KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

PTM Di Semarang Akan Diberhentikan Sementara Selama 2 Minggu

PTM Di Semarang Akan Diberhentikan Sementara Selama 2 Minggu

PTM Di Semarang Akan Diberhentikan Sementara Selama 2 Minggu

SEMARANG – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memutuskan untuk menghentikan pembelajaran tatap muka (PTM) selama dua minggu mulai 7 Februari 2022.

Hendi sapaan akrab wali kota, mengatakan aturan itu diterapkan untuk mencegah penyebaran virus corona. Terlebih lagi varian Omicron telah terdeteksi di Kota Semarang.

“Pembelajaran tatap muka kita off kan selama dua minggu. Jadi supaya anak didik belajar dari rumah lewat daring dahulu,” ujar Hendi di kantornya, Kamis (3/1/2022).

Ia menjelaskan, keputusan ini juga diambil lantaran muncul klaster COVID-19 di beberapa sekolah. Mulai dari tingkat SMP hingga SMA.

“Pembelajaran jarak jauh (PJJ) salah satunya kluster, ada beberapa SMA, SMK, SMP,  ada siswa siswi yang kena. Mereka sih kebanyakan tanpa gejala tapi apapun itu kalau tidak kita sterilkan tidak kita atasi, penularannya sangat cepat,” jelas dia.

Selain menghentikan belajar tatap muka, Hendi juga akan kembali memperketat aturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM). Sehingga,   Kota Semarang akan memberlakukan aturan layaknya PPKM Level 2 meski saat ini Kota Semarang masih masuk Level 1.

“Senin depan berlakukan  Perwal PPKM. Kurang lebihnya down grade. Misal kan ini Level 1 akan kita buat lebih ketat lagi seperti di Level 2. Seperti PNS kerjanya, 75 persen sekarang masuk semua. Tempat mal yang 100 persen kita batasi 75 persen,” paparnya.

Ia berharap masyarakat dapat memaklumi aturan ini. Sebab, kasus COVID-19 mulai menunjukan grafik peningkatan. Ia menyakini meski belum ada hasil laboratorium resmi, peningkatan kasus ini terjadi karena varian Omicron.

“Bukan berarti tidak setuju dengan menjaga pertumbuhan ekonomi tapi kawan-kawan masyarakat Semarang, ayo kita bareng-bareng tahan napas dulu, ini sangat cepat sekali. Kalau kemudian kita abai dengan hal itu saya khawatir akan terjadi ledakan yang luar biasa lagi seperti pada Juli lalu,” imbuh Hendi.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis