URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pada awal tahun 2025, Pemerintah Kota Salatiga diharapkan untuk terus meningkatkan pelayanan publik, hal ini disampaikan oleh Penjabat Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, dalam Sarasehan Awal Tahun 2025 yang dilaksanakan di Ruang Kaloka, Gedung Setda Lantai IV, pada Kamis, 2 Januari 2025.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sarasehan Awal Tahun 2025, Yasip Tekankan Pada Pelayanan Publik

Sarasehan Awal Tahun 2025, Yasip Tekankan Pada Pelayanan Publik

Sarasehan Awal Tahun 2025, Yasip Tekankan Pada Pelayanan Publik

Yasip Khasani dan Forkompinda saat sarasehan awal tahun
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Memasuki awal tahun 2025, Pemerintah Kota Salatiga diharapkan untuk terus meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Hal tersebut disampailkan Penjabat Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani dihadapan semua jajaran Forkopimda dan Kepala OPD serta Camat Lurah di Kota Salatiga, dalam Kegiatan Sarasehan Awal Tahun 2025, di Ruang Kaloka, Gedung Setda Lantai IV, Kamis (02/01/2025).

Dalam Sarasehan tersebut, disampaikan berbagai prestasi yang telah diraih oleh Kota Salatiga selama jangka waktu satu tahun kebelakang (2024) beserta tantangannya. Pelayanan kepada masyarakatpun harus terus dijaga dan ditingkatkan.

“Kota Salatiga mendapatkan kado penutup akhir tahun dari KemenpanRB, yakni raihan Predikat Pelayanan Prima (Kategori A) dengan Indeks Pelayanan Publik Kota sebesar 4,62, dimana Kota Salatiga berada pada peringkat 10 untuk Kategori Kota Tingkat Nasional. Hal ini penting, terutama untuk pelayanan publik ke masyarakat, ini harus terus ditingkatkan dan dipertahankan,” kata Yasip.

Tidak hanya itu saja, Yasip juga memberikan apresiasi terhadap OPD yang berhasil mendapatkan penghargaan.

“Penghargaan Penganugerahan Predikat Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2024 dari Ombudsman RI, yakni kepada Puskesmas Tegalrejo, Dinas Kesehatan, Puskesmas Cebongan, Disdukcapil, Dinas Pendidikan, DPMPTSP, dan Dinas Sosial. Sekali lagi, Selamat, semoga kinerja yang sudah berjalan baik ini dapat menginspirasi perangkat daerah lain, untuk terus berlomba-lomba dalam memberikan pelayanan prima,” jelasnya.

Usai kegiatan tersebut, Yasip juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Salatiga juga akan menyiapkan masa transisi untuk pemerintahan dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih di tahun 2025.

“Kita sudah menyiapkan rancangan teknokratik, hal ini yang akan diterjemahkan menjadi RPJMD. Sehingga APBD penetapan di awal tahun 2025 akan menjadi perubahan sekitar bulan Juni yang sudah diubah untuk menyesuaikan dengan visi misi dan program Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih. Masa transisi ini sangat penting, karena untuk menterjemahkan APBD yang sekarang untuk kita kenalkan kepada Wali Kota dan Wakil Walikota terpilih untuk dapat dipilah pilah mana yang lanjut/teruskan mana yang akan dilakukan perubahan,” ungkap Yasip.

Pada masa transisi ini, Yasip menambahkan bahwa Wali Kota terpilih dan Wakilnya akan koordinasi dengan OPD, dan menyingkronkan kegiatannya untuk 100 hari kerja pertama.

“Hal ini penting, terkait apa yang harus dilakukan, kaitannya mana yang bisa dibiayai di penetapan atau berasal dari sumber sumber yang lain. Nanti apabila ada timses atau tidak dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih akan disinkronkan dengan tim OPD, mereka juga akan berdiskusi, untuk menterjemahkan visi dan misi. Kami dari pemerintahan, siap mendukung, menfasilitasi masa transisi dan pada saat pelaksanaannya,” tambahnya.

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved