URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Talud longsor di Dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang menimpa 9 warga saat memasak untuk acara hajatan pernikahan. Meskipun tidak ada korban jiwa, kejadian tersebut menyebabkan kerugian material yang cukup besar.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Rewang Hajatan Pernikahan, 9 Warga Thekelan Tertimpa Talud Longsor

Rewang Hajatan Pernikahan, 9 Warga Thekelan Tertimpa Talud Longsor

Rewang Hajatan Pernikahan, 9 Warga Thekelan Tertimpa Talud Longsor

featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Sebanyak Sembilan warga Dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang menjadi korban talud longsor. Mereka tertimpa material longsoran saat sedang memasak untuk keperluan hajatan pernikahan warga setempat.

Menurut penuturan Bungah, salah seorang warga, longsor tersebut terjadi pada Jumat (3/3/2023) sekira pukul 09.30 WIB.

“Saat kejadian, para korban sedang rewang. Dua orang tertimbun dan terjepit, sehingga mengalami luka parah, sementara tujuh lainnya luka ringan dan sedang,” ungkapnya.

Selain korban luka, kejadian longsornya talud sepanjang 20 meter dan tinggi 6 meter tersebut juga merusak dua rumah serta satu kandang. Rumah dan kandang tersebut adalah milik Warno, warga yang memiliki hajat pernikahan.

“Tenda yang dipersiapkan untuk acara nikahan besok juga rusak. Sementara untuk kelangsungan acara pernikahan, masih menunggu rapat keluarga,” ujarnya.

Bungah menjelaskan, penyebab ambrolnya talud tersebut diduga karena ada retakan dan hujan deras selama dua hari berturut-turut. Padahal menurutnya, talud itu terhitung bangunan baru sebab belum ada 1 tahun dibangun.

“Retakan kecil memang kemarin sempat ada, tapi ya nggak nyangka bakal ambrol,” terangnya.

Sementara Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang Juwair Suntara menerangkan
pihaknya bersama warga, forkopimcam Getasan telah mengadakan pertolongan.

“Kami juga telah memberikan bantuan logistik kepada para korban. Sedangkan untuk pembersihan material longsor dikerahkan ekskavator,” paparnya.

Untuk para korban yang berjumlah 9 orang, lanjut Juwair, telah dilarikan ke sarana kesehatan untuk mendapatkan pertolongan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp 190 juta.

“Empat korban luka ringan dibawa ke Puskesmas Getasan tapi sudah dibawa pulang. Dua orang dirawat di RSUD Salatiga, dan tiga lainnya dibawa berobat ke sangkal putung terdekat,” sambungnya. (win)

BACA JUGA :

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menilai Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih berpotensi menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus bersaing dengan ritel modern. Pernyataan itu disampaikan usai meninjau Kopdes Merah Putih di Bergas Kidul dan Lodoyong, Selasa (21/7/2026), dengan syarat kelengkapan barang, dukungan fasilitas, dan kepastian regulasi pengelolaan koperasi terus diperkuat.
DPRD Kabupaten Semarang Nilai Kopdes Merah Putih Berpotensi Saingi Ritel Modern, Asal Pasokan Barang Lengkap
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk wing box dan sebuah truk terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) dekat Brama Gallery Gamol, Kecandran, Sidomukti, Kota Salatiga, Jumat (17/7/2026). Insiden diduga terjadi karena pengemudi tidak mampu menjaga jarak aman saat kendaraan di depannya berhenti untuk memberi jalan kendaraan lain berbelok. Akibatnya, sopir truk wing box mengalami luka ringan dan menjalani perawatan di RSU dr Soebarkat Tjitrodiatmodjo.
Truk Seruduk Truk Di JLS Salatiga, Pengemudi Luka Ringan
Pemerintah Kota Salatiga memutuskan menarik surat edaran permohonan bantuan dana untuk peringatan Hari Koperasi, Hari Jadi ke-1.276 Kota Salatiga, HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dan Apeksi Kota Salatiga Tahun 2026. Keputusan yang disampaikan Sekda Muthoin pada Kamis (16/7/2026) itu diambil atas arahan Wali Kota setelah muncul pro dan kontra di masyarakat, dengan tetap menjamin pertanggungjawaban bantuan yang telah diterima serta membuka ruang bagi kontribusi sukarela.
Sempat Gaduh!, Pemkot Salatiga Putuskan Tarik Surat Edaran Permohonan Bantuan Hari Jadi

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta