URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

PT Pelindo III Cabang Tanjung Emas Bersama PFSO Gelar Simulasi Pengamanan

PT Pelindo III Cabang Tanjung Emas Bersama PFSO Gelar Simulasi Pengamanan

PT Pelindo III Cabang Tanjung Emas Bersama PFSO Gelar Simulasi Pengamanan

featured-img

Deputi Manager Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) PT Pelindo III Pelabuhan Tanjung Emas, Nashikudin mengatakan simulasi diperagakan agar petugas keamanaan yang ditugaskan di masing-masing terminal dapat mengetahui apa tugasnya.

Krgiatan itu, kata dia, juga untuk mengantisipasi adanya upaya penyusupan dan hal-hal melanggar hukum di wilayah pelabuhan.

“Mereka turun dari kapal membawa alat- alat yang menyebabkan kericuhan, dan teror,” ujar dia.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga dimaksudkan untuk melatih petugas agar dapat berkomunikasi dan berkoordinasi dengan tim serta hal dalam pengamanan.

“Jadi kami bisa lihat seberapa cepat menangani. Selain itu kami juga bisa mengevaluasi seberapa cepat mereka menangani itu,” tuturnya.

Ia menambahkan disisi lain, tim pengamanannya bisa saling melengkapi dengan petugas pengamanan fasilitas. Simulasi merupakan bentuk evaluasi agar bisa menjadi bahan perbaikan.

“Pelatihan ini merupakan pelatihan wajib yang harus dilaksanakan baik setiap 3 bulan sekali maupun 8 bulan sekali. Pelatihannya ada yang model teori maupun simulasi di lapangan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala KSOP Kelas I Tanjung Emas, M Tohir mengatakan kegiatan Joint Exercise (pelatihan) ISPS Code rutin dilakukan minimal 1 kali dalam waktu 18 bulan. Dia menyebut, pelatihan di masa pandemi Covid-19 ini telah dilaksanakan sebanyak dua kali.

” Untuk pelatihan kedua. Pelatihan pertama dilakukan tahun lalu,” tuturnya.

Menurutnya, ada  7 pengguna fasilitas terminal (fastel) pelabuhan yang ikut pelatihan yakni PT Pelindo Tiga, Sriboga, PT Indonesia Power, Pt Kayu Lapis, Pertamina, Opsico, dan TPKS. Pelatihan tersebut juga dilakukan secara daring di masing-masing tempat.

Ia mengatakan pelatihan itu mengikuti ketentuan internasional yang telah ditetapkan dalam ISPS Code. Pelatihan tersebut bertujuan mengantisipasi gangguan keamanan.

“Jadi masing-masing pengguna fastel Pelabuhan sudah siap mengantisipasi gangguan kemanan,” imbuhnya.

Halaman 2 dari 2
✓ Selesai Dibaca

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved