KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pria Asal Dadapsari Tersengat Dan Terpental Saat Tali Truck Crain Untuk Bekerja Di Petek Tersentuh Tiang Listrik 

Pria Asal Dadapsari Tersengat Dan Terpental Saat Tali Truck Crain Untuk Bekerja Di Petek Tersentuh Tiang Listrik 

Pria Asal Dadapsari Tersengat Dan Terpental Saat Tali Truck Crain Untuk Bekerja Di Petek Tersentuh Tiang Listrik 

SEMARANG – Seorang pria tersengat dan terpental usai tali truk crain yang digunakan untuk memindahkan gorong-gorong beton bersentuhan oleh tiang listrik.

Kejadian tersebut terjadi di jalan Petek atau tepatnya di dekat SD/SMP Al-Irsyad, Kelurahan Dadapsari, Kecamatan Semarang Utara pada Rabu (19/1/2022) sore.

Akibat insiden itu, korban bernama Rudianto warga Kakap, Kelurahan Dadapsari, Kecamatan Semarang Utara mengalami luka lecet pada tangan kanan dan punggung.

“Beruntung korban selamat. Selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Pantiwilasa Dr.Cipto Semarang untuk mendapatkan perawatan,” ujar Kapolsek Semarang Utara, Kompol Budi Abadi saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, dari keterangan para saksi, insiden tersebut bermula ketika pria berumur 39 tahun itu sedang bekerja memindahkan gorong-gorong menggunakan truck crain bersama rekannya.

Ketika truck crain sedang mengangkat gorong-gorong, tanpa diduga tali seling pada truck crain itu menyentuh kabel berarus yang berada di atas tiang listrik.

Kebetulan, korban sedang berada di dekat tiang listrik dan melihat aliran api yang merembet melalui kabel ke tali crain kemudian terpental terkena setrum dari aliran tersebut.

“Korban sempat pingsan akibat terpental,” tuturnya.

Budi menambahkan, usai mendapatkan laporan tersebut, dirinya langung menerjunkan personil untuk mengamankan lokasi dan menghubungi pihak PLN untuk membantu evakuasi korban.

Disisi lain, Kompol Budi menghimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada ketika sedang melakukan aktivitas. Tak lupa, ia juga mengingatkan untuk memakai perlengkapan alat pelindung diri (APD) ketika sedang bekerja sebagai tenaga kerja lapangan.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
[pekok2]