KABAR RASIKA

Selain Presiden, Artis Top & Penyanyi Viral Bakal Meriahkan Hari Anak Nasional di Kota Semarang

Selain Presiden, Artis Top & Penyanyi Viral Bakal Meriahkan Hari Anak Nasional di Kota Semarang

Selain Presiden, Artis Top & Penyanyi Viral Bakal Meriahkan Hari Anak Nasional di Kota Semarang

Semarang – Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Jokowi dijadwalkan untuk menghadiri acara peringatan Hari Anak Nasional tahun 2023 di Kota Semarang. Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menyampaikan hal ini saat memimpin rapat persiapan peringatan yang diadakan di Ruang Lokakrida, Gedung Balai Kota Semarang, pada Selasa (18/7/2023).

Menurut Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu, dalam peringatan Hari Anak Nasional tersebut, akan ada kegiatan seremonial maupun kegiatan pendukung yang akan menyemarakkan acara yang puncaknya jatuh pada tanggal 23 Juli 2023 tersebut.

“Puncak acara Hari Anak Nasional diadakan di lapangan Simpang Lima, Insya-Allah Bapak Presiden dan Ibu Negara dijadwalkan hadir. Pada puncak hari anak ini, selain acara seremonial juga ada kegiatan pendukung pameran P5 atau Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila,” terangnya.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan mengenai rangkaian acara Forum Anak Nasional dan Peringatan Hari Anak Nasional yang rencananya akan digelar mulai tanggal 20 sampai dengan 23 Juli 2023. Mbak Ita mengatakan bahwa nantinya kegiatan Forum Anak Nasional yang menjadi bagian dari rangkaian acara Hari Anak Nasional ini akan dihadiri oleh perwakilan 750 anak dari seluruh Indonesia.

“Pertama adalah kegiatan Forum Anak Nasional yang dimulai tanggal 20 sampai 22 Juli, acaranya full semua di kantor BPSDM Provinsi Jawa Tengah. Jadi peringatan hari anak rangkaian kegiatannya dimulai dengan pembukaan Forum Anak Nasional pada tanggal 20 Juli pukul 19.00 WIB. Di dalam kegiatan tersebut akan hadir Bapak Gubernur, kemudian juga Ibu Menteri PPPA. Seluruh kegiatan forum anak diikuti oleh 750 perwakilan anak se-Indonesia,” terangnya.

Dalam rapat persiapan tersebut, Mbak Ita juga menyampaikan harapannya kepada artis-artis papan atas seperti Raffi dan Gigi untuk dapat hadir memeriahkan peringatan Hari Anak Nasional di Kota Semarang. Penyanyi yang sedang viral seperti Woro Widowati, Ndarboy Genk, dan Putri Ariani dikabarkan akan hadir untuk mengisi pentas musik dalam acara peringatan tersebut, “Mudah-mudahan kita harapkan Mas Raffi, Mbak Gigi bisa hadir, dan nanti ada kegiatan pentas musik, ada Woro, Ndarboy dan Putri Ariani. Jadi ini, Alhamdulillah sangat luar biasa,” ucapnya.

Lebih lanjut, di sela-sela acara Peringatan Hari Anak Nasional 2023 ini nantinya juga akan ada Pengukuhan dan Sertijab pengurus Forum Anak periode 2023-2025 yang rencananya akan digelar di Taman Budaya Raden Saleh. Ada pula acara Penganugrahan Kota Layak Anak oleh Kementerian PPPA di hotel Padma. Sedangkan pada saat puncak peringatan Hari Anak Nasional, diperkirakan sebanyak 2.500 undangan hadir secara langsung dan 10.000 orang yang akan hadir secara daring.

BACA JUGA :

Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px