KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Puluhan Tahun Menanti, Ratusan Tenaga Honorer Kabupaten Semarang Terima SK PPPK

Puluhan Tahun Menanti, Ratusan Tenaga Honorer Kabupaten Semarang Terima SK PPPK

Puluhan Tahun Menanti, Ratusan Tenaga Honorer Kabupaten Semarang Terima SK PPPK

Bupati Semarang Mundjirin menyerahkan SK pengangkatan PPPK secara simbolis kepada tenaga honorer Pemkab Semarang di pendapa rumah dinas Bupati Semarang, Rabu (10/2/2021). (Foto/win)

UNGARAN – Anshori (50), salah satu tenaga pendidik di SD Negeri Duren I Tengaran, Kabupaten Semarang akhirnya bisa bernafas lega. Pasalnya, setelah kurang lebih 20 tahun mengabdi, dia bersama ratusan tenaga honorer lain diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemkab Semarang.

Hal itu ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Bupati Semarang di pendapa rumah dinas Bupati Semarang, Rabu (10/2/2021). Usai penyerahan SK tersebut, Bupati Semarang Mundjirin mengatakan sebanyak 173 orang PPPK formasi tahun 2020 telah dinyatakan lulus seleksi pengangkatan dan menerima SK.

Awalnya, jumlah peserta seleksi yang lulus sebanyak 176 orang. Mereka terdiri dari 88 tenaga guru, 8 tenaga kesehatan dan 80 tenaga penyuluh pertanian. Namun tiga orang penyuluh dinyatakan gugur karena seorang meninggal dunia dan dua lainnya mengundurkan diri.

Bupati mengharapkan para PPPK meningkatkan kinerjanya. Jika selama ini telah bekerja baik, maka dengan pengangkatan ini harus lebih baik lagi, disiplin dan mengutakan kepentingan umum.

Ketua PPPK Kabupaten Semarang Agus Tri Wiyono mengatakan, pihaknya bersyukur dan mengapresiasi terhadap apa yang dilakukan oleh Pemkab Semarang. Jika menilik kembali ke belakang, perjuangan para tenaga honorer kategori 2 (K2) diakui sangat berat. Pasalnya mereka terutama kalangan pendidik mulai mengabdi per Januari 2005, hingga akhirnya tahun 2019 baru ada seleksi pengangkatan PPPK dan tahun 2021 bisa menerima SK Bupati. Menurutnya dengan penerimaan SK pengangkatan diharapkan para tenaga honorer bisa lebih termotivasi dalam mengabdi dan memberikan pelayanan terbaik sehingga tidak mengalami pemutusan kontrak di tengah jalan. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang