URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ratusan Massa dari ikatan mahasiswa Papua tuntut pengungkapan kasus penembakan dan mutilasi empat warga Timika Papua.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ratusan Mahasiswa Papua Gelar Aksi, Tuntut Pengungkapan Kasus Penembakan dan Mutilasi di Timika

Ratusan Mahasiswa Papua Gelar Aksi, Tuntut Pengungkapan Kasus Penembakan dan Mutilasi di Timika

Ratusan Mahasiswa Papua Gelar Aksi, Tuntut Pengungkapan Kasus Penembakan dan Mutilasi di Timika

featured-img

Ratusan Massa dari ikatan mahasiswa Papua tuntut pengungkapan kasus penembakan dan mutilasi empat warga Timika Papua.

Tuntutan tersebut disuarakan lewat orasi di sekitar Bundaran Kota Salatiga.
Aliansi ini diikuti oleh 130 mahasiswa dari tiga daerah yakni Salatiga, Semarang dan Yogyakarta.
Koordinator aksi, Erminas Reymond Nirigi mengatakan dalam aksi ini lebih menguatkan tuntutan dari korban kasus tersebut.

“Kita lebih fokus menguatkan tuntutan dan desakan dari pihak korban yang kemarin sudah dibacakan saat kremasi jasad di Kabupaten Mimika,” kata Reymond kepadaa wartawan Senin (19/9/2022).

Aksi ini, diikuti juga delapan orang yang memiliki hubungan keluarga dengan korban kasus tersebut.
Dalam aksi ini, pihaknya menuntut kepada pihak berwenang agar mengusut tuntas kasus penembakan dan mutilasi.

Menurutnya dengan pengusutan secara tuntas dan diadili seadil-adilnya agar masyarakat Papua puas.

“Dengan mengusut tuntas kasus tersebut menjadikan keluarga para korban dan pada umumnya masyarakat Papua puas dengan Undang-Undang yang berlaku di republik ini,” ungkapnya.

Dirinya mengaku akan melakukan aksi-aksi selanjutnya jika tuntutan tersebut tidak dilakukan.

“Jika memang saja Undang-Undang tersebut tidak dilakukan secara terbuka dan transparan maka akan dilakukan aksi-aksi selanjutnya,” ujarnya.

Selain itu, dirinya menghimbau kepada masyarakat Indonesia untuk tidak terprovokasi.

“Tuntutan selanjutnya kepada masyarakat Indonesia untuk tidak terprovokasi terhadap isu-isu yang ada di luar karena banyak media hoax diluar sana yang sudah mempublikasikan informasi hoax yang diduga dari pihak pelaku,” paparnya.

Dengan kasus ini masuk dalam pengadilan dapat membuat kepuasan terhadap pihak masyarakat Papua atau korban.

BACA JUGA :

Rumpun bambu di belakang rumah warga di RT 03 RW 06, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Api diduga berasal dari pembakaran ban sepeda motor bekas di dekat lokasi, lalu berhasil dipadamkan oleh Damkar Kota Salatiga bersama aparat dan warga tanpa menimbulkan korban jiwa.
Aparat Bersatu Padu Padamkan Api yang Menghanguskan Pohon Bambu
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan pasokan BBM di Jawa Tengah dan DIY aman dengan ketahanan stok gasoline mencapai 12,5 hari dan gasoil 14 hari konsumsi normal. Pertamina memantau stok SPBU secara real-time, menambah pasokan dari terminal terdekat bila diperlukan, serta mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap lancar.
Stok BBM di Jateng-DIY Aman, Pertamina Imbau Masyarakat Tak Panic Buying
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari di Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih predikat terbaik nasional 2026 berkat inovasi wisata edukatif “Super Daddy”. Penghargaan diserahkan Bupati Semarang Ngesti Nugraha kepada Kepala Desa Lerep Sumaryadi saat Harganas 2026, Rabu (8/7/2026), sebagai apresiasi atas program kebersamaan ayah dan anak yang telah diikuti sekitar 500 keluarga.
Kampung KB Lerep Jadi Terbaik Nasional, Paket Wisata "Super Daddy" Antar Ayah Lebih Dekat dengan Anak
Satreskrim Polres Salatiga menangkap buronan yang diduga menjadi otak sindikat pembobolan rekening bank swasta di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Sindikat tersebut diduga menguras saldo nasabah hingga Rp750.747.508 dengan membeli data rekening secara daring, membuat KTP palsu, lalu mengganti kartu ATM korban di kantor cabang bank menggunakan identitas palsu.
Tersangka Pembobolan Rekening Bank Rp750 Juta Ditangkap, Pelaku akui Jualan dari Medsos
Pemecahan Kendi dan Guyuran Air Kembang Tandai Penyerahan Kendaraan KDKMP di Kodim Salatiga
Pemecahan Kendi dan Guyuran Air Kembang Tandai Penyerahan Kendaraan KDKMP di Kodim Salatiga
Alumni dan peneliti Universitas Kristen Satya Wacana mengembangkan Mikoologi atau Mikoo, kit budidaya jamur tiram sebagai sarana belajar dan bermain anak sekaligus produk komersial. Riset yang berlangsung Maret–Mei 2025 itu mematangkan media tanam agar jamur tumbuh cepat, konsisten, dan aman dikonsumsi, sehingga membantu orang tua mengurangi waktu penggunaan gawai anak melalui aktivitas merawat tanaman.
Mahasiswa UKSW Riset Jamur Mikoologi, Berhasil Masuk ke Swalayan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Komunitas Salatiga Keris Ageman Lestari menggelar prosesi jamasan pusaka di halaman Museum Salatiga, kawasan Prasasti Plumpungan, Kamis (2/7/2026), sebagai upaya pelestarian budaya Nusantara. Dalam kegiatan itu, bakal keris dan tombak diserahkan kepada empu untuk ditempa menjadi pusaka resmi Kota Salatiga, sekaligus melibatkan perawatan puluhan keris dan tosan aji milik masyarakat sebagai media edukasi budaya bagi generasi muda.
Sakral Gelar Jamasan Pusaka, Serahkan Bakal Keris Salatiga
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar