URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ratusan warga ramai-ramai datangi Embung Ngasinan Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang yang berukuran satu hektare untuk ikut Gogoh Iwak.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ratusan Warga Tumpah Ruah Ikuti Kegiatan Gogoh Iwak di Embung Ngasinan

Ratusan Warga Tumpah Ruah Ikuti Kegiatan Gogoh Iwak di Embung Ngasinan

Ratusan Warga Tumpah Ruah Ikuti Kegiatan Gogoh Iwak di Embung Ngasinan

featured-img

Ratusan warga ramai-ramai datangi Embung Ngasinan Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang yang berukuran satu hektare untuk ikut Gogoh Iwak.

Gogok iwak ini merupakan sebuah kegiatan untuk menangkap ikan yang diselenggarakan oleh warga desa Ngasinan, kexamatan Susukan, kabupaten Semarang, minggu 21 Agustus pagi.

Pantauan wartawan, warga banyak yang membawa alat untuk tangkap ikan seperti jaring dan tempat ikan.

Saat dimulainya kegiatan tangkap ikan, warga langsung menyisir berbagai tempat agar bisa menangkap ikan berukuran besar.

Kepada wartawan, kepala Desa Ngasinan, Habib Sudarmono mengatakan tangkap ikan di Embung Ngasinan ini untuk memeriahkan HUT Ke-77 RI.

“Kegiatan ini kami namakan Gogoh Iwak embung Desa Ngasinan dan kegiatan ini juga merupakan pesta rakyat khususnya warga Desa Ngasinan,” kata Habib.

Diadakannya Gogoh Iwak ini selain pesta rakyat, Embung ini akan dilakukan perbaikan dari kebocoran oleh Pengembangan Sumber Daya Anggota (PSDA).

Kades Ngasinan Habib Sudarmono saat diwawancarai media

“Jadi kami lakukan pengurasan dan gelar kegiatan Gogoh Iwak serta nantinya ikan yang di tangkap oleh warga dapat mereka manfaatkan,” paparnya.

“Ikan ini mereka bawa pulang, memang harapan saya ikan yang ada di embung ini dapat diangkat semua,” imbuhnya.

Menurutnya, yang diperbolehkan untuk ikut Gogoh Iwak hanya orang berusia dewasa.

“Karena untuk menyangkut keselamatan, jadi yang kami perbolehkan hanya yang berusia dewasa,” tambahnya.

“Kami pernah mendapat bantuan dari Dinas Perikanan Provinsi dengan jenis ikan nila, munjair, kalper, patin dan lainnya,” katanya.

Dirinya mengaku ikan yang ada di Embung Ngasinan ini paling berat berukuran lebih dari enam kilogram.

Sementara itu, Warga Jatirejo Suruh, Tohar mengaku senang ikut Gogoh Iwan ini.

“Rasanya senang banget, saya buat hiburan juga apalagi pas momennya Hut Ke-77 RI,” kata Tohar.
Dirinya hanya bermodal seser atau jaring untuk menangkap ikan ini.

“Saya dapatnya lebih dari lima kilogram, ini kan airnya masih agak dalam kalau sudah agak surut saya bisa mendapatkan lebih banyak lagi,” paparnya. ( rief )

BACA JUGA :

BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
Petani cabai di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, menghadapi penurunan harga saat musim panen meski produksi meningkat. Cabai sret kini hanya dihargai sekitar Rp20.000 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting sekitar Rp16.000 per kilogram di tingkat petani. Melimpahnya hasil panen dan berkurangnya pembeli menyebabkan harga turun, sehingga keuntungan petani menjadi sangat tipis meski produktivitas tanaman cukup tinggi.
Panen Cabai Berlimpah, Petani Sumowono Justru Gigit Jari karena Harga Anjlok
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga