URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ratusan Warga Belon Argomulyo Kumpul di Rumah Pak Eko Ketua RT. Ada Apa?

Ratusan Warga Belon Argomulyo Kumpul di Rumah Pak Eko Ketua RT. Ada Apa?

Ratusan Warga Belon Argomulyo Kumpul di Rumah Pak Eko Ketua RT. Ada Apa?

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Ratusan warga Belon RW 10 Kelurahan Kumpulrejo Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis, Minggu (20/8/2023).

Kegiatan yang diselenggarakan di halaman rumah Eko Priyanto Ketua RT 01 Belon ini serangkaian acara dalam rangka mengisi peringatan HUT RI Ke 78.

Eko Priyanto saat mengatakan kegiatan ini diikuti warga setempat sekitar 300 orang.

“Harapanya dengan diselenggarakan ini dapat meningkatkan kerukunan dan menjaga silaturahmi antar warga Belon,”ungkapnya.

Selain itu, lanjut Eko, kegiatan ini juga untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemederkaan Republik Indonesi Ke 78.

“Untuk pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis ini dilakukan oleh dr Peny dan dr Yosia dari Yayasan Efata,”jelasnya.

Ungkapan Senada disampaikan Ketua RW 10 Belon, Nur Hamin. Ia menyampaikan bahwa digelarnya serangkaian kegiatan ini dalam rangka untuk menyemarakan HUT RI Ke 78.

Dikatanya serangkaian kegiatan yakni diawali dengan tirakatan yang dilaksanakan pada malam 17 Agustus dan dilanjutkan berbagai pentas kesenian dan hiburan.

“Turut meriahkan kegiatan yakni pentas kesenian oleh anak anak. Lalu berbagai lomba yang diikuti anak anak, ibu ibu hingga bapak bapak,”kata Nur Hamin.

Selanjutnya juga upacara pengibaran bendera merah putih lalu selamatan dan dilanjutkan pentas seni yang diikuti dari RT 01 sampai RT 03.

“Untuk hari ini kegiatan pawai yang diikuti seluruh masyarakat dan setelah itu makan bersama serta pemeriksaan kesehatan gratis,”papar Nur Hamin.

Sementara itu, warga RW 10 Belon mengaku sangat senang dengan diselenggarakan kegiatan ini dan berharap kegiatan serupa tahun depan digelar kembali.

BACA JUGA :

Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved