URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang pekerja bangunan meninggal dunia usai tersengat listrik di atap gudang CV. Tritunggal Jaya Jalan Terboyo Industri Barat V Blok H No.2, Kelurahan Terboyo Wetan, Kecamatan Genuk Kota Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pria Asal Demak Meninggal Dunia Usai Tersengat Listrik Saat Bekerja di Terboyo Semarang

Pria Asal Demak Meninggal Dunia Usai Tersengat Listrik Saat Bekerja di Terboyo Semarang

Pria Asal Demak Meninggal Dunia Usai Tersengat Listrik Saat Bekerja di Terboyo Semarang

featured-img

SEMARANG – Seorang pekerja bangunan meninggal dunia usai tersengat listrik di atap gudang CV. Tritunggal Jaya Jalan Terboyo Industri Barat V Blok H No.2, Kelurahan Terboyo Wetan, Kecamatan Genuk Kota Semarang.

Korban bernama Ahmad Mukhsin (34) warga Desa Bumirejo RT 8 RW 8, Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak itu mengalami insiden saat mendapat pekerjaan memperbaiki atap di tempat tersebut pada Selasa (22/2/2022) pagi.

“Korban mengalami luka bakar hampir sekujur tubuh. Korban juga sempat terbakar akibat terkena sengatan listrik bertegangan tinggi karena itu tempat pabrik,” ujar Kapolsek Genuk, Kompol Subroto saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan kejadian itu bermula ketika korban mendapatkan order untuk memperbaiki atap yang terbuat dari galfalum. Lalu pada pukul 10.00 WIB, korban naik keatas atap bersama dengan rekan kerjanya untuk mempersiapkan alat-alat.

Namun, ketika sudah di atap, tiba-tiba rekan korban mendengar suara ledakan. Pada saat dicek, korban sudah dalam keadaan terbakar dalam posisi tubuh diatas atap yang diduga akibat sengatan listrik.

“Diduga korban kurang hati-hati mengingat jarak korban ketika di atap dengan kabel listrik berdekatan,” paparnya.

Saat dipastikan aman untuk dievakuasi, lalu pukul 10.30 WIB jasad korban diturunkan oleh petugas Damkar dengan dibantu oleh warga sekitar.

“Atas kejadian tersebut aliran listrik trafo sempat padam dan korban kemudian di larikan ke RS Kariyadi untuk proses pemeriksaan selanjutnya,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga