RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Sheila Tampubolon asal Salatiga, Juara Favorit Duta Genre Jateng 2025

Sheila Tampubolon asal Salatiga, Juara Favorit Duta Genre Jateng 2025

Sheila Tampubolon asal Salatiga, Juara Favorit Duta Genre Jateng 2025

Juara Duta Genre Favorit Juliana Sheila perwakilan Kota Salatiga dan Cielo Octaviano perwakilan Kota Salatiga berfoto bersama

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Juliana Sheila Uli Tampubolon, siswi Fase F Kelas XII SMA Negeri 3 Salatiga, tampil memukau di Grand Final Duta Generasi Berencana (Genre) Jawa Tengah Tahun 2025 yang berlangsung di MG Setos Hotel, Semarang, Senin (28/07/2025) malam.

Dalam kesempatan ini Cielo Octaviano dan Juliana Sheila, selaku Duta Genre Kota Salatiga berhasil lolos ke babak Grand Final, dengan peserta berasal dari perwakilan 36 Kabupaten/Kota se Jawa Tengah.
Rangkaian acara pada grand final, yaitu menentukan TOP 10 dari keseluruhan peserta dan Cielo Octaviano berhasil lolos pada kategori TOP 10, TOP 5, dan berakhir meraih juara III.

Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, bersama ketua TP PKK Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan, hadir dalam acara Grand Final Kompetisi Adugen Jateng 2025.

Kehadiran Genre Jawa Tengah sendiri sebagai organisasi di bawah pembinaan sekaligus menjadi mitra strategis perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah dalam usaha untuk menyukseskan Program Ketahanan Remaja terus berevolusi agar semangat yang diusung oleh organisasi dapat terus relevan dengan perkembangan zaman.

Pantauan wartawan, saat acara berlangsung tamu undangan antusias dengan adanya acara ini, dengan turut hadir untuk mendukung team kebanggaan yang mewakili Kabupaten/Kota mereka. Berbagai cara dilakukan oleh para pendukung diantaranya, menyanyikan yel-yel, serta memakai atribut pendukung lainnya.

Robby Hernawan selaku Wali Kota Salatiga turut bangga atas prestasi yang diraih oleh Cielo Octaviano dan Sheila, karena untuk mencapai itu tidak mudah, saingannya memang banyak dan mereka hebat sudah bisa mengharumkan nama Kota Salatiga ditingkat Provinsi.

Berikut Daftar juara Adugen Jateng 2025 :
– Juara Duta Genre Favorit Prov. Jateng kategori putri
Juliana Sheila perwakilan Kota Salatiga
– Juara III Duta Genre Prov. Jateng Kategori Putra
Cielo Octaviano perwakilan Kota Salatiga
– Juara III Duta Genre Prov. Jateng Kategori Putri
Cinta Aurelia Zulfa perwakilan Kab. Jepara
– Juara II Duta Genre Prov. Jateng Kategori Putra
Rafi Zahid perwakilan Kab. Sragen
– Juara II Duta Genre Prov. Jateng Kategori Putri
Icha Suci Perwakilan Kab. Sragen
– Juara I Duta Genre Prov. Jateng Kategori Putra
Arya Fatikh Perwakilan Kab. Tegal
– Juara I Duta Genre Prov. Jateng Kategori Putri
Naura Ade Perwakilan Kota Surakarta

BACA JUGA :

Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana