KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sheila Tampubolon Siswi Kelas XI SMA 3 Salatiga, Sabet Penghargaan Duta Genre 2024

Sheila Tampubolon Siswi Kelas XI SMA 3 Salatiga, Sabet Penghargaan Duta Genre 2024

Sheila Tampubolon Siswi Kelas XI SMA 3 Salatiga, Sabet Penghargaan Duta Genre 2024

Juliana Sheila U. Tampubolon (17) terpilih sebagai Duta Genre Kota Salatiga Tahun 2024. Foto dok IST

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Juliana Sheila U. Tampubolon (17) gadis belia kelas XI siswi SMA 3 kota Salatiga akhirnya terpilih sebagai Duta Generasi Berencana (Genre) Kota Salatiga Tahun 2024.

Kemenangan Sheila (panggilan akrabnya) menjawab tantangan zaman saat ini, di tengah derasnya arus zaman yang membawa perubahan dalam setiap lini kehidupan, hadir sosok-sosok muda yang membawa secercah harapan bagi masa depan bangsa. Mereka adalah generasi yang tak hanya cerdas, namun juga berani merancang langkah-langkah hidupnya dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.

Diketahui, Program Genre yang digagas oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) ini, sejatinya bukan sekadar sebuah ajang kompetisi biasa. Di balik gelar Duta Genre, tersimpan misi mulia untuk membentuk karakter remaja agar menjadi pribadi yang matang dalam perencanaan hidup, berperilaku sehat, dan menjauhi risiko Triad KRR, yakni pernikahan dini, penyalahgunaan napza, dan seks bebas.

Sheila, dipercaya membawa nama Kota Salatiga untuk maju ke tingkat Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2025. Sebuah amanah yang ia emban dengan semangat dan ketulusan, mengingat perjalanan awalnya yang cukup istimewa.

“Awalnya saya baru pindah ke Salatiga, baru sebulan tinggal dan masuk sekolah baru. Pada bulan kedua, saya melihat poster tentang Duta Genre di Instagram. Dari situlah rasa ingin tahu saya muncul,” tutur Sheila ketika rasikafm.com, Rabu (16/4/2025) sore.

Bermula dari sebuah ketertarikan yang sederhana, Sheila kemudian menggali lebih dalam tentang program Genre. Ia menyadari bahwa program ini begitu erat kaitannya dengan cita-cita dan harapannya sebagai remaja yang tengah menata masa depan. Baginya, Genre bukan hanya tentang rencana lima tahun ke depan, melainkan mencakup perjalanan hidup mulai dari menjaga kesehatan, pendidikan, karier, hingga membangun keluarga yang berkualitas kelak.
Tak berhenti sampai di situ, dalam perjalanannya Sheila pun menyadari bahwa tantangan terbesar remaja masa kini terletak pada pergaulan yang luas dan tidak selalu mudah dikendalikan. Oleh karenanya, dalam kiprahnya sebagai Duta Genre, ia menekankan pentingnya membentuk lingkungan pergaulan yang sehat sebagai pondasi dalam membangun perencanaan hidup yang matang.

“Pergaulan adalah cermin awal dari siapa diri kita. Dari situ, karakter dan masa depan kita terbentuk. Maka penting bagi remaja untuk memilih lingkungan yang positif,” ujarnya bijak.

Sheila tidak pernah merasa berjalan sendiri. Ia beruntung dikelilingi oleh keluarga yang selalu menjadi pilar dukungan, terutama kedua orang tuanya, Laurenz Stephanus Tampubolon dan Oktaviani Manurung. Sang ibu, dengan penuh kasih, bahkan menyatakan kesediaannya mendukung apa pun yang menjadi pilihan dan mimpi putrinya, selama itu membawa kebahagiaan dan kebaikan.

“Sebagai orang tua, kami selalu mendukung apapun yang positif untuk Sheila. Kami ingin ia nyaman, bahagia, dan sukses menapaki masa depannya. Yang terpenting, kami selalu menyerahkan segalanya dalam doa, agar Tuhan membimbing setiap langkahnya,” tutur Oktaviani dengan penuh semangat.

Kini Sheila, yang pada tanggal 10 Juli 2025 besuk akan genap berusia 17 tahun telah menapaki jalan yang menjadi cerminan bahwa remaja perempuan Indonesia pun mampu menjadi agen perubahan. Dengan bekal semangat, tekad, dan doa restu keluarga, ia bersiap mengemban tanggung jawab lebih besar, memperjuangkan suara generasi muda Kota Salatiga di kancah Jawa Tengah.

Semoga berhasil meraih cita citamu nak………..(Rief)

Sheila saat diwawancarai Rasika FM

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Hermawan Sigit atau Nanang, menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan, pengembangan UMKM, optimalisasi wisata lokal, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mengusung visi masyarakat religius, maju, sejahtera, dan mandiri dengan mengedepankan partisipasi warga serta penerapan program secara bertahap.
Bertarung dalam Pilkades Cukilan, Hermawan Sigit siapkan sejumlah Jurus Jitu, “urip kudu urup”
Persaingan cabang olahraga biliar dalam Porprov Jawa Tengah XVII 2026 di Kabupaten Semarang menghadirkan kejutan dengan tumbangnya sejumlah atlet unggulan. Hingga Rabu (28/10/2026), sebanyak 10 dari 15 nomor pertandingan telah selesai digelar. Sebanyak 112 atlet dari 29 kabupaten/kota mengikuti kompetisi yang berlangsung di J_Pool Billiard and Cafe dan Kingdom Billiard hingga Jumat (30/10/2026).
Kejutan di Cabor Biliar Porprov Jateng XVII, Sejumlah Unggulan Tumbang
BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
29 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Cuaca Ekstrem
Kirab obor Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 tiba di Kabupaten Semarang pada Sabtu (24/10/2026) sore setelah menempuh perjalanan dari Api Abadi Mrapen, Grobogan. Di tengah kemeriahan kirab, kontingen Kabupaten Semarang menambah medali dari cabang olahraga arung jeram dan muaythai, sehingga total raihan sementara mencapai dua emas, dua perak, dan tiga perunggu.
Kirab Obor Porprov Jateng 2026 Disambut Meriah, Kabupaten Semarang Tambah Emas dari Arung Jeram
[pekok2]