URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ratusan Kartu Keluarga (KK) yang bertempat tinggal di Tambak Lorok, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara Kota Semarang terdampak banjir rob.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ratusan KK di Tambak Lorok Terdampak Banjir Rob, BPBD Semarang Dan Provinsi Jateng Bangun Posko Sediakan Kebutuhan Warga

Ratusan KK di Tambak Lorok Terdampak Banjir Rob, BPBD Semarang Dan Provinsi Jateng Bangun Posko Sediakan Kebutuhan Warga

Ratusan KK di Tambak Lorok Terdampak Banjir Rob, BPBD Semarang Dan Provinsi Jateng Bangun Posko Sediakan Kebutuhan Warga

featured-img

SEMARANG – Ratusan Kartu Keluarga (KK) yang bertempat tinggal di Tambak Lorok, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara Kota Semarang terdampak banjir rob.

Dari data yang diterima, ada 6 Rukun Tetangga (RT) dari 3 Rukun Warga (RW) yang terdampak banjir rob. Rinciannya, dari RW 16 yaitu RT 1 sebanyak 110 KK, RT 2 90 KK, RT 3 75 KK dan RT 4 80 KK. Lalu RW 13 berada di RT 6 sebanyak 50 KK dan untuk RW 12 terdapat di RT 5 dengan total KK yang terdampak ada 20 KK.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Bambang Hartanto mengatakan, pihaknya bersama BPBD Provinsi Jateng telah membangun posko untuk menyediakan kebutuhan warga yang terdampak banjir rob. Keperluan yang diberikan yaitu berupa makanan, obat-obatan, dapur umur dan logistik lainnya.

“Kita juga siagakan anggota untuk membantu warga yang membutuhkan pertolongan,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Bambang menjelaskan, bantuan ini juga dimaksudkan untuk memberi semangat kepada warga. Pihaknya juga menyediakan pompa air untuk membantu menyurutkan air dari banjir rob yang menganggu aktivitas warga.

“Posko ini akan akan tersedia selama banjir rob ada. Kita juga turunkan beberapa pompa air untuk menyedot air rob agar segera hilang,” terangnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Provinsi Jateng, Bergas C menjelaskan, air banjir rob masuk ke pemukiman warga pada Rabu (11/5/2022). Air sudah mulai naik pada pukul 14.30 WIB kemudian mencapai ketinggian 80 centimeter pada pukul 15.30 WIB.

“Saat ini sudah surut di ketinggian 20 centimeter. Banjir rob ini yang pasti dikarenakan air pasang,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum