URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang pria tersengat dan terpental usai tali truk crain yang digunakan untuk memindahkan gorong-gorong beton bersentuhan oleh tiang listrik. 

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pria Asal Dadapsari Tersengat Dan Terpental Saat Tali Truck Crain Untuk Bekerja Di Petek Tersentuh Tiang Listrik 

Pria Asal Dadapsari Tersengat Dan Terpental Saat Tali Truck Crain Untuk Bekerja Di Petek Tersentuh Tiang Listrik 

Pria Asal Dadapsari Tersengat Dan Terpental Saat Tali Truck Crain Untuk Bekerja Di Petek Tersentuh Tiang Listrik 

featured-img

SEMARANG – Seorang pria tersengat dan terpental usai tali truk crain yang digunakan untuk memindahkan gorong-gorong beton bersentuhan oleh tiang listrik.

Kejadian tersebut terjadi di jalan Petek atau tepatnya di dekat SD/SMP Al-Irsyad, Kelurahan Dadapsari, Kecamatan Semarang Utara pada Rabu (19/1/2022) sore.

Akibat insiden itu, korban bernama Rudianto warga Kakap, Kelurahan Dadapsari, Kecamatan Semarang Utara mengalami luka lecet pada tangan kanan dan punggung.

“Beruntung korban selamat. Selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Pantiwilasa Dr.Cipto Semarang untuk mendapatkan perawatan,” ujar Kapolsek Semarang Utara, Kompol Budi Abadi saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, dari keterangan para saksi, insiden tersebut bermula ketika pria berumur 39 tahun itu sedang bekerja memindahkan gorong-gorong menggunakan truck crain bersama rekannya.

Ketika truck crain sedang mengangkat gorong-gorong, tanpa diduga tali seling pada truck crain itu menyentuh kabel berarus yang berada di atas tiang listrik.

Kebetulan, korban sedang berada di dekat tiang listrik dan melihat aliran api yang merembet melalui kabel ke tali crain kemudian terpental terkena setrum dari aliran tersebut.

“Korban sempat pingsan akibat terpental,” tuturnya.

Budi menambahkan, usai mendapatkan laporan tersebut, dirinya langung menerjunkan personil untuk mengamankan lokasi dan menghubungi pihak PLN untuk membantu evakuasi korban.

Disisi lain, Kompol Budi menghimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada ketika sedang melakukan aktivitas. Tak lupa, ia juga mengingatkan untuk memakai perlengkapan alat pelindung diri (APD) ketika sedang bekerja sebagai tenaga kerja lapangan.

BACA JUGA :

DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved