URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang dalam menyambut bulan suci Ramadhan mengadakan perlombaan bola pimpong antar Narapidana (Napi).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sambut Bulan Ramadhan, Lapas Semarang Adakan Lomba Pimpong Antar Napi

Sambut Bulan Ramadhan, Lapas Semarang Adakan Lomba Pimpong Antar Napi

Sambut Bulan Ramadhan, Lapas Semarang Adakan Lomba Pimpong Antar Napi

featured-img

SEMARANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang dalam menyambut bulan suci Ramadhan mengadakan perlombaan bola pimpong antar Narapidana (Napi).

Turnamen diikuti para warga binaan dari perwakilan setiap blok hunian. Sebanyak delapan tim mengikuti turnamen ini dengan para tim ini meliputi dua pasang pemain ganda dan satu pemain tunggal dari setiap blok hunian.

Kalapas Semarang, Tri Saptono Sambudji mengatakan, turnamen digelar dalam rangka menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-58 dan juga menyambut bulan Ramadhan sekaligus memberikan hiburan serta meningkatkan pembinaan jasmani terhadap narapidana.

“Tujuannya untuk memberi hiburan kepada warga binaan agar mereka tidak jenuh dan berpikiran positif di dalam lapas,” jelas Tri Saptono saat dihubungi, Senin (28/3/2022).

Ia menjelaskan, hajaran Lapas Semarang juga menampung aspirasi dan berusaha semaksimal mungkin dalam memberikan pelayanan prima untuk para warga binaan. Dengan adanya kegiatan turnamen antar napi ino diharapkan bisa bersemangat dalam membangun kekompakan dan kebersamaan selama mengikuti proses pembinaan.

“Dengan adanya perlombaan ini, hendaknya dapat terhibur dan kesehatan fisik tetap terjaga dengan baik,” paparnya.

“Kita harapkan lomba tersebut menjadi wadah bagi mereka bergembira karena tidak bisa bertemu keluarga akibat pandemi Covid-19, apalagi selama bulan Ramadhan nantinya,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu peserta pertandingan pimpong, Agus mengungkapkan bahwa olahraga pimpong ini memang salah satu cabang olahraga yang diminati oleh narapidana. Ia bersama napi lainnya pun menyambut dengan baik terkait kegiatan yang diadakan oleh Lapas Semarang.

”Selain menyehatkan, olahraga pimpong juga membuat hati senang dan melupakan sejenak kejenuhan menjalani pidana,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara