URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemkab Semarang memperbaiki Jalan PTP Ngobo XVIII setelah banyak protes warga. DPU Kabupaten Semarang menangani ruas jalan di Ungaran sejak 17 November 2025 karena kerusakan yang membahayakan. Perbaikan dilakukan dengan pengecoran beton, tahap bertahap, didukung APBD dan CSR untuk menjaga keamanan pengguna jalan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ruas Jalan PTP Ngobo Mulai Dicor, Telan Anggaran Rp600 Juta

Ruas Jalan PTP Ngobo Mulai Dicor, Telan Anggaran Rp600 Juta

Ruas Jalan PTP Ngobo Mulai Dicor, Telan Anggaran Rp600 Juta

Ruas Jalan PTP Ngobo XVIII di Desa Wringinputih, Bergas, mulai dicor satu sisi setelah sebelumnya sempat mendapatkan protes dari warga karena kondisinya rusak parah dan membahayakan pengendara, Kamis (20/11/2025). Foto: win
Ruas Jalan PTP Ngobo XVIII di Desa Wringinputih, Bergas, mulai dicor satu sisi setelah sebelumnya sempat mendapatkan protes dari warga karena kondisinya rusak parah dan membahayakan pengendara, Kamis (20/11/2025). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemkab Semarang mulai melakukan perbaikan menyeluruh pada ruas Jalan PTP Ngobo XVIII setelah sebelumnya menerima banyak protes dari masyarakat. Keluhan warga terkait kerusakan jalan yang dinilai membahayakan itu akhirnya ditindaklanjuti Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Semarang dengan memulai proses pengecoran pada Senin (17/11/2025) malam. Perbaikan dilakukan menggunakan metode perkerasan beton agar jalan lebih kuat dan tahan lama.

Kepala DPU Kabupaten Semarang, Valeanto Soekendro, menjelaskan bahwa penanganan difokuskan pada pengerasan beton sepanjang 600 meter dengan lebar 5 meter. Pada tahap awal, pekerjaan dilakukan pada satu lajur, yakni lajur menuju Wringin Putih dari arah Gondoriyo.

“Untuk tahap pertama, kami kerjakan dulu satu lajur supaya arus lalu lintas tetap bisa berjalan. Panjang yang ditangani 600 meter, dengan lebar 5 meter, seluruhnya menggunakan konstruksi beton,” ujarnya di Ungaran, Kamis (20/11/2025).

Ia menambahkan bahwa perbaikan tersebut menghabiskan anggaran sekitar Rp600 juta yang bersumber dari DPU Kabupaten Semarang. Menurutnya, penanganan dilakukan bertahap menyesuaikan kebutuhan dan kondisi lapangan.

“Anggaran yang kami gunakan sekitar Rp600 juta. Ini fokus untuk penanganan awal di titik yang paling banyak dikeluhkan warga,” ungkapnya.

Selain proyek utama tersebut, perbaikan lanjutan juga akan dilakukan mulai dari depan Polimarin hingga 400 meter ke arah Wringin Putih. Berbeda dengan tahap pertama, pekerjaan di segmen ini akan dibiayai melalui program tanggung jawab sosial (CSR) perusahaan-perusahaan yang berada di sekitar lokasi.

“Kami bersyukur beberapa perusahaan siap membantu melalui CSR. Jadi perbaikan tidak hanya mengandalkan APBD, tetapi juga dukungan dari pihak sekitar,” jelasnya.

Tidak hanya melakukan pengecoran, DPU juga akan menutup sejumlah lubang besar di ruas jalan tersebut. Tambal sulam ini diperkirakan menghabiskan anggaran sekitar Rp130 juta. Upaya tersebut dilakukan agar pengguna jalan tidak lagi terhambat atau terancam akibat permukaan jalan yang rusak berat.

“Lubang-lubang besar yang membahayakan akan segera kami tambal. Ini bagian dari upaya jangka pendek sambil menunggu pekerjaan konstruksi selesai,” ucap Soekendro.

Ia berharap seluruh rangkaian perbaikan ini dapat segera memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, Jalan PTP Ngobo XVIII merupakan jalur yang cukup vital sehingga kondisinya harus benar-benar aman untuk dilalui.

“Harapan kami, setelah diperbaiki, jalan ini bisa jauh lebih nyaman dan aman. Selama ini banyak laporan warga terkait kerusakan parah yang membuat mereka khawatir, terutama saat malam atau musim hujan,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2026 di Queen City Mall Semarang pada 6–9 Agustus 2026 untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, menyebut kegiatan ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor melalui penguatan literasi, pengembangan Halal Value Chain, pemberdayaan UMKM, dan perluasan akses ekonomi syariah yang inklusif serta berkelanjutan.
BI Jateng Tancap Gas Bangun Ekonomi Syariah, 450 Guru Disiapkan Jadi Motor Literasi Halal
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang memperkuat upaya pencegahan kebakaran di TPA Blondo, Kecamatan Bawen, selama musim kemarau dengan penyemprotan rutin di titik rawan dan peningkatan kesiapsiagaan personel. Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, menyebut langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kasus kebakaran yang telah mencapai 80 kejadian hingga awal Agustus 2026, didominasi kebakaran hutan dan lahan.
Cegah Kebakaran TPA Blondo, Damkar Kabupaten Semarang Rutin Semprot Titik Rawan
Polres Semarang meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memasuki musim kemarau dengan memperkuat kesiapsiagaan personel, memetakan wilayah rawan, serta mengintensifkan patroli terpadu bersama TNI, BPBD, dan instansi terkait. Kapolres Semarang, Heru Dwi Purnomo, menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko kebakaran melalui pencegahan, edukasi masyarakat, dan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan.
Musim Kemarau Kian Memuncak, Kapolres Semarang: Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan!

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved