KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Polrestabes Semarang Serahkan Jasad Iwan ke Keluarga

Polrestabes Semarang Serahkan Jasad Iwan ke Keluarga

Polrestabes Semarang Serahkan Jasad Iwan ke Keluarga

SEMARANG – Polrestabes Semarang menyerahkan jasad Iwan Boedi Prasetijo Paulus ke pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman. Jenazah Pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang ini diserahkan setelah menjalani pemeriksaan di RSUP Kariadi, Rabu (21/9/2022).

Kaur Binops Polrestabes Semarang, AKP Esty Handayani mengatakan, setelah diserahkan, rencana dari keluarga jasad Iwan akan disemayamkan di RS Elizabeth. Disana, keluarga akan mendoakan korban terlebih dahulu kemudian dimakamkan.[irp posts=”42832″ name=”Keluarga Akan Makamkan Iwan Boedi Meski Jasadnya Tak Utuh”]

“Kami menyerahkan jenazah almarhum Paulus Iwan Boedi kepada pihak keluarga untuk disemayamkan dengan rute dari RSUP Kariadi ke rumah duka terlebih dahulu untuk didoakan sementara mungkin 5-10 menit. Setelah itu dilanjutkan perjalanan ke rumah duka persemayaman di Elizabeth kemudian dimakamkan,” ujar Esty usai penyerahan jasad ke pihak keluarga.

Esty menyebut, pihak keluarga baru pertama kali melihat secara langsung wujud jasad Iwan dalam kondisi tak utuh dan terbakar hangus ini. Disisi lain, Esty mengatakan hingga saat pihak kepolisian masih terus melakukan pencarian terkait potonhan tubuh Iwan yang belum ditemukan.

“Ini pertama kali keluarga melihat jasadnya secara langsung. Untuk pencarian bagian tubuh pak Iwan yang belum ketemu kita masih berusaha semaksimal mungkin mencari,” jelasnya.

“Ada tim Opsnal kami sudah di lokasi sampai hari inipun juga masih mencari beberapa bagian tubuh bapak Iwan yang belum ketemu,” tambahnya.

Esty menambahkan, apabila nanti potongan tubuh lain korban sudah diketemukan, kepolisian akan langsung menyerahkan ke pihak keluarga. “Apabila sudah ketemu nanti akan kita susulkan kepada pihak keluarga untuk digabungkan dengan potongan tubuh almarhum yang sudah ditemukan,” paparnya.

Sementara itu, Dr Forensik Kariadi Bianti Machroes menerangkan, bagian tubuh Iwan yang belum ditemukan yaitu Kepala, tangan kanan dan kaki kanan. Bianti juga mengaku masih melakukan pemeriksaan terkait apakah Iwan sudah meninggal lalu dibakar.

“Nanti kami saya sampaikan dari visum dan akan disampaikan ke penyidik,” imbuhnya.

Disisi lain, istri Iwan yakni Theresia Onee Anggarawi mengucapkan terimakasih sudah mengawal kasus ini. Dirinya dan keluarga sudah atas kepergian suaminya. Kini ia menyerahkan kasus ini ke pihak kepolisian.

“Kita lakukan misanya besok. Saya ucapkan terimakasih sudah mendukung kami sehingga kasus ini terus dikawal tidak tenggelam dan berharap kasus ini segera dapat diusut tuntas oleh kepolisian. Kasus ini sudah saya serahkan ke kepolisian,” imbuhnya.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Universitas Kristen Satya Wacana mengajak generasi muda memahami investasi secara rasional melalui Seminar Nasional Now or Never 2026 bertema Beyond the Price, Finding Value, and Building Wealth in Uncertain Markets. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Investor Club Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UKSW ini menghadirkan investor Lo Kheng Hong, Legendary Value Investor Indonesia dan akademisi Profesor Budi Frensidy, Komisaris Utama Samuel Tumbuh Bersama, sebagai narasumber, Rabu (04/11/2026), di Auditorium Fakultas Teknologi Informasi (FTI) UKSW. Dalam seminar yang diikuti 350 peserta ini, kedua narasumber mengajak peserta memahami investasi saham dengan mempertimbangkan nilai intrinsik, kualitas perusahaan, prospek bisnis, dan risiko investasi. Dalam pemaparannya, Profesor Budi Frensidy menekankan bahwa keputusan investasi perlu didasarkan pada perbandingan antara nilai intrinsik dan harga pasar suatu aset. Menurutnya, investor tidak cukup hanya melihat harga saham, tetapi perlu memperkirakan nilai perusahaan melalui analisis fundamental. “Kita mencari saham atau aset yang nilainya di atas harganya,” tegasnya. Budi mengulas sejumlah pendekatan dalam penilaian saham, antara lain discounted cash flow, kelipatan harga (price multiple), dan residual income. Berbagai metode tersebut dapat membantu investor memperkirakan nilai perusahaan dengan mempertimbangkan arus kas, kinerja, serta prospek bisnis. Ia juga mengingatkan bahwa hasil valuasi dapat berbeda bergantung pada metode dan asumsi yang digunakan. Sementara itu, Lo Kheng Hong membagikan pengalaman panjangnya berinvestasi di pasar modal Indonesia. Ia mengulas perjalanan investasinya serta sejumlah periode penurunan pasar yang justru dinilainya sebagai peluang bagi investor untuk menemukan saham perusahaan berkualitas dengan harga menarik. “Saham is the best choice,” ungkapnya, menegaskan pandangannya terhadap investasi saham. Menurutnya, penurunan harga saham tidak selalu harus disikapi dengan kepanikan, tetapi perlu dianalisis berdasarkan kondisi dan kualitas perusahaan. Dalam memilih perusahaan untuk investasi, Lo Kheng Hong menekankan pentingnya memperhatikan integritas dan kompetensi manajemen, kualitas bisnis, serta prospek perusahaan. Ia juga memperkenalkan konsep sleeping shareholder, yakni menjadi pemegang saham perusahaan berkualitas dan memperoleh manfaat dari pertumbuhan bisnis maupun pembagian dividen tanpa harus terlibat langsung dalam operasional perusahaan. Melalui kedua pemaparan tersebut, peserta memperoleh gambaran bahwa investasi membutuhkan pengetahuan, kesabaran, dan kemampuan mengambil keputusan berdasarkan analisis. Pemahaman terhadap perusahaan yang dipilih menjadi salah satu hal penting agar investor tidak sekadar mengikuti tren atau pergerakan harga pasar. Wakil Rektor Bidang Keuangan, Infrastruktur, dan Perencanaan (WR KIP) UKSW Priyo Hari Adi, menyampaikan bahwa kehadiran dua narasumber memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar investasi dari perspektif akademik dan pengalaman praktis. Ia berharap seminar ini mendorong mahasiswa mengelola keuangan secara cakap dan berintegritas, serta mengambil keputusan investasi dengan mempertimbangkan manfaat dan risikonya. Ia juga mengingatkan bahwa tujuan investasi bukan semata-mata memperoleh keuntungan sebesar-besarnya, melainkan mencapai hasil yang optimal dengan mempertimbangkan risiko. “Dalam pasar modal, kita tidak boleh hanya berbicara mengenai hasil yang maksimal, tetapi hasil yang optimal karena selalu ada manfaat sekaligus risiko,” ungkapnya. Dekan FEB UKSW Dr. Yefta Andi Kus Noegroho turut mengingatkan peserta agar mencermati perkembangan pasar dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan investasi. Pemahaman terhadap kondisi perusahaan dan dinamika pasar menjadi bekal penting sebelum menentukan langkah investasi.
Seminar Nasional Now or Never 2026, Lo Kheng Hong dan Budi Frensidy Hadir di UKSW
Pemkot Semarang menertibkan sekitar 57 pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Kaligawe Raya hingga perbatasan Demak, Selasa (3/11/2026). Penertiban dilakukan untuk membuka akses normalisasi drainase sepanjang hampir empat kilometer yang terhambat bangunan dan sampah. Langkah ini diharapkan memperlancar aliran air serta mengurangi potensi banjir di kawasan Kaligawe dan Genuk.
Penertiban PKL Kaligawe hingga Perbatasan Sayung Berlangsung Kondusif, Normalisasi Drainase Segera Dilakukan
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Ungaran Innovative Expo 2026 Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Ungaran Innovative Expo 2026: Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
[pekok2]