RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Polda Jateng Menduga Kebakaran Kilang Minyak Di Cilacap Karena Petir

Polda Jateng Menduga Kebakaran Kilang Minyak Di Cilacap Karena Petir

Polda Jateng Menduga Kebakaran Kilang Minyak Di Cilacap Karena Petir

SEMARANG – Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi menyebut kebakaran yang terjadi di kilang minyak Pertamina tanki area 36T-102, Kabupaten Cilacap pada Sabtu (13/11/2021) lalu diduga disebabkan karena adanya induksi sambaran petir.

Hal tersebut, dikatakannya usai Tim Penyidil dari Puslabfor Mabes Polri bersama Ditkrimum Polda Jateng dan Polres Cilacap melakukan pemeriksaan terkait enam orang saksi dan beberapa barang bukti yang ada.

[irp posts=”29952″ name=”Tangki Kilang Pertamina Cilacap Terbakar Saat Hujan dan Petir”]

“Kita telah melaksanakan pemeriksaan kepada enam orang saksi. Dari enam orang saksi, lima orang saksi diambil keterangan dari ekternal benar bahwa pada hari H yaitu hari Sabtu (13/11) pukul 19.00 lima orang saksi mengatakan bahwa di lokasi melihat adanya hujan dan petir di wilayah tersebut,” kata Luthfi saat konferensi pers di PT Pertamina Cilacap Senin (15/11/2021).

Sementara satu orang saksi lainnya, lanjut Luthfi berasal dari pihak BMKG yang dimana mengatakan hal yang sama terkait adanya sambaran petir.

“BMKG mengatakan pada hari H ada dua titik petir dengan jarak yang satu 45 kilometer dan yang satunya 12 kilometer,” bebernya.

Luthfi menambahkan, untuk memperkuat dugaan penyebab ini, nantinya pihaknya juga akan menghadirkan saksi ahli untuk mengungkap kepastian terjadinya kebakaran tersebut.

“Keterangan ahli yang akan kita perjelas bahwa bagaimana petir dengan jarak jauh dapat menimbulkan induksi sehingga mengakibatkan adanya kilatan cahaya,” pungkasnya.

Dari hasil rekaman CCTV, Polda Jateng juga telah memastikan adanya sambaran petir yang menjadi dugaan sementara terjadinya kebakaran di kilang bahan bakar tersebut.

“Kemudian dari keterangan saksi internal Pilda Jateng, dari Ditkrimum telah melakukan pemeriksaan terkait dengan 7 CCTV. Jadi 2 CCTV telah kita lihat bahwa pukul 19 lewa 10 (menit) 40 (detik) didapat adanya kilatan cahaya dalam hal ini petir. Kemudian selang beberapa lama kemudian timbul kebakaran,” bebernya.

“Untuk sementara hasil penyidikan, kelalaian dan sabitase belum kita dapatkan. Untuk hari ini, Labfor sudah bisa masuk ke TKP untuk melakukan pendalaman terkait bukti-bukti menguatkan pembuktian awal,” tutupnya.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px