URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Jatuh Dari Pohon Sukun

Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Jatuh Dari Pohon Sukun

Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Jatuh Dari Pohon Sukun

featured-img
Polsek Banyumanik terjun ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan penyebab meninggalnya korban yang diduga jatuh dari pohon sukun di sekitar area Universitas Pandanaran (Unpand) Jalan Banjarsari Barat I, Pedalangan,  Banyumanik, Kota Semarang, Jumat (6/8/2021) Foto:/ist

RASIKAFM – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di sekitar area Universitas Pandanaran (Unpand) Jalan Banjarsari Barat I, Pedalangan,  Banyumanik, Kota Semarang, Jumat (6/8/2021) sekira pukul 13.00 WIB.

Diketahui korban bernama Syafrial Edy Lubis (52) warga Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, ditemukan meninggal tepat di bawah pohon sukun dengan masih mengenakan seragam satpam.

Istri korban, Aisah (51) menjelaskan, kejadian bermula ketika suaminya berpamitan untuk berangkat kerja sekira pukul 05.00 WIB. Saat itu, ketika berpamitan, korban sempat memberitahu akan memetik buah sukun di lokasi Unpad.

Kemudian, sekira pukul 08.00 WIB, ia menelpon korban dari rumah berkali-kali namun tidak diangkat oleh korban.

Merasa cemas lantaran suaminya tak ada kabar, ia mendatangi tempat kerjanya namun suaminya tak ada di pos satpam sekira pukul 13.00 WIB.

“Saya berinisiatif mencari di sekitar sungai yang ada pohon sukunnya dan mendapati korban sudah terbujur kaku tepat di bawah pohon sukun,” terangnya.

Mendapat laporan tersebut, pihak Polsek Banyumanik terjun ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan penyebab meninggalnya korban.

Hasil olah tempat kejadian, korban meninggal dunia diperkirakan saat memanjat pohon sukun terpeleset dan jatuh ke sungai. Dan diketahui, tinggi pohon sukun tersebut sekira 10 meter.

Kesimpulan itu diperoleh lantaran di dekat korban jatuh ada dahan pohon sukun dan buah sukun yang baru dipetik.

Akhirnya pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak akan menuntut pihak manapun. Sikap itu ditunjukan dalam surat pernyataan yang dibuat oleh istri korban.

BACA JUGA :

Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga