URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemkab Semarang berkomitmen mempertahankan capaian Universal Health Coverage melalui Program JKN dengan pembiayaan APBD bagi peserta PBPU Pemda. Hal ini disampaikan Dinas Kesehatan dan BPJS Kesehatan Ungaran di Kabupaten Semarang pada 2026. Upaya ini dilakukan untuk menjamin akses layanan kesehatan warga serta meningkatkan mutu layanan dan keaktifan kepesertaan JKN.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Program JKN menjadi Fokus Utama Pemerintah Kabupaten Semarang

Program JKN menjadi Fokus Utama Pemerintah Kabupaten Semarang

Program JKN menjadi Fokus Utama Pemerintah Kabupaten Semarang

Foto: Dokumen
Foto: Dokumen
featured-img

Ungaran – Pemerintah Daerah Kabupaten Semarang berkomitmen untuk terus mendukung pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hal ini dibuktikan dengan upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Semarang dalam mempertahankan capaian kepesertaan Universal Health Coverage (UHC).

Sri Rahayu, Ketua Tim Kerja Pelayanan dan Jaminan KesehatanDinas Kesehatan mewakili Kepala Dinas Kesehatan menyampaikan bahwa salah satu fokus utama Pemerintah Daerah Kabupaten Semarang pada tahun 2026 yaitu memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat melalui Program JKN yang didaftarkan oleh Pemda sebagai Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemda.

“Pemerintah Kabupaten Semarang sangat berupaya mempertahankan capaian UHC, salah satunya yaitu dengan menganggarkan dari anggaran APBD secara khusus untuk membiayai jaminan kesehatan masyarakat melalui Program JKN. Hal ini merupakan salah satu keseriusan Pemerintah Daerah Kabupaten Semarang dan menjadi salah satu fokus utama untuk mewujudkan jaminan kesehatan semesta,” tutur Sri Rahayu.

Menurut Sri Rahayu, banyak sekali masyarakat yang sudah sangat terbantu dengan capaian UHC prioritas yang dalam tiga tahun ini diraih oleh Pemerintah Kabupaten Semarang. Dirinya juga menyampaikan dengan capaian UHC yang telah diraih oleh Pemerintah Kabupaten Semarang diharapkan dapat mendorong fasilitas kesehatan yang telah menjadi mitra BPJS Kesehatan untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan kepada seluruh masyarakat yang berobat.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Subkhan memberikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Semarang atas dukungan yang telah diberikan kepada BPJS Kesehatan dalam penyelenggaraan Program JKN di wilayah Kabupaten Semarang. Menuruntnya komitmen yang ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Semarang dalam mempertahankan capaian UHC adalah hal yang patut diberikan apresiasi.

“Peran Pemerintah Daerah dalam mendukung keberlangsungan Program JKN adalah merupakan kunci utama dalam mencapai UHC. Capaian ini adalah bukti kepeduliaan pemerintah dalam memberikan jaminan kesehatan bagi warganya. Sebagai penyelenggaran dari Program JKN kami sangat memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah yang peduli dengan memberikan hak jaminan kesehatan kepada warganya. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Semarang atas dukungan yang telah diberikan terhadap keberlangsungan Program JKN,” ujar Subkhan.

Capaian kepesertaan di wilayah Kabupaten Semarang pada semester dua tahun 2025 telah mencapai 98,70% dari total penduduk di Kabupaten Semarang dengan tingkat keaktifan peserta Program JKN sebesar 80,13%. Subkhan berharap tingkat keaktifan kepesertaan di wilayah Kabupaten Semarang dapat meningkat pada tahun 2026.

“Sebagai upaya untuk meningkatkan keaktifan kepesertaan Program JKN di wilayah Kabupaten Semarang kami akan memberikan sosialisasi dan edukasi secara massif kepada PBPU mandiri yang masih memiliki tunggakan untuk rutin membayarkan iuran setiap bulannya. Hal ini sebagai Langkah antisipasi apabila dalam keadaan darurat kepesertaan Program JKN dapan digunakan tanpa adanya hambatan” tutur Subkan. (am)

BACA JUGA :

Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Ratusan warga Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang mengikuti sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Aula Pinus Park, Minggu (10/5/2026). Kegiatan yang melibatkan BPJS Kesehatan dan Komisi IX DPR RI itu digelar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait layanan kesehatan, kepesertaan BPJS, serta akses program JKN secara langsung melalui edukasi dan dialog terbuka.
Ratusan Warga Bener Antusias Ikuti Sosialisasi Layanan JKN dari BPJS Kesehatan
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”
Pemerintah Kelurahan Noborejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, meluncurkan inovasi digital SINERGI pada 21 Juni 2026 untuk meningkatkan transparansi, monitoring, dan evaluasi kinerja pemerintahan....
Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000...
22 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14
22 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di pesisir Semarang dan Perairan Semarang–Demak terjadi pada Senin (22/6/2026) pukul 14.00 WIB dengan tinggi muka...
22 Juni 2026, Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Berawan, Hujan Lokal Berpotensi Terjadi
22 Juni 2026, Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Berawan, Hujan Lokal Berpotensi Terjadi
BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 22 Juni 2026 didominasi cerah berawan hingga berawan. Hasil observasi pukul 06.00 WIB mencatat kondisi...
Ribuan warga memadati Halaman Pemerintah Kota Salatiga pada 21 Juni 2026 dalam gelaran Dolan Solotigo 2026. Acara yang dibuka Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menghadirkan fun run, fun bike, zumba, biliar, dan bazar UMKM. Melalui kolaborasi berbagai komunitas, kegiatan ini digelar untuk memperkuat pariwisata berbasis pengalaman sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan promosi Kota Salatiga sebagai destinasi wisata unggulan.
Ajang Dolan Solotigo! Ribuan Warga Lari, Gowes, dan Nikmati Serunya Wisata Kota
Ribuan warga memadati Halaman Pemerintah Kota Salatiga pada 21 Juni 2026 dalam gelaran Dolan Solotigo 2026. Acara yang dibuka Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menghadirkan fun run, fun bike, zumba,...

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar