URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebanyak 244 siswa SMP Negeri 9 Salatiga bersama 12 guru pendamping mengunjungi Kantor DPRD Salatiga pada Kamis (19/9/2024) untuk pembelajaran Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertema Suara Demokrasi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Program P5, Siswa Siswi SMP 9 Salatiga Kunjungi DPRD

Program P5, Siswa Siswi SMP 9 Salatiga Kunjungi DPRD

Program P5, Siswa Siswi SMP 9 Salatiga Kunjungi DPRD

Foto dok IST
Sejumlah siswa dari SMP 9 saat melakukan kunjungan di DPRD Salatiga 
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sedikitnya 244 siswa SMP Negeri 9 Salatiga berkunjung ke Kantor DPRD Salatiga. Mereka didampingi 12 guru pendamping untuk menjalani pembelajaran Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Mereka diterima oleh Setwan DPRD Salatiga dan sejumlah anggota DPRD Salatiga. Ratusan siswa ini melakukan audiensi di Ruang Sidang Bhineka Tunggal Ika Gedung DPRD Salatiga, Kamis (19/9/2024).

Sebagian siswa duduk di lantai (lesehan) lainnya duduk di kursi. Namun suasana riang dan para siswa karena kedatangan mereka sangat diperhatikan oleh kalangan anggota DPRD Salatiga dan Sekretariat Dewan (Setwan).

Setidaknya 7 anggota DPRD Salatiga menerima kedatangan rombongan SMP Negeri 9 Salatiga ini.

Ketujuh anggota dewan yang menerima kedatangan siswa SMP 9 ini, yakni Pujo Suseno (PDIP), Heru Prasetyo (PKS), Ari Widiyatmoko (Demokrat), Rafael Laksamana Gemilang Djatmiko (PDIP), Eko Purnomo (PKB), Siti Inayah (Gerindra) dan Untung Haryanto (PDIP).

Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kesiswaan SMP Negeri 9 Salatiga, Pudji Lestari mengatakan kunjungan siswa ke DPRD ini merupakan program bertemakan P5 Suara Demokrasi dengan topik Pemilih Berkarakter Wujudkan Pemimpin Super.

Peserta didik di SMP 9 Salatiga menurut Lestari dalam implementasi suara demokrasi di sekolah selama ini telah melakukan beberapa aktivitas, antara .lain Simulasi Pemilihan Ketua Kelas (SimPelTaLas), Wakilku Harapanku, serta Kunjungan dan Audiensi dengan DPRD Kota Salatiga.

“Kami berharap dengan kunjungan dan audiensi ini peserta didik akan bertambah wawasan dan mengenal lebih jauh tentang DPRD Salatiga termasuk fungsi serta tugas dan wewenang yang dimiliki oleh DPRD,” kata Pudji Lestari.

Beberapa siswa pada kesempatan ini menanyakan seputar lembaga DPRD diantaranya mengenai apakah anggota DPRD terpilih benar-benar merupakan pilihan rakyat dan dikenal baik oleh masyarakat, bagaimana peran DPRD dalam menyelenggarakan perannya dan mengapa DPRD dibentuk.

“DPRD dibentuk untuk menyalurkan aspirasi dari masyarakat demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Salatiga. Memang benar kami semua ini dipilih oleh rakyat untuk mewakili di DPRD untuk bekerja berjuang demi rakyat,” kata anggota DPRD Salatiga, Heru Prasetyo.

BACA JUGA :

Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Ratusan siswa SMK Negeri 1 Salatiga menggelar aksi di lingkungan sekolah pada Senin untuk mempertanyakan perubahan rencana pembangunan fasilitas yang sebelumnya disepakati sebagai ruang ekspresi siswa. Aksi muncul setelah siswa mendapat informasi lahan tersebut akan digunakan untuk ruang praktik. Kepala sekolah menyebut persoalan terjadi akibat miskomunikasi dan memastikan ruang ekspresi tetap dibangun di lokasi berbeda, sementara sekolah menggelar audiensi untuk menjelaskan perubahan tersebut.
Merasa Kecewa dengan Sekolah, Ratusan Siswa SMK 1 Salatiga Gelar Aksi Demo
Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mewisuda dua mahasiswa difabel pada Wisuda ke-12 yang digelar pada 24–25 Juli 2026 sebagai wujud komitmen menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang inklusif. Kampus menegaskan kesetaraan akses pendidikan melalui penyediaan layanan ramah disabilitas, sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama, sekaligus mewisuda total 1.299 lulusan pada periode tersebut.
Wisuda ke-12 UIN Salatiga, Dua Mahasiswa Difabel Sukses Raih Gelar Sarjana
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
SD Negeri Bener 01 di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menyediakan layanan mobil antar pulang bagi siswa menggunakan bekas angkot yang dibeli dari hasil patungan guru. Program yang mulai berjalan sejak Juni 2026 ini bertujuan membantu orang tua yang kesulitan menjemput anak sekaligus meningkatkan keselamatan siswa karena lokasi sekolah berada di tepi Jalan Raya Semarang–Solo yang padat lalu lintas.
Gani, Guru Olah Raga SD Bener Tengaran, Pagi Mengajar Siang antar Siswa Pulang
MPLS di SMA Sainstek Salatiga, Siswa dan Guru ikuti Psikotes untuk Penguatan Karakter
MPLS di SMA Sainstek Salatiga, Siswa dan Guru ikuti Psikotes untuk Penguatan Karakter

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved