KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Polda Jateng Klaim Stok Minyak Goreng Masih Tercukupi

Polda Jateng Klaim Stok Minyak Goreng Masih Tercukupi

Polda Jateng Klaim Stok Minyak Goreng Masih Tercukupi

SEMARANG – Tim satgas pangan Polda Jateng melaksanakan inspeksi di ratusan lokasi untuk memastikan ketersediaan minyak goreng dan harga penjualan yang stabil di Jawa Tengah.

Tercatat mulai tanggal 20 Maret 2022, Tim Satgas Pangan Polda Jateng telah mengadakan sidak di 191 lokasi pengadaan distribusi dan penjualan minyak goreng.

Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengklaim bahwa ketersediaan minyak goreng di Jateng masih tercukupi berdasarkan data dan persediaan stok harian yang ada.

“Untuk kebutuhan stok harian minyak goreng sebanyak 45.968 liter sedangkan jumlah stok yang tersedia di Jawa Tengah mencapai 52.032 liter. Jadi berdasarkan data tersebut stok minyak di Jateng masih aman,” kata Iqbal seperti rilis yang diterima, Kamis (24/3/2022).

Meski begitu, Iqbal mengakui bahwa masih ditemukan adanya kekosongan stok minyak goreng di sejumlah toko modern. Untuk itu Polda Jateng akan langsung mengadakan penyelidikan di lapangan dan menghubungi distributor terkait kendala distribusi minyak goreng yang ada.

“Ada toko-toko yang begitu barang (minyak goreng) datang langsung ludes dan itu berulang beberapa kali. Ada juga yang stoknya di toko masih normal. Jadi tergantung tingkat kebutuhan di masing-masing wilayah,” paparnya.

“Hal yang patut diantisipasi adalah penyimpangan dan distribusi yang terlambat atau terhenti. Apabila ada penyimpangan, akan ada penindakan yang tegas,” katanya.

Disisi lain, ia menyebut situasi kelangkaan minyak goreng di wilayah Jateng sudah teratasi. Antrian panjang konsumen yang membeli minyak goreng relatif tidak ditemui lagi.

“Alhamdulillah kelangkaan minyak goreng dan antrian di jateng sudah teratasi. Polda Jateng dan stakeholder terkait akan terus mengawasi distribusinya dan kebutuhan lain melalui satgas pangan,” bebernya.

Sementara itu, Kasubdit I Indagsi, AKBP Rosyid Hartanto menegeaskan Tim Satgas Pangan Polda Jateng akan terus melakukan patroli dan pemantauan ketersediaan minyak termasuk stabilitas harga di pasaran.

“Pada Senin (21/3) Tim melakukan pengecekan terkait info kekosongan stok minyak di salah satu toko di pasar Johar. Temuannya, memang benar ada kekosongan minyak di salah satu toko besar yang disebabkan oleh masalah DO. Akibatnya, pengambilan minyak goreng baru dapat dilakukan pada Selasa (22/3/2022) pagi,” ungkapnya.

Rosyid menjelaskan, terkait permasalahan DO tersebut pihaknya langsung meminta distributor untuk mempercepat pemberian DO dan segera melakukan pengiriman barang.

“Barang langsung didistribusikan ke toko-toko dan habis terjual sore harinya,” ungkapnya.

Berdasarkan data empat distributor besar minyak goreng di Jateng pada 22 Maret kemarin stok minyak goreng yang tersedia mencapai 6.780 ton.

“Koordinasi dan pengawasan terus dilakukan. Satgas Pangan sudah memberikan saran terkait distribusi minyak goreng dan harga jualnya agar sesuai aturan pemerintah. Untuk pelaksanaannya mari kita sama-sama pantau di lapangan,” imbuhnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
[pekok2]