URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang pria meninggal dunia saat banjir melanda di Perum Dinar Indah Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang Kota Semarang, Jumat (6/1/2023). Informasi yang diterima, korban yang bernama Agus ini meninggal karena terjebak di dalam rumah dengan ketinggian air banjir mencapai 2 meter.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Satu Orang Meninggal Dunia Usai Terjebak di Banjir Dinar Indah Semarang

Satu Orang Meninggal Dunia Usai Terjebak di Banjir Dinar Indah Semarang

Satu Orang Meninggal Dunia Usai Terjebak di Banjir Dinar Indah Semarang

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Seorang pria meninggal dunia saat banjir melanda di Perum Dinar Indah Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang Kota Semarang, Jumat (6/1/2023). Informasi yang diterima, korban yang bernama Agus ini meninggal karena terjebak di dalam rumah dengan ketinggian air banjir mencapai 2 meter.

Tentangga korban Yoyo (43) mengatakan, saat kejadian Agus berada di rumah sendirian. Sebab, pria berusia 50 tahun itu baru saja menjalani operasi dan keluarganya masih bekerja.[custom-related-posts title=”Kabar Terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

“Korban tetangga saya, waktu kejadian warga sebenarnya mau menyelamatkan. Tapi enggak berani karena banjirnya tinggi sekali. Di rumah korban mungkin sekitar 2,5 sampai 3 meter, karena rumahnya dekat sama tanggul jebol,” ujar Yoyo di lokasi.

Dirinya mengakui air banjir yang datang dari jebilnya tanggul Kali Pengkol ini sangat cepat. Tak butuh waktu lama air bahkan mencapai ketinggian 2,5 meter. Ia pun berlindung di genteng.

“Airnya cepat sekali naik, mungkin hanya 5 menit. Saya kira banjir seperti biasa ternyata parah sekali,” beberny.

Meski begitu, Yoyo bersyukur dirinya dan keluarganya diberi keselamatan. Yoyo juga membenarkan foto banjir dan orang yang berlindung di atap, yang ramai beredar di media sosial adalah kejadian sore ini.

“Iya benar kalau ini di Dinar Indah di sini. Itu (kejadian berlindung di ata) di komplek sebelah sana,” bebernya.

Sementara itu, Plt Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menyampaikan duka cita atas kematian korban. Dirinya menyampaikan saat ini korban dibawa ke RSUD KRMT WongsonegoroZ

“Kamu juga ikut berduka cita, (korban) sudah kita urus ke rumah sakit Wongsonegoro. Adiknya yang tadi dari luar sempat pingsan tapi sudah dibawa ke rumah sakit,” imbuhnya.

BACA JUGA :

DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk wing box dan sebuah truk terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) dekat Brama Gallery Gamol, Kecandran, Sidomukti, Kota Salatiga, Jumat (17/7/2026). Insiden diduga terjadi karena pengemudi tidak mampu menjaga jarak aman saat kendaraan di depannya berhenti untuk memberi jalan kendaraan lain berbelok. Akibatnya, sopir truk wing box mengalami luka ringan dan menjalani perawatan di RSU dr Soebarkat Tjitrodiatmodjo.
Truk Seruduk Truk Di JLS Salatiga, Pengemudi Luka Ringan
Pemerintah Kota Salatiga memutuskan menarik surat edaran permohonan bantuan dana untuk peringatan Hari Koperasi, Hari Jadi ke-1.276 Kota Salatiga, HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dan Apeksi Kota Salatiga Tahun 2026. Keputusan yang disampaikan Sekda Muthoin pada Kamis (16/7/2026) itu diambil atas arahan Wali Kota setelah muncul pro dan kontra di masyarakat, dengan tetap menjamin pertanggungjawaban bantuan yang telah diterima serta membuka ruang bagi kontribusi sukarela.
Sempat Gaduh!, Pemkot Salatiga Putuskan Tarik Surat Edaran Permohonan Bantuan Hari Jadi
Ratusan kepala keluarga di Dusun Kebontaman, Desa Kalikayen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, mulai mengalami krisis air bersih seiring awal musim kemarau. Kondisi yang disampaikan pemerintah desa pada Kamis (16/7/2026) itu dipicu mengeringnya sumur warga di kawasan perbukitan, sehingga masyarakat terpaksa membeli air, memanfaatkan air sungai, atau mengandalkan bantuan dropping air bersih.
Kemarau Baru Dimulai, Ratusan KK di Desa Kalikayen Ungaran Timur Sudah Krisis Air Bersih
Proposal permohonan bantuan dana untuk rangkaian peringatan Hari Koperasi, Hari Jadi ke-1.276 Kota Salatiga, HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dan Apeksi Kota Salatiga Tahun 2026 menjadi sorotan setelah beredar di kalangan pelaku usaha dan media sosial. Menanggapi polemik tersebut, Sekretaris Daerah Kota Salatiga pada konferensi pers, Kamis (16/7/2026), memutuskan menarik proposal yang sebelumnya telah tersebar, setelah muncul kritik terkait kebutuhan tambahan anggaran sebesar Rp400 juta di luar alokasi APBD.
Viral di Medsos! Proposal Permohonan Dana HUT RI di Salatiga Jadi Omongan Netizen

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Reformasi Transportasi Publik Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Reformasi Transportasi Publik: Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta