URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Jasamarga Grup telah menyiapkan segala hal untuk menghadapi arus mudik lebaran 1444 H/2023 di jalan tol Trans Jawa wilayah Jateng. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada tanggal 19 April dan akan meningkat signifikan pada jalan tol. PT Jasamarga Semarang Batang (JSB), RO 2 Semarang Seksi A, B dan C, PT Trans Marga Jateng (TMJ), dan PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) telah melakukan berbagai persiapan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Puncak Arus Mudik di Jalan Tol 19 April, Puncak Arus Balik 25 April

Puncak Arus Mudik di Jalan Tol 19 April, Puncak Arus Balik 25 April

Puncak Arus Mudik di Jalan Tol 19 April, Puncak Arus Balik 25 April

featured-img

RASIKAFM.COM - Kesiapan jasamarga dalam menghadapi arus mudik lebaran di berbagai ruas,sudah dipersiapkan untuk menyambut arus mudik lebaran 1444 H/2023 ini, dimana puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada tanggal 19 april, diperkirakan arus lalu-lintas di jalan tol akan meningkat signifikan.

Berbagai persiapan telah dilakukan oleh Jasamarga Grup untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat yang akan menggunakan fasilitas jalan tol Trans Jawa di wilayah Jateng,Baik PT Jasamarga Semarang Batang (JSB), RO 2 Semarang Seksi A, B dan C, PT Trans Marga Jateng (TMJ) maupun PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN).

Di jalur tol semarang-batang Direktur Utama (Dirut) PT JSB, Nasrullah, dalam konferensi pers Jasa Marga Siaga Kesiapan Operasional Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriyah/2023 Wilayah Jateng, di kantor Jasamarga RO 2, Krapyak, Semarang, Selasa (4/4/2023).

Nasrullah memproyeksikan,dari jumlah kendaraan dari tahun ke tahun pada libur lebaran, maka tahun ini diprediksi ada peningkatan sebanyak 5% ,dengan asumsi traffic Lebaran H-10 hingga H+10, arus mudik yang masuk Semarang (dari GT Cikampek Utama menuju GT Kalikangkung) prediksi pada Lebaran kali ini akan dilintasi 636.418 kendaraan.

Ada empat aspek layanan yang akan dioptimalkan, yaitu meliputi aspek layanan transaksi, aspek layanan lalu lintas, aspek layanan preservasi, dan aspek layanan di rest area. ketika waktu yang diproyeksikan menjadi puncak arus mudik yaitu mengoptimalkan gardu yang ada di GT Kalikangkung dengan rasio 0,68 persen. “Insya Allah, ini masih mampu untuk menghandel arus mudik/balik Lebaran nanti di GT Kalikangkung,” kata Nasrullah.

Point penting dalam menghadapi arus mudik lebaran tahun ini pihaknya sudah menyiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan juga kesiapan petugas dan memaksimalkan pelayanan dalam operasional jalan tol,” Skema apapun yang akan ditempuh, apakah itu one way atau contra flow ataupun pembatasan arus lalu-lintas Insya Allah kita sudah ready” tegas Nasrullah

BACA JUGA :

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
DPRD Kabupaten Semarang meminta Pemerintah Kabupaten Semarang tidak lagi menjadikan pokok-pokok pikiran (pokir) sebagai prioritas pemangkasan anggaran dalam penyusunan APBD 2027 setelah kemampuan keuangan daerah diperkirakan turun lebih dari Rp400 miliar. Permintaan itu disampaikan Senin (13/7/2026), sementara pemerintah menegaskan seluruh usulan pokir tetap harus memenuhi regulasi dan persyaratan administratif sebelum direalisasikan.
Pokir DPRD Kabupaten Semarang 2027 Terancam Dipangkas, Anggota Dewan Siap-Siap Gigit Jari
Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras