KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Praktek Program P5, Siswa SMP Al Azhar 26 Yogyakarta Kunjungi Digdaya

Praktek Program P5, Siswa SMP Al Azhar 26 Yogyakarta Kunjungi Digdaya

Praktek Program P5, Siswa SMP Al Azhar 26 Yogyakarta Kunjungi Digdaya

Ratusan siswa SMP Al Azhar 26 Yogyakarta mengikuti program pembelajaran di luar sekolah dengan berkunjung ke pabrik briket arang milik PT. Digdaya Berkah Indonesia di Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada Selasa (9/1/2024).
Foto dok IST
Siswa SMP Al Azhar 26 Yogyakarta saat praktek pembuatan Briket di PT Digdaya

RASIKAFM. COM | SALATIGA – Dalam rangka mengajarkan kepada anak terkait energi terbarukan, ratusan siswa SMP Al Azhar 26 Yogyakarta jauh-jauh belajar pembuatan briket arang di pabrik milik PT. Digdaya Berkah Indonesia Selasa (9/1/2024).

Pabrik briket yang berada di Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng) itu menjadi jujugan pembelajaran siswa. Sebab saat ini pabrik itu sudah melayani ekspor briket arang di sejumlah negara eropa dan timur tengah.

Kepada rasikafm.com Wakil Kepala Sekolah Yuseta Wuri Chancarini, mengatakan pihaknya sengaja mengajak siswa untuk mengikuti program belajar di luar sekolah dengan mengunjungi pabrik briket Digdaya Tengaran. Tujuannya agar siswa tahu bahwa limbah juga bisa jadi energi.

“Jadi ada energi terbarukan, biar anak-anak tahu bahwa energi tidak hanya minyak bumi. Tapi limbah batok kelapa juga bisa dimanfaatkan untuk sumber energi baru,” terang Yuseta Selasa (9/1/2024).

Diakuinya, kegiatan ini juga sebagai tindaklanjut dari program P5 di bidang ekonomi dan kewirausahaan. Pabrik briket Digdaya dipilih karena memanfaatkan limbah, memiliki nilai ekonomi tinggi, dan sudah ekspor ke luar negeri.

“Jadi wawasan anak tidak hanya di lingkungan sekitar. Hanya buka warung dan sebagainya, namun bisa memiliki wawasan global,” terang Yuseta.

Dikatakan, kunjungan ke pabrik briket ini baru yang pertama kali. Sebelumnya hanya ke tempat lokal budaya pembuatan batik. Saat ini kita merambah ke dunia yaitu briket.

“Harapannya anak-anak bisa tahu jika sampah bisa diolah kembali, mereka harus diolah kembali. Kalau memiliki nilai ekonomi tinggi bisa menambah nilai suatu barang. Sehingga bisa membuka peluang pekerjaan untuk meminimalisir pengangguran,” kata Yuseta.

Sementara itu, Humas Digdaya Berkah Indonesia, Arief Syarifudin mengaku senang dengan kunjungan dari siswa ini. Menurutnya, siswa saat ini juga harus berwawasan dunia. Salah satunya dengan kunjungan di pabrik briket.

Arief menyebut, briket asal Indonesia saat ini memang banyak dicari pasar internasional. Sebab kualitasnya yang bagus dan tahan lama. Kehadiran siswa dari Al Azhar Jogjayakarta ini diharapkan bisa memicu siswa untuk berinovasi terkait energi terbarukan.

“Dengan kunjungan ini kita berikan pengetahuan siswa tentang energi terbarukan proses pembuatan dari awal sampai akhir. Harapannya ke depan anak-anak ini bisa memunculkan ide-ide kreatif untuk kemajuan Indonesia,” kata Arief Syarifudin.

Wakil Kepala Sekolah Yuseta Wuri Chancarini saat diwawancarai Rasika FM

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
[pekok2]