warga atau pengguna jalan yang belum melakukan vaksinasi.

“Kita akan memeriksa pengendara sudahkah mendownload aplikasi PeduliLindungi kalau belum akan kita pandu dan akan kita cek sudahkah mereka tervaksin kalau belum akan kita arahkan. Karena ini adalah program pemerintah bahwasanya seluruh masyarakat harus tervaksin,” ujarnya.

Rudy menegaskan, nantinya, dalam kegiatan ini pihaknya tidak akan memutar balikan kendaraan yang hendak lewat. Namun, jika ditemukan pengendara yang belum vaksin, pihaknya akan langsung melakukan vaksin ditempat dengan membuat gerai vaksinasi di lokasi penyekatan.

“Kita arahkan, kita akan buat untuk Jumat Sabtu Minggu apabila terindikasi melihat banyak warga yang belum vaksin, kita akan buat gerai vaksin ditempat itu, langsung dilakukan (vaksinasi),” tegasnya.

“Tidak ada yang diputar balikan. Srmua hanya kita berikan edukasi layanan bagi semua pengendara jika belum tervaksin kita akan lakukan kegiatan itu (vaksinasi ditempat),” lanjutnya.

Lebih rinci, Rudy menerangkan, kegiatan ini akan dilakukan sampai waktu yang belum ditentukan dengan titik penyekatan dari masuk dan keluar di setiap Polres di Jawa Tengah.

“Seluruhnya, jadi perbatasan-perbatasan antara Polres dan Kabupaten itu akan kita lakukan penyekatan jadi hanya titk yang masuk dan keluar. Begitu juga Polres antar Polres akan memberikan informasi. Jadi misal Polres Demak dan Ungaran sama sama berkolabrasi antar Polres,” ungkapnya.

“Total semua 70 penyekatan ditambah 12 rest area di Tol. Kalau rest area sifatnya kita hunting tidak stationer tapi kalu Polres kita stationer semua,” tambahnya.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara