URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

PPKM Jilid II, Wakil Bupati Semarang Tegaskan Tidak Ada Pembelajaran Tatap Muka

PPKM Jilid II, Wakil Bupati Semarang Tegaskan Tidak Ada Pembelajaran Tatap Muka

PPKM Jilid II, Wakil Bupati Semarang Tegaskan Tidak Ada Pembelajaran Tatap Muka

featured-img

Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha (tengah) didampingi Pj Sekda Suko Mardiono dan Kepala Dinkes Kabupaten Semarang Ani Rahardjo saat menyampaikan rilis perpanjangan PPKM, Rabu (27/1/2021) sore. (Foto/win)

UNGARAN – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Semarang resmi diperpanjang mulai tanggal 26 Januari hingga 8 Februari 2021. Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan Kabupaten Semarang termasuk wilayah yang melaksanakan PPKM tahap pertama. Kemudian dalam Instruksi Mendagri Nomor 2 Tahun 2021, Kabupaten Semarang juga masih termasuk wilayah yang diinstruksikan melaksanakan PPKM tahap kedua.

Berkaitan dengan hal tersebut, sektor pendidikan juga harus menyesuaikan. Ditegaskan Ngesti, proses pembelajaran dilakukan secara online atau daring sampai berakhirnya PPKM. Hal itu sesuai dengan Instruksi Bupati Semarang Nomor 2 Tahun 2021. Dengan pola tersebut, maka tidak ada pembelajaran tatap muka. Sebelumnya, SMP Negeri 2 Tengaran Kabupaten Semarang mengadakan simulasi pembelajaran tatap muka.

Sebagai informasi, PPKM tahap pertama berdampak pada penurunan kasus aktif Covid-19. Per 10 Januari 2021 kasus aktif mencapai 1.401, dengan angka kesembuhan 5.036, dan kematian 245 kasus. Setelah PPKM tahap pertama, kasus aktifnya mengalami penurunan menjadi 1.143, angka kesembuhan meningkat menjadi 6.490, sedangkan kematian mengalami peningkatan menjadi 278. (win)

BACA JUGA :

Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved