Harap nonaktifkan putar otomatis pada perangkat Anda untuk tampilan terbaik.
[audio_player]
[adinserter name="Block 1"]
[adinserter name="Block 4"]
[posts_like_dislike]
Lagu berjudul “Pujaningsih” yang dinyanyikan oleh Wisnu Jaya dan diciptakan oleh Rw Aziz serta Agus B, telah menarik perhatian publik sejak tayang perdana di kanal YouTube pada 1 Agustus 2024.

Mbak Google

TEMBANG JOWO

Pujaningsih

Pujaningsih

Pujaningsih

Lirik Lagu – Pujaningsih :

Reff 1

ꦢꦸꦃ​ ꦱꦁ​ ꦩꦸꦱ꧀ꦠꦶꦏꦤꦶꦁ​ ꦲꦱ꧀ꦩꦺꦴꦫ

Dhuh sang mustikaning asmara
(Duh sang mustikaning asmoro)
[Wahai permata asmara]

ꦱꦸꦤ꧀​ ꦏꦪꦸꦁꦔꦸꦔꦸꦤ꧀​ ꦩꦿꦶꦁ​ ꦲꦤ꧀ꦢꦶꦏ

Sun kayungyun mring handika
(Sun kayungyun mréng handiko)
[Aku tepesona padamu]

ꦪꦼꦤ꧀​ ꦗꦮꦺꦴꦠꦺꦴ​ ꦔꦺꦭꦶꦭꦤꦤꦺꦴ

Yen jawata ngelilanana
(Yén jawoto ngelila-nono)
[Jika Tuhan mengizinkan]

ꦧꦏꦭ꧀​ ꦢꦏ꧀​ ꦥꦸꦤ꧀ꦢꦸꦠ꧀​ ꦏꦿꦩ

Bakal dak pundhut krami
[Kujadikan pendamping hidupku (nikah)]

————–

ꦥꦸꦂꦮꦏꦤꦺ​ ꦥꦒꦸꦠ꧀​ ꦤꦼꦠꦿ​ ꦠꦿꦸꦱ꧀​ ꦄꦤ꧀ꦝꦸꦭꦸ

Purwakane pagut netra trus andulu
(Purwakané pagut nétro trus andulu)
[Pandangan pertama langsung tertuju]

ꦤꦢꦾꦤ꧀​ ꦢꦠꦤ꧀​ ꦄꦤ꧀ꦢꦁꦒꦸ

Nadyan datan andangu
[Meskipun tak terucap kata]

ꦤꦔꦶꦁ​ ꦮꦸꦱ꧀​ ꦠꦸꦩꦼꦏꦼꦁ​ ꦏꦭ꧀ꦧꦸ

Nanging wus tumekeng kalbu
(Nangéng wus tumekéng kalbu)
[Namun telah mencapai hati]

ꦩ꧀ꦧꦧꦂ​ ꦥꦗꦂ​ ꦥꦶꦤ꧀ꦝ​ ꦱꦭꦏ​ ꦧꦶꦤꦧ

Mbabar pajar pindha slaka binaba
(Mbabar pajar pindha sloka binoba)
[Menebarkan cahaya bak perak yang berkilau]

————–

Reff 2

ꦱꦼꦥꦶꦱꦤ꧀​ ꦲꦤ꧀ꦗꦮꦠ꧀​ ꦏꦁ​ ꦲꦱ꧀ꦠ

Sepisan anjawat kang asta
(Sepisan anjawat kang asto)
[Pertama kugenggam tanganmu]

ꦏꦪ​ ꦏꦪ​ ꦮꦸꦱ꧀​ ꦲꦤ꧀ꦠꦸꦏ꧀​ ꦱ꧀ꦮꦂꦒ

Kaya kaya wus antuk swarga
(Koyo koyo wus antuk suwargo)
[Rasanya seperti mendapat surga]

ꦄꦥ​ ꦲꦶꦪ​ ꦲꦶꦏꦶ​ ꦠꦿꦺꦱ꧀ꦤ

Apa iya iki tresna
(Opo iya iki trésno)
[Apakah ini cinta?]

ꦠꦿꦺꦱ꧀ꦤ​ ꦏꦁ​ ꦱꦚꦠ

Tresna kang sanyata
(Trésno kang sanyoto)
[Cinta yang sejati]

————–

ꦠꦼꦩꦃ​ ꦲꦏꦺ​ ꦏꦸꦤ꧀ꦗꦤ​ ꦥꦥ

Temah agawe kunjana papa
(Temah agawé kunjono popo)
[Membuat tergila-gila (jatuh cinta)]

ꦭꦸꦁꦶꦁ​ ꦒꦢꦸꦁ​ ꦲꦁꦌꦪꦸꦤ​ ꦲꦶꦪꦸꦤ

Lunging gadhung hangayun ayun
(Lungéng gadhung hangayun ayun)
[Seperti daun gadhung yang melayang-layang (kiasan 1*)]

————–

Kembali Ke Reff 1

ꦩꦸꦒꦺ​ ꦏꦱꦼꦩ꧀ꦧꦢꦤ꧀​ ꦭꦼꦭꦩ꧀ꦧꦲꦤ꧀​ ꦏꦁ​ ꦗꦠꦶ

Mugo kasembadan lelampahan kang jati
[Semoga terwujud cerita cinta yang sejati]

ꦢꦏ​ ꦗꦺꦴꦁꦏꦺ​ ꦱꦿꦤ​ ꦄꦱꦩꦫ​ ꦏꦁ​ ꦾꦺꦏꦶ

Dak jongko srana asmara kang yekti
[Kan kulakukan apapun demi asmara yang nyata]

ꦩꦤꦼꦩ꧀ꦧꦃ​ ꦩꦿꦶꦁ​ ꦱꦁ​ ꦲꦾꦁꦮꦶꦢꦶ

Manembah mréng sang hyangwidi
[Kupanjatkan doa kepada yang kuasa]

ꦩꦸꦒꦶꦲꦺ​ ꦥꦺꦥꦾꦶꦁ​ ꦩꦂꦒꦶ

Mugio peparing margi
(Mugio peparéng margi)
[Semoga diberi jalan]

ꦩꦂꦒꦶ​ ꦏꦁ​ ꦮꦶꦭꦸꦪ​ ꦗꦠꦶ

Margi kang waluya jati
(Margi kang waluyo jati)
[Jalan yang benar dan sejati]

ꦢꦸꦃ​ ꦢꦸꦃ​ ꦄꦢꦸꦃ​ ꦱꦁ​ ꦩꦸꦱꦶꦏꦤꦶꦁ​ ꦄꦱꦩꦫ

Duh duh aduh sang mustikaning asmara
(Duh duh aduh sang mustikaning asmoro)
[Wahai sang permata hatiku]

Kembali Ke Reff 2
Kembali Ke Reff 1

ꦢꦏ​ ꦩꦸꦭꦪꦺꦴꦏꦺ​ ꦥꦶꦤ꧀ꦝ​ ꦥꦿꦩꦺꦱ꧀ꦮꦶ

Dak mulyake pindha praméswari
(Dak mulyaké pindho praméswari)
[Akan kumuliakan bak seorang ratu]

ꦩ꧀ꦧꦭꦸꦁ​ ꦗꦤꦸꦫ​ ꦢꦢꦾꦪ​ ꦈꦱꦢ​ ꦏꦁ​ ꦱꦪꦺꦏꦶ

Mbalung janur dadya usada kang sayekti
[Janur menjadi obat yang ampuh (kiasan 2*)]

 

//——————
Kiasan 1:
(Lunging gadhung hangayun ayun) Kiasan ini dapat diartikan sebagai ungkapan tentang seseorang yang akhirnya harus menerima kesengsaraan/tergila-gila (agawe kunjana papa),sebagai akibat dari jatuh cinta. Lunging gadhung hangayun ayun menggambarkan bagaimana orang tersebut tak berdaya menghadapi saat jatuh cinta, seperti daun yang terombang-ambing oleh angin.

Kiasan 2:
(Mbalung janur dadya usada kang sayekti) Lirik ini secara kiasan mengungkapkan bahwa sesuatu yang sederhana (seperti janur) bisa menjadi sangat berharga atau berkhasiat jika sudah melekat mendalam, atau bisa juga menggambarkan sesuatu yang sangat berharga dan penuh kekuatan ketika sudah menyatu dengan jiwa atau inti kehidupan. Bisa juga menggambarkan Daun kelapa muda (Janur) menjadi saksi dalam ikatan suci pernikahan.

 

Keberhasilan Lagu “Pujaningsih” yang Menyentuh Hati

Lagu berjudul “Pujaningsih” yang dinyanyikan oleh Wisnu Jaya dan diciptakan oleh Rw Aziz serta Agus B, telah menarik perhatian publik sejak tayang perdana di kanal YouTube pada 1 Agustus 2024. Lagu ini semakin terkenal setelah dibawakan oleh Silvy Kumalasari, dengan video klipnya menempati urutan ke-18 dalam trending YouTube musik pada hari Senin, 19 Agustus 2024.

Lirik lagu ini menyampaikan perasaan cinta yang mendalam dan penuh harapan, menggambarkan kerinduan dan pengagungan terhadap sosok tercinta. Dengan nuansa yang romantis, liriknya mengisahkan tentang tatapan penuh arti, perasaan yang membara, dan doa untuk kelangsungan cinta yang tulus.

Salah satu bait yang menarik perhatian adalah ketika penyanyi menggambarkan perasaannya saat pertama kali memegang tangan sang pujaan hati, merasakan seolah mendapatkan surga. Frasa “Apa iya iki tresna?” menggambarkan kebingungan namun juga keindahan saat jatuh cinta, menandakan keraguan dan harapan yang menyatu.

Lagu ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mengandung makna mendalam tentang cinta yang sejati, harapan akan masa depan yang cerah, dan doa yang dipanjatkan kepada Tuhan agar cinta tersebut direstui. Melalui lagu ini, Wisnu Jaya dan Silvy Kumalasari berhasil menyentuh hati pendengarnya dan menunjukkan kekuatan perasaan dalam sebuah hubungan.

Dengan demikian, “Pujaningsih” tidak hanya menjadi sebuah lagu, tetapi juga menggambarkan perjalanan emosi dan harapan yang mendalam dalam kehidupan cinta.

BACA JUGA :

13 Rumah di Jangglengan Dadapayam Terbakar, diduga Karena Lilin
13 Rumah di Jangglengan Dadapayam Terbakar, diduga Karena Lilin
Tiga orang yang nekat menjual bubuk mesiu (obat mercon) ditangkap di Kota Salatiga dan akan menjalani Lebaran Idul Fitri 1444 H Tahun 2023 di dalam Tahanan Polres Salatiga. Ketiganya akan dijerat dengan UU Darurat No 12 Tahun 1951. Polisi mengamankan delapan kilogram bubuk mesiu dan lima lembar kertas sumbu. Pelaku dijerat dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara sesuai dengan Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951
Jualan Obat Mercon, 3 Pelaku Terancam Berlebaran di Penjara
"Pasar Bukan", pusat ngabuburit yang dijalankan oleh Karang Taruna Amukas di Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Dengan lebih dari 50 lapak pedagang yang menyediakan berbagai menu jajanan ndeso hingga kuliner berbagai tanah air dengan harga yang terjangkau. Di pasar ini bisa mencari makanan khas seperti jemunak, lupis, ketan, puli kecer, kolak, es degan, lauk pauk, dan sayuran.
Jelang Bukber, Ratusan Orang Ngabuburit di "Pasar Bukan" Suruh
Tradisi permainan reog dan kuda lumping yang masih dipertahankan kelestariannya di Dusun Dukuhsari, Desa Muncar, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang. Meskipun di tengah kemajuan teknologi dan informasi, sebagian besar pemain reog yang tergabung dalam kelompok Langen Turonggo Kartiko Sari masih mempertahankan tradisi ini. Mereka tidak hanya bermain reog, tetapi juga mahir membuat kerajinan kuda lumping.
Sunardi, Asal Desa Muncar, Tekuni Pembuatan Kerajinan Kuda Lumping Sampai Sekarang

INFOGRAFIS

TERKINI

Kandang Sapi di Salatiga Terbakar, Tiga Sepeda Motor Hangus Dilalap Sijago Merah
Kandang Sapi di Salatiga Terbakar, Tiga Sepeda Motor Hangus Dilalap Sijago Merah
Kebakaran melanda kandang sapi dan dapur milik warga di Sugihwaras, Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Jumat (16/10/2026) pagi. Api diduga dipicu korsleting listrik dan menghanguskan...
Kebakaran melanda lahan perkebunan seluas sekitar satu hektare di lingkungan SMPN 1 Bawen, Kabupaten Semarang, Kamis (15/10/2026) malam. Api merembet hingga merusak sebagian atap gudang dan kamar mandi sekolah. Petugas pemadam kebakaran bersama tim gabungan berhasil memadamkan api pada pukul 21.45 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka, sementara kegiatan belajar mengajar tetap berjalan normal.
Diduga ODGJ Bakar Sampah, Api Sambar Satu Hektare Lahan dan Bangunan di SMPN 1 Bawen
Kebakaran melanda lahan perkebunan seluas sekitar satu hektare di lingkungan SMPN 1 Bawen, Kabupaten Semarang, Kamis (15/10/2026) malam. Api merembet hingga merusak sebagian atap gudang dan kamar mandi...
Kepala Desa Suruh, Agus Yuliyanto, kembali maju dalam Pilkades Suruh 2026 dengan prioritas melanjutkan program yang belum rampung dan memperkuat perekonomian warga. Ia berkomitmen mengembangkan sektor pertanian, UMKM, dan BUMDes, termasuk membantu perizinan serta sertifikasi halal produk lokal. Desa Suruh memiliki sekitar 6.300 pemilih yang tersebar di 10 dusun.
Perkuat Ekonomi Masyarakat, Agus Yuliyanto kembali Maju di Pilkades Suruh
Kepala Desa Suruh, Agus Yuliyanto, kembali maju dalam Pilkades Suruh 2026 dengan prioritas melanjutkan program yang belum rampung dan memperkuat perekonomian warga. Ia berkomitmen mengembangkan sektor...
Pemkab Semarang bersama DPRD akan membahas bonus bagi atlet peraih medali Porprov Jawa Tengah XVII 2026 melalui perubahan anggaran 2027. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut besaran bonus ditentukan setelah nama atlet penerima dipastikan dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. Kabupaten Semarang mengirimkan 263 atlet dan menargetkan posisi tujuh besar.
Pemkab Semarang Janjikan Bonus Atlet Porprov, Penganggaran Tunggu Daftar Peraih Medali
Pemkab Semarang bersama DPRD akan membahas bonus bagi atlet peraih medali Porprov Jawa Tengah XVII 2026 melalui perubahan anggaran 2027. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut besaran bonus ditentukan...
Begini Respon Gubernur Jawa Tengah, Tanggapi OTT di Klaten
Begini Respon Gubernur Jawa Tengah, Tanggapi OTT di Klaten
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan keprihatinan atas operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Klaten pada Kamis (15/10/2026). Ia meminta masyarakat menunggu...
Muat Lebih

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Kepala Desa petahana Nyatnyono, Parsunto, mengembalikan formulir pencalonan Pilkades pada hari terakhir pendaftaran, Kamis (15/10/2026). Ia kembali maju untuk melanjutkan pembangunan desa dan pengembangan wisata religi yang dinilai belum maksimal. Panitia mencatat delapan orang mengambil formulir, sedangkan tiga bakal calon telah mengembalikannya hingga Kamis pagi.
Parsunto Pilih Hari Terakhir Kembalikan Formulir Pendaftaran Kades Nyatnyono, Berangkat Jalan Kaki Usai Minta Restu Sesepuh
[pekok2]