URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Jokowi akan hadir dalam peringatan Hari Anak Nasional 2023 di Kota Semarang. Dalam acara yang dihadiri oleh perwakilan 750 anak dari seluruh Indonesia, terdapat kegiatan seremonial dan pameran P5 untuk menyemarakkan peringatan ini. Artis papan atas dan penyanyi viral seperti Raffi, Gigi, Woro Widowati, Ndarboy Genk, dan Putri Ariani yang akan memeriahkan acara ini.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Selain Presiden, Artis Top & Penyanyi Viral Bakal Meriahkan Hari Anak Nasional di Kota Semarang

Selain Presiden, Artis Top & Penyanyi Viral Bakal Meriahkan Hari Anak Nasional di Kota Semarang

Selain Presiden, Artis Top & Penyanyi Viral Bakal Meriahkan Hari Anak Nasional di Kota Semarang

featured-img

Semarang – Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Jokowi dijadwalkan untuk menghadiri acara peringatan Hari Anak Nasional tahun 2023 di Kota Semarang. Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menyampaikan hal ini saat memimpin rapat persiapan peringatan yang diadakan di Ruang Lokakrida, Gedung Balai Kota Semarang, pada Selasa (18/7/2023).

Menurut Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu, dalam peringatan Hari Anak Nasional tersebut, akan ada kegiatan seremonial maupun kegiatan pendukung yang akan menyemarakkan acara yang puncaknya jatuh pada tanggal 23 Juli 2023 tersebut.

“Puncak acara Hari Anak Nasional diadakan di lapangan Simpang Lima, Insya-Allah Bapak Presiden dan Ibu Negara dijadwalkan hadir. Pada puncak hari anak ini, selain acara seremonial juga ada kegiatan pendukung pameran P5 atau Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila,” terangnya.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan mengenai rangkaian acara Forum Anak Nasional dan Peringatan Hari Anak Nasional yang rencananya akan digelar mulai tanggal 20 sampai dengan 23 Juli 2023. Mbak Ita mengatakan bahwa nantinya kegiatan Forum Anak Nasional yang menjadi bagian dari rangkaian acara Hari Anak Nasional ini akan dihadiri oleh perwakilan 750 anak dari seluruh Indonesia.

“Pertama adalah kegiatan Forum Anak Nasional yang dimulai tanggal 20 sampai 22 Juli, acaranya full semua di kantor BPSDM Provinsi Jawa Tengah. Jadi peringatan hari anak rangkaian kegiatannya dimulai dengan pembukaan Forum Anak Nasional pada tanggal 20 Juli pukul 19.00 WIB. Di dalam kegiatan tersebut akan hadir Bapak Gubernur, kemudian juga Ibu Menteri PPPA. Seluruh kegiatan forum anak diikuti oleh 750 perwakilan anak se-Indonesia,” terangnya.

Dalam rapat persiapan tersebut, Mbak Ita juga menyampaikan harapannya kepada artis-artis papan atas seperti Raffi dan Gigi untuk dapat hadir memeriahkan peringatan Hari Anak Nasional di Kota Semarang. Penyanyi yang sedang viral seperti Woro Widowati, Ndarboy Genk, dan Putri Ariani dikabarkan akan hadir untuk mengisi pentas musik dalam acara peringatan tersebut, “Mudah-mudahan kita harapkan Mas Raffi, Mbak Gigi bisa hadir, dan nanti ada kegiatan pentas musik, ada Woro, Ndarboy dan Putri Ariani. Jadi ini, Alhamdulillah sangat luar biasa,” ucapnya.

Lebih lanjut, di sela-sela acara Peringatan Hari Anak Nasional 2023 ini nantinya juga akan ada Pengukuhan dan Sertijab pengurus Forum Anak periode 2023-2025 yang rencananya akan digelar di Taman Budaya Raden Saleh. Ada pula acara Penganugrahan Kota Layak Anak oleh Kementerian PPPA di hotel Padma. Sedangkan pada saat puncak peringatan Hari Anak Nasional, diperkirakan sebanyak 2.500 undangan hadir secara langsung dan 10.000 orang yang akan hadir secara daring.

BACA JUGA :

Selama hampir 20 tahun, keluarga Muhroji di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, hidup tanpa aliran listrik meski tiang listrik telah berdiri di dekat rumah mereka. Hingga Rabu (22/7/2026), permohonan pemasangan listrik belum terealisasi karena diperlukan penambahan jaringan. Kondisi ekonomi yang terbatas membuat keluarga tersebut bertahan menggunakan sentir berbahan bakar minyak goreng sebagai penerangan setiap malam.
20 Tahun Hidup dalam Gelap, Keluarga Miskin di Sumowono Terangi Malam dengan Sentir Jelantah
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang memperkuat budaya sadar bencana melalui inovasi SADEWA (Strategi Deteksi, Edukasi, dan Waspada Bencana). Program berbasis kolaborasi pentahelix dan digitalisasi ini berhasil meningkatkan jumlah Desa Tangguh Bencana (Destana) menjadi 116 desa hingga 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan edukasi, sistem deteksi dini, KKN Tematik Kebencanaan, serta optimalisasi dana desa guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai ancaman bencana.
Lewat SADEWA, BPBD Kabupaten Semarang Bangun Budaya Sadar Bencana dari Desa
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih penghargaan Most Impactful University for National Integration dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 di Solo pada 17 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi UKSW dalam menghadirkan pendidikan inklusif, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program di bidang kesehatan, lingkungan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi desa.
Berkat Akademi BUMDes, UKSW Raih Pengakuan Nasional atas Inovasinya
Menjelang Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga, upaya Pemerintah Kota Salatiga melestarikan Gedung Pakuwon, bangunan cagar budaya yang menjadi lokasi bersejarah Perjanjian Salatiga 1757, masih terkendala komunikasi dengan pemilik yang berdomisili di Semarang. Hingga Selasa (21/7/2026), Disbudpar belum memperoleh respons atas permohonan audiensi sehingga pemerintah berencana menggandeng Pemkot Semarang untuk memfasilitasi pertemuan, sembari menyiapkan langkah pelestarian agar nilai sejarah bangunan tetap terjaga.
Begini Nasib Gedung Pakuwon Salatiga, Pemkot Kesulitan Bertemu Pemilik
Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan Sekolah Tani Milenial 2026 untuk mendorong regenerasi petani di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Program yang diikuti 240 peserta itu digelar di Kecamatan Sumowono, Selasa (21/7/2026), dengan pembekalan budidaya, kewirausahaan, dan pemasaran digital guna mencetak petani modern yang mampu menjaga ketahanan pangan.
Tak Malu jadi Petani, Khoirul Mantap Ikut Pelatihan Sekolah Tani Milenial Usai Lulus Kuliah

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026