URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ramainya hasil Pileg dibahas di grup WhatsApp. Ketua KPU Salatiga, Yesaya Tualita, meminta masyarakat untuk menunggu hasil resmi dari KPU. Yesaya menekankan bahwa saat ini banyak beredar daftar nama caleg terpilih, padahal secara resmi KPU belum mengeluarkan daftar dalam bentuk apapun.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ramai Hasil Pileg di Group WA, Ketua KPU Salatiga Meminta Masyarakat Tunggu Hasil Resmi KPU

Ramai Hasil Pileg di Group WA, Ketua KPU Salatiga Meminta Masyarakat Tunggu Hasil Resmi KPU

Ramai Hasil Pileg di Group WA, Ketua KPU Salatiga Meminta Masyarakat Tunggu Hasil Resmi KPU

Ramainya hasil Pileg dibahas di grup WhatsApp, namun Ketua KPU Salatiga, Yesaya Tualita, meminta masyarakat untuk menunggu hasil resmi dari KPU. Yesaya menekankan bahwa saat ini banyak beredar daftar nama caleg terpilih, padahal secara resmi KPU belum mengeluarkan daftar dalam bentuk apapun.
Foto dok IST
Penjabat (Pj) Walikota Salatiga, Yasip Khasani saat mengecek salah satu TPS di Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ramai Hasil Pileg di Group WA, Ketua KPU Salatiga Meminta Masyarakat Tunggu Hasil Resmi KPU. Hal ini disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Salatiga, Yesaya Tualita.

Pihaknya meminta masyarakat tetap menunggu hasil resmi penghitungan suara Pemilu 2024 di Salatiga. Karena saat ini banyak beredar daftar nama caleg terpilih, padahal secara resmi KPU belum pernah mengeluarkan daftar dalam bentuk apapun.

“Masyarakat diharapkan menunggu hasil penghitungan resmi, baik hasil penghitungan Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, dan hasil penghitungan DPRD Kota Salatiga, ” tandas Yesaya kepada wartawan (17/02/2024).

Ia mengungkapkan yang terpenting adalah pelaksanaan pemilihan umum di Kota Salatiga bisa berjalan dengan aman dan lancar. Ini berkat dukungan semua kelompok masyarakat, pemerintah, TNI Polri dan juga peran pers.

“Kalau ada info yang berkembang itu person atau partai atau media. KPU belum rekapitulasi menyeluruh,” katanya.

Ia menduga banyak kabar caleg terplih yang bermunculan, bisa jadi karena Partai punya c salinan di seluruh TPS, mungkin di rekap masing-masing partai. Diketahui di Salatiga pasca Pemilu 14 Februari 2024 bermunculan versi daftar caleg jadi bertebaran.

BACA JUGA :

Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
bri
Dorong UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp 944 Miliar Hingga Juli 2026
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved