URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Menjelang Hari Raya Idul Adha, warga Salatiga, Jawa Tengah mulai berburu peralatan untuk membakar sate di Pasar Raya 1 Kota Salatiga pada Kamis, 5 Juni 2025. Pedagang perkakas Dwi Heri Kurniawan dan pembeli seperti Indah turut meramaikan aktivitas jual beli peralatan sate seperti tusuk sate, tempat arang, kipas, dan arang. Tradisi menyantap sate bersama keluarga besar saat Idul Adha menjadi alasan utama meningkatnya permintaan perlengkapan tersebut.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sehari jelang Kurban, Penjualan Bakar Sate Laris Manis

Sehari jelang Kurban, Penjualan Bakar Sate Laris Manis

Sehari jelang Kurban, Penjualan Bakar Sate Laris Manis

Indah, pembeli tusuk sate
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sehari menjelang hari raya Idul Adha atau hari raya kurban, warga Salatiga, Jawa Tengah mulai memburu peralatan untuk membakar sate, kamis (5/6/2025). Salah satunya di kios perkakas peralatan sate di Pasar Raya 1 Kota Salatiga.

‎Pedagang perkakas Dwi Heri Kurniawan mengatakan, sejak satu pekan terakhir banyak warga yang mulai membeli peralatan sate seperti tusuk sate, tempat arang, kipas, dan arang. Heri menyebut permintaan peralatan sate terus kenaikan.

‎”Ada kenaikan signifikan satu Minggu terakhir ini. Tapi tidak ada kenaikan harga. Banyak yang dicari tusuk sate, tempat arang, dan arang,” ungkap Heri.

‎Dikatakan, untuk harga tusuk sate untuk yang kecil mulai Rp 2.500. Kemudian untuk tempat arang harganya mulai Rp 20.000 dan areng mulai Rp 10.000. Penjualan alat-alat sate selalu ramai saat menjelang Idul Adha.

‎”Peningkatan tahun ini ada 70%. Banyak yang mencari di sini karena ini jadi satu-satunya di Pasar Raya Salatiga dan cukup lengkap,” terang Heri.

‎Sementara itu, salah seorang pembeli Indah mengaku sengaja membeli peralatan sate untuk Idul Adha. Hampir setiap tahun, dirinya membeli di tempat tersebut.

‎”Buat persiapan Idul Adha ini beli alat arang dan tusuk sate. Sudah langganan di sini dan harganya juga cukup murah,” ungkap Indah.

‎Diakuinya, alat-alat tersebut akan digunakan untuk membuat sate bersama keluarga besar. Sebab sudah menjadi tradisi saat Idul Adha keluarganya berkumpul bersama.

‎”Biasanya kalau Idul Adha keluarga pada kumpul untuk nyate bareng,” kata Indah.

Heri penjual tusuk sate

BACA JUGA :

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga