RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Satu Orang Luka-Luka Akibat Ledakan di Grobogan

Satu Orang Luka-Luka Akibat Ledakan di Grobogan

Satu Orang Luka-Luka Akibat Ledakan di Grobogan

SEMARANG – Insiden ledakan terjadi di sebuah rumah, di kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Masyruh, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan pada Jumat (28/1/2022).

Akibat kejadian itu, satu orang mengalami luka-luka lantaran terkena serpihan material ledakan tersebut. Korban yang merupakan seorang pria berusia 18 tahun tersebut kini sudah mendapatkan perawatan dan berpindah ke ruang rawat inap di RSUD dr Soedjati Purwodadi.

“Ada satu korban dan sudah mendapatkan perawatan di RSUD dr Soedjati Purwodadi,” ujar Kapolres Grobogan, AKBP Benny Setyowadi.

Terkait penyebab ledakan, Kapolres meminta waktu karena harus menunggu hasil pemeriksaan dari tim Puslabfor Polda Jawa Tengah dan Tim Inafis.

“Sementara kami sedang menunggu hasil pemeriksaan dari Puslabfor Polda Jateng dengan berbagai barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian. Sementara, Polres Grobogan melakukan pengamanan di sekitar TKP,” beber AKBP Benny.

Kapolres menjelaskan, insiden yang terjadi sekitar pukul 13.30 WIB itu terjadi di salah satu rumah warga yang kebetulan dekat dengan ponpes tersebut. Sementara, korban yang mengalami luka-luka adalah cucu anak pertama dari pemilik rumah yang mengalami kerusakan akibat ledakan tersebut.

Disisi lain, Kabidhumas Polda Jateng, Kombes M Iqbal mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Terkait penyeban ledakan, saat ini masih dilakukan olah tempat kejadian perkara dari Tim inafis Polres Grobogan dan Polda Jateng,

Selama pemeriksaan di lokasi kejadian, rumah yang mengalami kerusakan akibat ledakan tersebut dipasangi garis polisi untuk mencegah masyarakat yang tidak berkepentingan masuk ke lokasi kejadian.

“Untuk hasilnya kita bisa sampaikan lebih lanjut nanti dan menunggu hasil dari penyelidikan. Kita sudah melakukan pemeriksaan, baik di lokasi kejadian maupun saksi-saksi yang ada di sekitar lokasi,” paparnya.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px