RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Seorang Lansia Meninggal Dunia Tersambar Kereta Api di Perlintasan Palang Kaligawe

Seorang Lansia Meninggal Dunia Tersambar Kereta Api di Perlintasan Palang Kaligawe

Seorang Lansia Meninggal Dunia Tersambar Kereta Api di Perlintasan Palang Kaligawe

SEMARANG – Seorang lansia meninggal dunia usai tersambar kereta di perlintasan Palang Kaligawe, Kecamatan Gayamsari atau tepatnya di KM 2+7/8 pada Selasa (21/12/2021) sekira pukul 18.42 WIB.

Korban ditemukan meninggal dunia dengan keadaan telungkup, mengenakan baju warna putih bercelana pendek dan membawa barang yang dibungkus plastik.

Belum diketahui identitas korban yang terlibat kecelakaan tersebut. Saat ini petugas kepolisian dari Tim Inafis Polrestabes Semarang sedang melakukan pemeriksaan dan membawa jasadnya di RSUP Kariadi untul proses lebih lanjut.

Informasi yang diperoleh di lokasi kejadian, korban tersambar kereta penumpang Kedung Sepur KA.597 yang melaju dari arah Stasiun Alastua menuju ke Stasiun Poncol. Kemudian, ketika di KM 2+7/8 korban tertabrak kereta dan meninggal dunia dengan luka parah di kepala.

“Korban laki-laki berusia 70an. Untuk kronologi belum tau secara pasti,” ujar saksi mata yang enggan disebutkan identitasnya.

Sementara itu, Kriss warga sekitar mengatakan, sebelum kejadian, korban sempat bertemu dengannya di wilayah Gayamsari pada sore hari. Korban menghampiri dirinya dengan membawa sebuah kantong plasti yang berisi sandal slop.

Akan tetapi, kedatangan korban sempat membuatnya bingung lantaran dirinya juga tak mengenal identitas korban.

“Tadi sempet ketemu, katanya kangen kumpul sama temen-temen. Tapi saya juga gak kenal. Pas korban pergi juga tak kasih uang saku,” paparnya.

Kriss menjelaskan, saat bertemu dengan korban, ia melihat pria tua itu memiliki gangguan pada penglihatan di salah satu matanya.

“Mata kanan korban sempet tadi melihat ada semacam punya penyakit,” tuturnya.

Dalam pantauan, korban selesai dievakuasi pada pukul 20.45 WIB menggunakan mobil ambulance. Proses evakuasi dibantu oleh relawan Kota Semarang dan Bhabinkamtibnas setempat.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran