URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ratusan siswa-siswi di SDN klero 01 Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang, Kamis 11 Agustus 2022 dikagetkan dengan kehadiran badut zebra dari Satlantas Polres Semarang. Kehadiran badut zebra yang dikomandani oleh IPDA Mundakir tersebut dalam rangka giat Polisi Sahabat Anak, (PSA) di sekolah wilayah hukum Polres Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

PSA, Anggota Satantas Polres Semarang Ajarkan Adab Berlalu Lintas di SDN Klero 01

PSA, Anggota Satantas Polres Semarang Ajarkan Adab Berlalu Lintas di SDN Klero 01

PSA, Anggota Satantas Polres Semarang Ajarkan Adab Berlalu Lintas di SDN Klero 01

Sejumlah anak siswa SDN Klero O1 terlihat membungkuk sesaat usai mereka diseberangkan oleh Polisi
Sejumlah anak siswa SDN Klero O1 terlihat membungkuk sesaat usai mereka diseberangkan oleh Polisi
featured-img

Ratusan siswa-siswi di SDN klero 01 Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang, Kamis 11 Agustus 2022 dikagetkan dengan kehadiran badut zebra dari Satlantas Polres Semarang.

Kehadiran badut zebra yang dikomandani oleh IPDA Mundakir tersebut dalam rangka giat Polisi Sahabat Anak, (PSA) di sekolah wilayah hukum Polres Semarang.

Kepada Media Kanit Lantas Polsek Tengaran IPDA Mundakir SH mengatakan kehadirannya ke sekolah kali ini dalam rangka memberikan materi tentang berlalu lintas dalam program polisi sahabat anak.
Pihaknya juga menekankan agar anak-anak sebelum berangkat sekolah selalu berpamitan kepada orang tua dan berhati-hati saat perjalanan ke sekolah maupun pulangnya.

“Saya meminta anak anak dapat berhati hati saat melakukan perjalanan ke sekolah maupun pulangnya” ujar Mundakir, dihadapan murid SDN Klero 01.

Sementara itu selain memberikan materi tentang berlalu lintas kepada ratusan anak, anggota Satlantas juga mengajarkan cara berterima kasih (adab) usai mereka disebrangkan oleh Polisi. “kita ajarkan
Bagaimana setelah diseberangkan anak anak dapat mengucapkan terima kasih terhadap pengguna jalan, karena mereka telah diberikan kesempatan untuk menyebrang” tambah Mundakir yang didampingi oleh Aiptu Joko Nurwasito.

Menurut Zebra 9 Satlantas Polres Semarang ini pemberian materi dan adab berlalu lintas saat ini dirasa sangat perlu. Apalagi kondisi jalan raya semakin ramai.

“Selama ini saya takut saat menyebrang karena arus lalu lintas yang ramai, namun saat ada pak polisi saya merasa nyaman dan tenang saat melintasi jalan” Kata Kartika siswi kelas 5.

Siswa dan anggota Satlantas Polres Semarang berpoto bersama usai kegiatan

Sementara itu kehadiran pihak kepolisian di SDN klero 1 menjadikan pengalaman tersendiri bagi siswa sekolah tersebut, apalagi bagi mereka yang sebelumnya kurang mengenal akan sosok Polisi Lalu lintas.

“Kami bangga dan juga senang akan kehadiran bapak polisi yang telah menyeberangkan anak Didik kami dan juga mengajarkan tentang etika dan adab terhadap siswa” ujar Anisy Rosyidi Budi Nuryanto, S.Pd. kepala SDN Klero 01.

Disatu sisi Anisy juga berharap Kedepan terutama di hari Senin dan jam sibuk, akan ada polisi yang membantu penyeberangan di depan sekolahnya apalagi jika pagi hari padat lalu lintas.

“Kami berharap kegiatan ini berkelanjutan apalagi lokasi kami yang berada di pinggir jalan dan lintasan karyawan pabrik dipagi hari sangat ramai sehingga kami memerlukan tambahan petugas, agar anak didik kami dapat ke sekolah dengan tenang” ujar Kepala Sekolah yang baru sebulan menjabat sebagai KS di SD klero 01 tersebut.

– Kanit lantas Polsek Tengaran Ipda Mundakir, SH.
– Kepala SDN Klero 01 Anisy Rosyidi Budi Nuryanto, S.Pd

Pantauan Rasika FM dalam giat polisi sahabat anak yang mengajarkan adab terhadap siswa-siswi tersebut mendapat apresiasi dari lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar.

Apalagi selama ini mereka setelah diseberangkan hanya lewat begitu saja tidak sampai mengucapkan terima kasih terhadap petugas ataupun pengguna jalan yang telah rela memperlambat Laju kendaraan mereka

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara