URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kesiapan layanan kesehatan JKN bagi pemudik Lebaran 2026 dipastikan Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan Vetty Yulianty Permanasari saat meninjau fasilitas At-Tin Hospital di dekat Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (13/3/2026), dengan mengecek IGD, poliklinik, hingga ruang rawat inap bersama manajemen rumah sakit.

Mbak Google

KABAR RASIKA

BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN di At-Tin Hospital Siap Layani Pemudik Lebaran 2026

BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN di At-Tin Hospital Siap Layani Pemudik Lebaran 2026

BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN di At-Tin Hospital Siap Layani Pemudik Lebaran 2026

Direktur SDM dan Umum Vetty Yulianty Permanasari dari BPJS Kesehatan melakukan kunjungan ke At-Tin Hospital (13/3)
Direktur SDM dan Umum Vetty Yulianty Permanasari dari BPJS Kesehatan melakukan kunjungan ke At-Tin Hospital (13/3)
featured-img

KABUPATEN SEMARANG – Direktur SDM dan Umum Vetty Yulianty Permanasari dari BPJS Kesehatan melakukan kunjungan ke At-Tin Hospital pada Jumat (13/3) untuk memastikan pelayanan kesehatan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berjalan optimal selama arus mudik Lebaran 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Vetty didampingi Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran serta jajaran manajemen rumah sakit. Ia meninjau sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan, mulai dari ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), poliklinik hingga ruang rawat inap.

Sebagai rumah sakit yang berlokasi dekat pintu keluar Tol Bawen di wilayah Kabupaten Semarang, At-Tin Hospital dinilai memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi para pemudik, khususnya saat terjadi kondisi kegawatdaruratan di jalur mudik.

“At-Tin Hospital yang terletak dekat dengan pintu keluar tol akan menjadi alternatif kunjungan para pemudik apabila terjadi kondisi darurat. Kami berharap At-Tin Hospital dapat memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat,” ujar Vetty.

Selain meninjau fasilitas, Vetty juga menyempatkan diri menemui sejumlah pasien yang sedang menjalani perawatan. Dari hasil dialog tersebut, para pasien yang merupakan peserta JKN mengaku mendapatkan pelayanan yang baik tanpa adanya perbedaan perlakuan antara pasien umum dan peserta JKN.

“Kami mengucapkan terima kasih atas komitmen At-Tin Hospital dalam memberikan pelayanan kesehatan pada Program JKN dengan baik. Semoga sinergi yang sudah terjalin antara BPJS Kesehatan dengan At-Tin Hospital terus berjalan dengan baik,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur At-Tin Hospital, Faris Amrullah, menyambut baik harapan yang disampaikan BPJS Kesehatan. Ia menegaskan pihaknya berkomitmen menjaga kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh peserta JKN.

“Program JKN merupakan jaminan pelayanan kesehatan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat. Saya bersama jajaran manajemen dan tenaga medis di At-Tin Hospital akan terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan yang paripurna kepada peserta JKN,” ujar Faris.

Menghadapi musim mudik Lebaran tahun ini, Faris juga memastikan rumah sakit telah menyiapkan tenaga medis yang cukup untuk melayani masyarakat, termasuk pemudik dari luar wilayah Kabupaten Semarang.

“Kami pastikan kecukupan tenaga medis yang berjaga selama masa libur Lebaran dan mudik selalu terpenuhi di rumah sakit. Kami siap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan pemudik. Kami juga mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik untuk tetap menjaga kesehatan serta berhati-hati dalam berkendara agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” pungkasnya.

BACA JUGA :

JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan mencatat kepesertaan JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen penduduk Indonesia hingga akhir 2025. Dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan 2025, Direktur Utama Prihati Pujowaskito menyebut layanan kesehatan dimanfaatkan 725,3 juta kali, didukung penguatan layanan digital, jaringan fasilitas kesehatan, serta kondisi Dana Jaminan Sosial yang tetap sehat untuk menopang SDM produktif.
JKN Catat 725 Juta Layanan Kesehatan Sepanjang 2025, Kepesertaan Tembus 98,62 Persen
Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti...
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis...
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi...
Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) membagi masyarakat menjadi 10 kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan. Desil 1 menunjukkan kelompok dengan kesejahteraan relatif paling rendah,...
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui...

POPULER

molinas
Menimbang Motor Listrik Nasional, Antara Transisi Energi, Risiko Kemacetan, dan Keselamatan Jalan
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Ratusan siswa SMK Negeri 1 Salatiga menggelar aksi di lingkungan sekolah pada Senin untuk mempertanyakan perubahan rencana pembangunan fasilitas yang sebelumnya disepakati sebagai ruang ekspresi siswa. Aksi muncul setelah siswa mendapat informasi lahan tersebut akan digunakan untuk ruang praktik. Kepala sekolah menyebut persoalan terjadi akibat miskomunikasi dan memastikan ruang ekspresi tetap dibangun di lokasi berbeda, sementara sekolah menggelar audiensi untuk menjelaskan perubahan tersebut.
Merasa Kecewa dengan Sekolah, Ratusan Siswa SMK 1 Salatiga Gelar Aksi Demo