URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam Apel Siaga Tahapan Pengawasan Pemilu 2024 di Halaman Bawaslu Kota Salatiga pada Rabu (7/2/2024) pagi, Ketua Bawaslu Kota Salatiga, Djayusman Junus, menekankan pentingnya kewaspadaan selama masa tenang, memastikan tidak ada politik uang, dan menjamin distribusi logistik tepat waktu, sasaran, dan jumlah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Seminggu Jelang Coblosan, Bawaslu Salatiga Gelar Apel Siaga Pemilu 2024

Seminggu Jelang Coblosan, Bawaslu Salatiga Gelar Apel Siaga Pemilu 2024

Seminggu Jelang Coblosan, Bawaslu Salatiga Gelar Apel Siaga Pemilu 2024

Dalam Apel Siaga Tahapan Pengawasan Pemilu 2024 di Halaman Bawaslu Kota Salatiga pada Rabu (7/2/2024) pagi, Ketua Bawaslu Kota Salatiga, Djayusman Junus, menekankan pentingnya kewaspadaan selama masa tenang, memastikan tidak ada politik uang, dan menjamin distribusi logistik tepat waktu, sasaran, dan jumlah.
Foto dok IST
Ketua Bawaslu Salatiga, Djayusman Junus saat pimpin Apel Siaga Tahapan Pengawasan Pemilu 2024 di Halaman Bawaslu Kota
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dalam apel siaga tersebut ketua Bawaslu Kota Salatiga Djayusman Junus mengatakan, selama masa tenang Panwaslu kecamatan dan kelurahan agar siaga penuh.

“Panwaslu memastikan tidak ada politik uang dan yang paling penting memastikan logistik tepat waktu, tepat sasaran dan tepat jumlah,” ungkap Djayusman Junus di tengah Apel Siaga Tahapan Pengawasan Pemilu 2024 di Halaman Bawaslu Kota Salatiga, Rabu (7/2/2024) pagi.

Dia mengatakan, pasca tahapan masa tenang merupakan titik akhir tahapan krusial pemilu yaitu tahapan pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi hasil penghitungan suara.

Oleh sebab itu, kata dia, dibutuhkan ketelitian kesabaran dan pengetahuan regulasi komprehensif memastikan tahapan berjalan dengan baik dan demokratis

“Menjadi pengawas pemilu harus siap untuk mengawal demokrasi. Kita harus bisa pastikan semua pengawas pemilu memiliki pemahaman yang mendalam tentang aturan dan regulasi Pemilu 2024, terus tingkatkan koordinasi antar pengawas di semua tingkatan untuk memastikan bahwa seluruh informasi dan

Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari menitipkan pesan kepada puluhan panwaslu kecamatan untuk menjaga kesehatan.

“Polres Salatiga ikut dalam pengamanan Pemilu ini harus bersinergi dengan berbagai pihak beserta jajarannya.” ujar Kapolres.

Ketua Bawaslu Salatiga, Djayusman Junus saat diwawancarai Rasika FM

BACA JUGA :

Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
bri
Dorong UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp 944 Miliar Hingga Juli 2026
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved