URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kasatlantas Polres Semarang AKP Arpan melakukan patroli dialogis ke berbagai bengkel modifikasi sepeda motor di Kabupaten Semarang pada Selasa (2/1/2024). Arpan menyampaikan imbauan kepada pemilik bengkel untuk menghentikan penjualan knalpot brong kepada konsumen, dengan menegaskan bahwa kendaraan berknalpot brong tidak akan diberi ruang di wilayah hukum Polres Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sambangi Bengkel Modifikasi Motor, Kasatlantas Polres Semarang: Tak Ada Ruang bagi Knalpot Brong

Sambangi Bengkel Modifikasi Motor, Kasatlantas Polres Semarang: Tak Ada Ruang bagi Knalpot Brong

Sambangi Bengkel Modifikasi Motor, Kasatlantas Polres Semarang: Tak Ada Ruang bagi Knalpot Brong

Kasatlantas Polres Semarang AKP Arpan melakukan patroli dialogis ke berbagai bengkel modifikasi sepeda motor di Kabupaten Semarang pada Selasa (2/1/2024). Arpan menyampaikan imbauan kepada pemilik bengkel untuk menghentikan penjualan knalpot brong kepada konsumen, dengan menegaskan bahwa kendaraan berknalpot brong tidak akan diberi ruang di wilayah hukum Polres Semarang.
Foto: Humas Polres Semarang
Sejumlah bengkel modifikasi sepeda motor di Kabupaten Semarang masih menyediakan knalpot brong kepada konsumennya, Selasa (2/1/2024).

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Knalpot tidak sesuai standar (brong) pada kendaraan bermotor diklaim bisa menjadi penyebab terjadinya kasus kecelakaan lalu lintas. Pasalnya, kondisi psikis seorang pengendara akan menjadi lebih tertantang memacu kendarannya dengan kecepatan tinggi seiring suara bising yang keluar dari knalpot brong.

Hal itu disampaikan oleh Kasatlantas Polres Semarang AKP Arpan saat melaksanakan patroli dialogis ke berbagai bengkel modifikasi sepeda motor di Kabupaten Semarang, Selasa (2/1/2024).

Dalam kegiatan yang didampingi oleh para Kanit Lantas ini, ia memberikan imbauan kepada pemilik bengkel untuk tidak lagi melayani penjualan knalpot brong kepada konsumen.

“Tak ada lagi ruang bagi kendaraan berknalpot brong di wilayah hukum Polres Semarang,” tegas Arpan.

Patroli dialogis ini dilaksanakan dengan membagi 3 zona di Kabupaten Semarang, yaitu di Ungaran, Ambarawa, dan Tengaran serta wilayah di sekitarnya. Hasilnya masih didapati sejumlah bengkel modifikasi menyediakan perlengkapan sepeda motor yang tidak sesuai standar, misalnya knalpot brong dan ban berukuran kecil (ban cacing).

“Hal itu tentu sangat membahayakan jika digunakan. Apalagi saat kondisi arus lalu lintas ramai, bisa memicu fatalitas kecelakaan lalu lintas,” ungkapnya.

Arpan menambahkan, selain melakukan patroli dialogis Satlantas juga akan terus melakukan sosialisasi kepada bengkel sepeda motor, komunitas sepeda motor hingga kepada kalangan pelajar di lingkungan sekolah.

“Jalan raya bukan ajang untuk balap motor, kita saling menghormati hak antar pengguna jalan. Silakan salurkan hobi balapan motornya di sirkuit. Lebih bagus lagi apabila mengikuti kejuaraan atau event resmi sehingga bisa mencetak prestasi,” bebernya. (win)

BACA JUGA :

Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka
Polwan Polres Salatiga menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan di Panti Asuhan Bakti Luhur, Tegalrejo, Argomulyo, Jumat (21/9/2026), untuk menyambut Hari Jadi Polwan ke-78. Kegiatan diisi penyerahan kebutuhan pokok dan pemeriksaan kesehatan bagi penghuni panti sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
Peduli Sesama, Polwan Polres Salatiga Gelar Baksos hingga Gendong Bayi
Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satlantas Kepolisian Resor Semarang bersama PT Trans Marga Jateng, Sat PJR Polda Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar sosialisasi keselamatan berkendara serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir truk di Rest Area KM 429 A Ungaran, Tol Semarang-Solo. Kegiatan yang menyasar kendaraan diduga over dimension over loading itu dilakukan sebagai edukasi menuju program Zero ODOL 2027 tanpa penindakan atau tilang.
Menuju Zero ODOL 2027, Polisi Temukan 50 Truk Bermuatan Berlebih di Rest Area KM 429 Ungaran

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved