KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Polres Semarang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Arus Mudik

Polres Semarang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Arus Mudik

Polres Semarang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Arus Mudik

Foto: Dok.

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Polres Semarang menggelar rapat lintas sektoral menghadapi arus mudik Idulfitri 2024. Kegiatan yang dihadiri oleh unsur forkopimda berikut instansi terkait ini sebagai pendukung kegiatan Operasi Ketupat Candi (OKC) 2024.

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Arpan memaparkan pihaknya akan melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas apabila terjadi lonjakan arus di sepanjang jalur baik jalur arteri maupun tol.

“Kami akan memantau pemberlakuan one way skala nasional dari Jakarta hingga gerbang tol Kalikangkung Kota Semarang. Hal itu pasti akan berimbas ke exit tol Bawen maupun Salatiga dan Solo,” terangnya.

Sebagai sarana pendukung, sejumlah pos pengamanan (pospam) akan didirikan di beberapa titik rawan macet dan pusat rekreasi. Pospam itu terdiri dari pos terpadu sebanyak 2 titik, pospam di 4 titik dan pos strong point di 7 titik.

“Perkuatan personel ada sekitar 513 anggota didukung dari unsur TNI, Pemkab Semarang, instansi terkait, dan relawan,” sambungnya.

Sementara Bupati Semarang Ngesti Nugraha menambahkan Pemkab Semarang akan bersinergi penuh bersama Polri dan TNI dalam pengamanan di wilayah Kabupaten Semarang.

“Nanti akan kami kerahkan jajaran UPTD baik Dishub, Satpol PP, Dinas Kesehatan hingga Linmas yang akan membantu jalannya pengamanan,” kata Ngesti.

Di akhir kegiatan Kapolres Semarang AKBP Oka menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan semua pihak. Semoga dengan kerjasama yang sudah terjalin sangat baik selama ini, dapat membantu kelancaran para pemudik yang memasuki maupun melintas di wilayab Kabupaten Semarang.

“Kegiatan OKC 2023 yang lalu dan berjalan dengan sukses, menjadikan acuan untuk kegiatan tahunan yang sama pada tahun 2024 ini. Semoga menjadikan mudik ceria penuh makna,” paparnya. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Pendidikan menyalurkan insentif kesejahteraan kepada 1.009 guru dan tenaga kependidikan (GTK) Non-ASN dari berbagai jenjang pendidikan, Senin (19/10/2026). Dengan total alokasi anggaran Rp6,642 miliar, bantuan ini menjadi bentuk dukungan terhadap kesejahteraan pendidik. Wali Kota Robby Hernawan juga mendorong penguatan pendidikan karakter, pencegahan perundungan, serta adaptasi guru terhadap perkembangan teknologi.
Alhamdulillah! Pemkot Salatiga Berikan Insentif 1.009 Guru Non-ASN
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan peran santri dalam menjaga bangsa dan menyiapkan generasi masa depan saat menghadiri Jateng Bersholawat memperingati Hari Santri Nasional 2026 di Kota Tegal, Rabu (21/10/2026). Pemprov Jateng memperkuat dukungan bagi pesantren melalui beasiswa Rp6,8 miliar, insentif guru agama, tali asih penghafal Al-Qur’an, serta bantuan sarana pendidikan pesantren.
Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Dukungan Jateng untuk Pesantren
Sebanyak 337 pembalap cilik berusia 2–9 tahun mengikuti Pushbike Salatiga Heavy Race pada Minggu (18/10/2026). Peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Sumatera dan Sulawesi. Kompetisi sepeda tanpa pedal ini dibagi berdasarkan kelompok usia dan menjadi ajang untuk melatih keseimbangan, keberanian, konsentrasi, serta mental berkompetisi sejak dini.
Adu Cepat Pushbike, Ratusan Pembalap Cilik Serbu Salatiga
[pekok2]