URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Harga cabai rawit merah di Pasar Bandarjo Ungaran, Kabupaten Semarang, mengalami kenaikan signifikan. Pada Selasa (23/7/2024), harga cabai rawit merah tercatat antara Rp70 ribu hingga Rp75 ribu per kilogram, meningkat sekitar 50% dibandingkan minggu sebelumnya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

SD Negeri Pakis Bringin Hanya Ada 6 Murid Baru, Kepsek Sebut Dipengaruhi Faktor Geografi dan Demografi

SD Negeri Pakis Bringin Hanya Ada 6 Murid Baru, Kepsek Sebut Dipengaruhi Faktor Geografi dan Demografi

SD Negeri Pakis Bringin Hanya Ada 6 Murid Baru, Kepsek Sebut Dipengaruhi Faktor Geografi dan Demografi

Seorang guru kelas I SD Negeri Pakis Kecamatan Bringin tetap semangat meski mengajar 6 murid baru di Tahun Ajaran 2024/2025 ini, Selasa (23/7/2024). Foto: win
Seorang guru kelas I SD Negeri Pakis Kecamatan Bringin tetap semangat meski mengajar 6 murid baru di Tahun Ajaran 2024/2025 ini, Selasa (23/7/2024). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sepinya peminat peserta didik di tingkat SD dialami sejumlah SD negeri di Kabupaten Semarang. Salah satunya adalah SD Negeri Pakis, Kecamatan Bringin. Pada Tahun Ajaran 2024/2025 kali ini, hanya ada enam murid baru yang terdaftar di kelas I.

Dari penjelasan yang disampaikan oleh Kepala SD Negeri Pakis, Tanwir, awalnya hanya ada lima calon peserta didik yang mendaftar secara daring. Menjelang penutupan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB), ada tambahan satu lagi calon peserta didik.

“Prinsipnya, kami tetap melayani pendidikan berapapun jumlah muridnya,” kata Tanwir ditemui di kantornya, Selasa (23/7/2024).

Disampaikan Tanwir, kondisi ini sudah terjadi sejak 5 tahun terakhir. Menurutnya ada beberapa hal yang turut mempengaruhi minimnya peserta didik baru yang mendaftar ke lembaga pendidikan yang dipimpinnya ini. Pertama faktor geografi, dan yang kedua faktor demografi (kependudukan).

“Yang daftar ke sini hanya penduduk dari lingkungan sekolah ini saja. Sebelah timur ada MI dan RA (TK) juga. Orang tua lebih memilih mendaftarkan anaknya ke sekolah yang dekat rumah dan mudah terjangkau transportasi umum,” ungkapnya.

Minimnya jumlah siswa ini diakuinya turut mempengaruhi perolehan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah. Ketika jumlah peserta didik sedikit, maka BOS juga turut sebanding. Saat ini total terdapat 54 siswa dari kelas I sampai VI.

“Cukup tidaknya BOS kita atur. Jika jumlah anak sedikit jelas BOS juga sedikit, hanya Rp950 ribu kali jumlah siswa. Tapi alhamdulillah kemarin nilai rapor naik sehingga dapat tambahan BOS kinerja,” urainya.

Sebagai upaya menarik minat peserta didik baru untuk tahun ajaran berikutnya, pihaknya berusaha meningkatkan pelayanan dengan menambah sejumlah kegiatan ekstrakurikuler. Misalnya baca alquran, surah pendek, asmaul husna sebelum jam pelajaran dimulai, serta salat dhuha dan dhuhur berjamaah.

“Masyarakat Bringin terkenal agamis sehingga sekolah yang bernuansa religius diminati masyarakat,” imbuhnya.

Sementara Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Bringin Muh Ihsan menyampaikan, secara umum jumlah murid baru di tingkat SD negeri di wilayah yang diampunya masih stabil.

“SD negeri yang lain jumlah murid baru masih 10 ke atas. Ada beberapa SD banyak siswanya karena terjangkau kendaraan,” terangnya.

Terkait SD Negeri Pakis ini, lokasinya yang agak menjorok ke dalam dengan jumlah penduduk yang sedikit, maka mendapatkan 6 peserta didik baru dinilai sudah cukup bagus.

“Kami dari Disdikbudpora sebenarnya sudah berupaya maksimal, guru sudah PPK dan ASN semua, sarana prasarana mencukupi. Tetapi karena letaknya agak masuk, orang tua lebih nyaman ambil sekolah pinggir jalan raya,” paparnya.

Terkait upaya regrouping, Ihsan menambahkan hal itu tidak akan mungkin dilakukan. Sebab di Desa Pakis, SD ini merupakan satu-satunya. Sehingga tidak diperkenankan digabung dengan sekolah lain.

“Maka ketika ada anak yang mau masuk ke sini meski tahun ajaran baru sudah berlangsung, tetap diterima. Jangan sampai terlantar,” tegasnya. (win)

BACA JUGA :

Razita Azzalea, siswi SD Muhammadiyah Plus Salatiga, meraih medali pada kompetisi Bahasa Inggris Level 2 dalam Grand Final Nasional OMNAS 15 yang digelar di Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Jawa Timur. Prestasi tersebut diraih setelah melewati seleksi berjenjang dari tingkat kota hingga provinsi, sekaligus mengharumkan nama sekolah dan Kota Salatiga di ajang akademik tingkat nasional berkat ketekunan belajar, bimbingan guru, serta dukungan keluarga.
Razita Azzalea, Raih Medali di Grand Final Nasional OMNAS 15 di Kampus UNESA
Sebanyak 2.596 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Klaten resmi keluar dari data kemiskinan dan diwisuda dalam graduasi mandiri di Graha Bung Karno, Selasa (30/6/2026). Keberhasilan tersebut diraih melalui graduasi mandiri dan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi, sebagai wujud peningkatan kesejahteraan serta kemandirian ekonomi keluarga penerima bantuan.
2.596 Warga Klaten resmi keluar dari data kemiskinan
Jurnal ilmiah UIN Salatiga, Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies (IJIMS), meraih penghargaan Diktis Award 2026 di Jakarta, Sabtu (27/6), setelah berhasil mempertahankan predikat Scopus Q1 selama delapan tahun berturut-turut. Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Nasaruddin Umar sebagai bukti pengakuan global terhadap mutu akademik perguruan tinggi keagamaan Islam negeri.
IJIMS UIN Salatiga Raih Apresiasi Tertinggi Menag di Diktis Award 2026
Kampus Sahabat Lansia, Kisah UKSW Menjaga Semangat Belajar di Usia Senja
Kampus Sahabat Lansia, Kisah UKSW Menjaga Semangat Belajar di Usia Senja

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

BPBD Kabupaten Semarang menyalurkan tandon dan 3.000 liter air bersih ke Desa Bantal dan Plumutan, Bancak, untuk menghadapi musim kemarau 2026.
BPBD Semarang Mulai Salurkan Bantuan Air Bersih, Dua Desa Jadi Prioritas
BPBD Kabupaten Semarang menempatkan dua tandon air dan menyalurkan 3.000 liter air bersih kepada warga Desa Bantal dan Desa Plumutan, Kecamatan Bancak, Kamis (2/7/2026), untuk mengantisipasi krisis air...
Komunitas Salatiga Keris Ageman Lestari menggelar prosesi jamasan pusaka di halaman Museum Salatiga, kawasan Prasasti Plumpungan, Kamis (2/7/2026), sebagai upaya pelestarian budaya Nusantara. Dalam kegiatan itu, bakal keris dan tombak diserahkan kepada empu untuk ditempa menjadi pusaka resmi Kota Salatiga, sekaligus melibatkan perawatan puluhan keris dan tosan aji milik masyarakat sebagai media edukasi budaya bagi generasi muda.
Sakral Gelar Jamasan Pusaka, Serahkan Bakal Keris Salatiga
Komunitas Salatiga Keris Ageman Lestari menggelar prosesi jamasan pusaka di halaman Museum Salatiga, kawasan Prasasti Plumpungan, Kamis (2/7/2026), sebagai upaya pelestarian budaya Nusantara. Dalam kegiatan...
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong DPRD Jawa Tengah mempercepat pembahasan dan pengesahan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal saat Rapat Paripurna di Gedung Berlian, Semarang, Kamis (2/7/2026). Regulasi tersebut disiapkan sebagai payung hukum untuk memperkuat pendataan, akses jaminan sosial, bantuan hukum, pelatihan, permodalan, dan kesejahteraan pekerja informal di Jawa Tengah.
Pekerja Informal Jateng Selangkah Lagi Miliki Payung Hukum
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong DPRD Jawa Tengah mempercepat pembahasan dan pengesahan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal saat Rapat Paripurna di Gedung Berlian, Semarang, Kamis (2/7/2026)....
Satlantas Kepolisian Resor Semarang bersama PT Trans Marga Jateng, Sat PJR Polda Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar sosialisasi keselamatan berkendara serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir truk di Rest Area KM 429 A Ungaran, Tol Semarang-Solo. Kegiatan yang menyasar kendaraan diduga over dimension over loading itu dilakukan sebagai edukasi menuju program Zero ODOL 2027 tanpa penindakan atau tilang.
Menuju Zero ODOL 2027, Polisi Temukan 50 Truk Bermuatan Berlebih di Rest Area KM 429 Ungaran
Satlantas Kepolisian Resor Semarang bersama PT Trans Marga Jateng, Sat PJR Polda Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar sosialisasi keselamatan berkendara...
PDAM Kota Salatiga mengimbau pelanggan meningkatkan pengamanan meteran air menyusul maraknya kasus pencurian di sejumlah wilayah. Direktur Utama PDAM Kota Salatiga, Imron Cahyadi, meminta masyarakat melindungi meteran di rumah, memasang pengaman tambahan pada lokasi rentan, serta segera melapor kepada PDAM atau aparat jika menemukan aktivitas mencurigakan untuk mencegah gangguan distribusi air bersih dan biaya penggantian meter.
Kasus Pencurian Meteran Marak, PDAM Salatiga Minta Konsumen Waspada
PDAM Kota Salatiga mengimbau pelanggan meningkatkan pengamanan meteran air menyusul maraknya kasus pencurian di sejumlah wilayah. Direktur Utama PDAM Kota Salatiga, Imron Cahyadi, meminta masyarakat melindungi...
Muat Lebih

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah