URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta pihak yang berwenang atau pengelola relokasi Pasar Johar untuk mendata pedagang yang terdampak kebakaran.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Puluhan Kios Relokasi Pasar Johar Semarang Terbakar, Ganjar Minta Pedagang Yang Terdampak Didata

Puluhan Kios Relokasi Pasar Johar Semarang Terbakar, Ganjar Minta Pedagang Yang Terdampak Didata

Puluhan Kios Relokasi Pasar Johar Semarang Terbakar, Ganjar Minta Pedagang Yang Terdampak Didata

featured-img

SEMARANG – Puluhan kios yang berada di Relokasi Pasar Johar Masjid Agung, Jalan Arteri Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Semarang terbakar pada Rabu (2/2/2022) sekira pukul 18.30 WIB.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta pihak yang berwenang atau pengelola relokasi Pasar Johar untuk mendata pedagang yang terdampak kebakaran.

“Saya sudah minta dari Pemkot dan Lurah pasae untuk segera dicatat siapa korbannya yang ada di kios-kios blik area yang kebakaran,” kata Ganjar saat meninjau kebakaran.

Lebih lanjut, Ganjar juga meminta kepada Pemerintah Kota untuk segera membuat penyusunan rencana atau kontijensi penanganan korban pedagang yang kiosnya terbakar.

“Walikota juga sudah bicara kepada saya untuk mempersiapkan kontijensi plannya untuk mempersiapkan mereka yang dagangannya terbakar biar nanti segera dihitung,” paparnya.

Disis lain, Ganjar juga berharap para pedagang yang sudah mendapatkan kios di Pasar Johar Baru untuk segera memindahkan kios atau dagangannya mengingat pasar tersebut sudah selesai perbaikannya.

“Yang sudah (dapat kios) segera pindah saja. Kalau yang belum kan ini kasian mesti kita pikirkan terhadap kondisi yang dagangannya terbakar tadi pak Wali sudah bicara dan besok segera kita hitung (Kontijensi) untuk membantu mereka,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, menurut Koordinator keamanan, Yono menyebut dari sepengetahuan dia api mulai terlihat dari  F4 setelah waktu Maghrib atau sekitar pukul 18.30 WIB.

“Habis Maghrib, dari F4 terus menjalar cepat ini F1 sampai F9 habis,” kata Yono di lokasi, Rabu (2/2/2022).

Sedangkan salah satu pedagang, Amad, menyebut api pertama kali terlihat dibagian depan blok F di relokasi pasar johar tersebut.

“Dibagian depan, kiosnya itu isinya gorden dan barang-barang yang mudah terbakar,” paparnya.

Ia mengaku kerugian yang ia alami akibat dua kiosnya yang dilahap jagi merah mencapai ratusan juta. Saat ini dirinya bingung dan tak tahu apa yang akan dilakukannya mengingat mata pencariannya mengalami musibah.

“Kalau cuma kios saya itu sampe ratusan juta. Saya bingung ini mana ada tanggungan lain, cuma ini satu-satunya saya cari duit jualan gerabah,” paparnya.

Saat ini pemadam kebakaran terus berdatangan dan berusaha memadamkan api. Sementara pedagang di blok lain berusaha menyelamatkan barang dagangan mereka.

BACA JUGA :

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga