KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sejak 3 Pekan Harga Beras di Salatiga Naik

Sejak 3 Pekan Harga Beras di Salatiga Naik

Sejak 3 Pekan Harga Beras di Salatiga Naik

Salah satu kegiatan pedagang beras di Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Harga beras berbagai jenis di Pasar Tradisional Blauran, Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng) mengalami kenaikan. Kenaikan tersebut telah terjadi sejak tiga pekan belakangan. Kenaikan harga tersebut menyebabkan warga mengeluh karena harus mengeluarkan uang lebih untuk membeli beras.

Salah satunya Dulyono yang mengeluhkan harga beras sekarang yang semakin mahal. Namun dirinya tidak bisa berbuat banyak. Sebab beras menjadi kebutuhan pokok yang harus dipenuhi meskipun harganya semakin tinggi.

“Kenaikan sekarang sekitar Rp 5.000 per lima kilogram. Itu kita beli di grosir, kalau belinya di warung kecil lebih mahal,” kata Dulyono kepada Espos usai membeli beras di Pasar Blauran, Kota Salatiga, Kamis (28/8/2025).

Meskipun harga yang naik, Dulyono, dirinya tetap membeli beras seperti biasa. Namun sesekali dirinya beli beras murah dari pemerintah dan dicampur dengan beras yang lebih bagus untuk berhemat.

“Kalau harapannya beras tidak baik lagi. Karena ekonomi juga sedang sulit. Beras juga kebutuhan pokok,” katanya.

Sementara pedagang beras Rusti mengatakan, kenaikan harga beras terjadi sejak tiga pekan lalu. Kenaikan beras sendiri bervariasi tergantung jenisnya, yakni mulai Rp 500 hingga Rp 1.000 per kilogram.

“Beras medium awalnya itu Rp 12.800 per kilogram sekarang menjadi Rp 13.600 per kilogram. Kemudian untuk beras yang unggul atau kw premium saat ini harganya Rp 14.500 per kilogram,” jelas Rusti.

Diakuinya, kenaikan itu disebabkan harga gabah di tingkat petani juga mengalami kenaikan. Sehingga harga beras juga mengalami kenaikan. Selain itu, adanya bantuan beras murah dari pemerintah juga berdampak harga beras yang tidak kembali naik. Sehingga saat ini harga beras masih dalam kondisi stabil.

“Beberapa pembeli itu ada yang beli beras murah dari pemerintah. Namun mereka tetap beli beras yang bagus di sini, untuk campuran. Kalau sekarang ini relatif masih stabil, tapi memang mengalami kenaikan,” tandas Rusti.

Kabar Terkini

POPULER

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
Warung Murah Berkah di Jalan Nakula Sadewa, Salatiga, menyajikan mangut kepala manyung dan sekitar 20 menu masakan Jawa setiap hari. Warung milik Hariyani ini buka pukul 06.30–14.00 WIB dengan harga terjangkau, mulai Rp5.000, termasuk kepala manyung Rp25.000–Rp40.000, serta ramesan sekitar Rp10.000.
Kepala Manyung Warung Murah Berkah, Solusi Cerdas Dikala Lapar, Harga Bersahabat
[pekok2]