URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ribuan Mahasiswa Baru UKSW Bersama BLDF, Kompak Tanam 500 Batang Pohon di Kampus FTI

Ribuan Mahasiswa Baru UKSW Bersama BLDF, Kompak Tanam 500 Batang Pohon di Kampus FTI

Ribuan Mahasiswa Baru UKSW Bersama BLDF, Kompak Tanam 500 Batang Pohon di Kampus FTI

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga bekerja sama dengan Djarum Foundation menggelar kegiatan bakti lingkungan dengan penanaman pohon sebagai bentuk kesadaran terhadap lingkungan.

Penanaman pohon dilakukan oleh mahasiswa baru UKSW pada Jumat (18/8/2023) pukul 07.30 WIB. Acara itu menjadi rangkaian orientasi mahasiswa baru (OMB).

Acara seremonial dilakukan di Kampus Fakultas Teknologi Informasi UKSW, Blotongan, Sidorejo, Kota Salatiga. Perwakilan 1.000 mahasiswa menanam 500 batang pohon aneka jenis, seperti durian bawor, beringin, kepoh, gayam, jambu air, dan trembesi.

Lokasi penanaman tidak hanya di lingkungan kampus UKSW, tetapi juga sejumlah lokasi yang telah ditentukan. Hal itu seperti kampus UKSW di Jalan Diponegoro, Tingkir Tengah, tempat pembuangan akhir (TPA) Ngronggo, dan Belik Luwing.

Pada kesempatan itu, turut hadir Vice President Director Djarum Foundation, FX Supanji dan jajaran pejabat UKSW. Rektor UKSW, Intiyas Utami, mengatakan kegiatan ini bertujuan membentuk profil lulusan UKSW yang peduli terhadap lingkungan.

“Mahasiswa sebagai calon pemimpin di masa depan tidak hanya cukup memiliki kompetensi. Tapi juga harus memiliki kebijaksanaan. Harus bijaksana dalam semua hal. Artinya bisa secara sadar iling lan waspodo bahwa segala hal yang berkaitan dengan lingkungan ini adalah untuk ditumbuhkembangkan. Bukan untuk dibiarkan saja,” jelas Rektor kepada wartawan setelah penamaan pohon, Jumat (18/8/2023).

Upaya peduli lingkungan itu diawali dengan melibatkan mahasiswa baru untuk secara langsung menanam pohon bersama. Kegiatan ini sebagai bentuk manusia ciptaan Tuhan yang harus menghargai ciptaan Tuhan yang lainnya. Selain itu, mahasiswa baru juga diberikan pemahaman mengurangi sampah plastik.

“Semua mahasiswa kami minta untuk tidak menggunakan botol plastik. Tapi menggunakan tumbler yang sudah didapatkan. Ini sebagai kepedulian kami, kepada negeri ini,” jelas Rektor UKSW.

Pihaknya menyadari kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari diri sendiri, yaitu dengan kesadaran diri. Sehingga tidak mudah memberikan stigma kepada orang lain. Kemudian, kebiasaan itu ditularkan kepada teman dan keluarga terdekatnya.

Vice presiden Djarum Foundation, FX Supanji, menambahkan keberlangsungan kehidupan ini harus tetap dijaga pada generasi sekarang. Salah satunya adalah kepedulian terhadap lingkungan. Pihaknya melalui Djarum Foundation menggelar banyak kegiatan tanam pohon.

“Kapan lagi kalau tidak kita mulai. Untuk sadar menjaga lingkungan. Salah satunya menanam pohon dan mengurangi sampah plastik,” kata FX Supanji.

Salah satu anggota tim Pengabdian Masyarakat OMB Sampoerno, S.Pd., M.Si., menuturkan bahwa penanaman pohon tersebar di lima titik di Kota Salatiga yaitu di lingkungan Fakultas Teknologi Informasi (FTI) di Blotongan, Kampus UKSW di Jalan Diponegoro, Tingkir Tengah, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngronggo, dan Belik Luwing.

“Akan ada setidaknya 500 pohon yang disediakan untuk penanaman pohon. Kemudian, setiap titik tanam akan dikerjakan oleh dua orang maba, sehingga 1000 maba akan melakukan kegiatan tanam pohon ini,” terangnya.

Adapun berbagai jenis pohon yang ditanam disesuaikan dengan lokasi penanaman pohon. Sampoerno menjelaskan bahwa pada titik tanam di lingkungan FTI dipilih pohon jenis trembesi, tabebuya, beringin, kepoh, gayam, jambu air sebagai tanaman konservasi di wilayah berlereng untuk pencegahan longsor.

Lebih lanjut, Sampoerno mengungkapkan bahwa jalinan kerja sama antara UKSW dengan BLDF bukanlah kali pertama dilakukan. Pada OMB tahun 2022 lalu terdapat 1250 bibit tanaman ditanam maba dalam kegiatan serupa.

– Rektor UKSW Salatiga, Intiyas Utami saat diwawancarai Rasika FM
– Vice President Director Djarum Foundation, FX Supanji

BACA JUGA :

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menjadi tuan rumah International Academic Workshop “Exploring LEGO-STEM Based Learning for Creativity, Collaboration, and Problem-Solving Skills” bersama dua profesor dari Belgia. Kegiatan yang bekerja sama dengan LP2M UIN Salatiga tersebut melibatkan murid dari sejumlah sekolah untuk mengembangkan kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan memecahkan masalah melalui pembelajaran berbasis STEM.
Perluas Pengalaman Belajar Siswa, SMA Sainstek Salatiga Hadirkan Profesor dari Belgia
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Lawan Jebakan Pinjol dengan Solusi 3M dan Penguatan Ekonomi Akar Rumput
Lawan Jebakan Pinjol dengan Solusi 3M dan Penguatan Ekonomi Akar Rumput
Satresnarkoba Polres Salatiga mengamankan HM (28) di kawasan Mangunsari, Sidomukti, Sabtu (15/8/2026), setelah menerima informasi dugaan transaksi obat keras. Polisi menemukan 2.370 tablet putih berlogo “Y”, telepon genggam, dan plastik klip. HM diduga berperan sebagai pengedar dan kini menjalani penyidikan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Satresnarkoba Polres Salatiga Tangkap Pengedar 2.370 Pil Yarindu, Tersangka Terancam 12 Tahun Penjara
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved