URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Puncak perayaan hari Waisak 2567 Buddhis Era (BE) di Candi Borobudur, dihadiri oleh 4.500 umat Buddha. Gong berdentang tiga kali, mengingatkan tiga peristiwa penting dalam kehidupan Buddha Gotama. Ribuan umat Buddha bersikap anjali, meditasi, dan melaksanakan ritual pemercikan air suci. Infrastruktur yang memadai meningkatkan kekhusyukan perayaan ini. Dalam rangkaian Waisak, tema besar Waisak 2023 adalah aktualisasi ajaran Buddha dalam kehidupan sehari-hari. Harapan untuk lebih banyak umat Buddha merayakan Waisak di tahun depan dan masyarakat Indonesia menjaga toleransi yang harmonis.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Puncak Perayaan Hari Waisak 2567 BE, Ribuan Umat Buddha Padati Candi Borobudur

Puncak Perayaan Hari Waisak 2567 BE, Ribuan Umat Buddha Padati Candi Borobudur

Puncak Perayaan Hari Waisak 2567 BE, Ribuan Umat Buddha Padati Candi Borobudur

featured-img

Sebanyak 4.500 umat Buddha memadati pelataran Candi Borobudur pada puncak perayaan hari Waisak 2567 Buddhis Era (BE), Minggu (4/6/2023). Tepat pukul 10:41:19 WIB, gong berdentang tiga kali, petanda peringatan tiga peristiwa yang dialami Buddha Gotama yakni, kelahiran, memperoleh penerangan dan Parinibbana atau mangkatnya Buddha Gotama.

Di bawah guyuran sinar mentari, ribuan umat Buddha bersikap anjali. Bersila dan menangkupkan kedua tangan di depan dada. Dalam dua menit, umat Buddha larut dalam meditasi.

Selepasnya, ritual pemercikan air suci yang diambil dari Umbul Jumprit-Temanggung dan pembacaan Paritta Jayanto.
Seorang umat asal Banten Andreas mengaku, lebih khusyuk mengikuti rangkaian puncak peringatan Waisak. Ini tidak lepas dari dukungan infrastruktur.

“Lebih baik dari tahun kemarin, kalau dilihat dari infrastruktur. Meskipun panas terik tadi, tetapi kita tetap khusyuk,” ucapnya.

Ia berharap, di tahun depan masih bisa merayakan Waisak bersama umat dari seluruh negeri. Ini karena, tiga tahun sebelumnya perayaan semacam ini masih terbatas karena pandemi Covid-19.

Wakil Ketua Waisak 2023 Bhante Dhammavuddho mengatakan, tema besar Waisak 2023 adalah aktualisasikan ajaran Buddha Dharma dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita diminta oleh Sang Buddha berbuat baik kalau mau bahagia. Garis besarnya terbagi jadi tiga, yakni danna atau memberi, kemudian sila melatih moralitas dan samadi atau bermeditasi,” paparnya.

Ia berharap, dengan laku tersebut umat Buddha terus berbuat baik. Niscaya dengan itu, kebahagiaan akan menyertai.
“Kemudian dengan adanya Bhikkhu Thudong kami berharap toleransi yang sudah dikembangkan masyarakat Indonesia dapat berjalan harmonis, sehingga perekonomian di Magelang berkembang,” pungkasnnya.

BACA JUGA :

Sebanyak 215 jemaah haji asal Kota Salatiga yang tergabung dalam Kloter 24 tiba dengan selamat di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Kamis (11/6/2026) malam. Pemerintah Kota Salatiga menyiapkan armada bus dan pengawalan kepolisian untuk proses penjemputan hingga kepulangan jemaah ke daerah asal.
215 Jemaah Haji asal Salatiga Tiba di Pemkot dengan Selamat, Kamis Malam
Tunaikan Nazar Usai Haji, Warga Suruh Jalan Kaki 34 Kilometer dari Donohudan ke Rumah
Tunaikan Nazar Usai Haji, Warga Suruh Jalan Kaki 34 Kilometer dari Donohudan ke Rumah
Ratusan warga Muslim, Kristen, Katolik, dan Buddha di Dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, merayakan Waisak 2570 BE dengan tradisi saling mengucapkan selamat usai ibadah di Vihara Buddha Bhumika, Minggu (31/5/2026). Tradisi yang telah berlangsung puluhan tahun ini menjadi simbol kerukunan, toleransi, dan persaudaraan antarumat beragama yang terus dijaga oleh masyarakat setempat.
Warga Beda Agama ikut Rayakan Waisak di Batur Getasan
Sebanyak 217 calon jemaah haji asal Kota Salatiga diberangkatkan ke Tanah Suci pada Selasa (28/4/2026), namun satu jemaah tertunda karena belum memenuhi syarat kesehatan saat pemeriksaan di embarkasi, sehingga keberangkatannya ditunda demi keselamatan hingga dinyatakan layak.
Alasan Kesehatan, Satu Calhaj asal Salatiga Gagal Berangkat
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melepas 901 calon jemaah haji di Ungaran pada Jumat (17/4/2026) untuk diberangkatkan ke Tanah Suci mulai 25 April dalam enam kloter. Mayoritas jemaah lansia, sehingga diminta saling membantu selama ibadah, sementara pemerintah memastikan pelayanan optimal bagi seluruh peserta.
901 Calhaj Kabupaten Semarang Dilepas, Mayoritas Lansia Siap Berangkat ke Tanah Suci
Sebanyak 215 calon jamaah haji Kota Salatiga mengikuti vaksin polio dan meningitis gratis di Kantor Kementerian Haji & Umrah, Senin (7/4/2026), guna mencegah penyakit menular saat ibadah di Makkah dan Madinah. Program ini memprioritaskan lansia, termasuk jamaah tertua berusia 85 tahun yang akan berangkat pada 28 April 2026.
215 Calon Jamaah Haji Kota Salatiga ikuti Vaksin Polio & Meningitis

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved