KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sidak ke Pasar Tradisional, Wali Kota Salatiga Klaim Harga Stabil

Sidak ke Pasar Tradisional, Wali Kota Salatiga Klaim Harga Stabil

Sidak ke Pasar Tradisional, Wali Kota Salatiga Klaim Harga Stabil

Wali Kota Salatiga saat sidak pasar tradisional di Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pemerintah Kota Salatiga melakukan inspeksi mendadak (Sidak) harga komoditas pangan menjelang lebaran Idul Fitri 1446, Rabu (26/3/2025).

Sidak dipimpin langsung Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, dengan sasaran harga kebutuhan bahan pangan bertujuan memastikan sejumlah komoditas yang akan dikonsumsi masyarakat terjamin keamanannya. Kemudian, dari sisi harga juga relatif terjangkau.

“Kita inspeksi untuk menilai kualitasnya terutama daging, ayam, dan sayur dari kadar airnya, kemudian segar tidak daging ayamnya. Lalu, ikannya segar tidak termasuk sayurnya ada kimiawinya tidak,” terangnya di Pasar Raya 1 Salatiga.

Ia menambahkan, dari hasil inspeksi yang dilakukan sementara baik dari segi harga maupun kualitasnya dalam keadaan baik. Adapun harga, meski ada kenaikan tetapi diprediksi bakal fluktuatif.

“Ini tadi kita cek, daging dari segi kadar airnya masih wajar. Tapi, nanti ada tim pengendali khusus yang bakal melakukan pemantauan berkala melalui Dinas Perdagangan dan Pangan,” katanya.

Pihaknya mengungkapkan, dalam sidak yang dilakukan tidak ditemukan pelanggaran berarti. Hanya saja, kedepan apabila ada pedagang curang menaikkan harga mendekati lebaran akan dikenai sanksi.

Terpisah, pedagang daging sapi Juwariyah (58) mengaku, minat konsumen untuk membeli daging menjelang lebaran Idul Fitri tahun ini mengalami penurunan.

“Sepi pembeli tahun ini, ekonomi lagi sulit. Keadaan lagi lesu, perkilogram harga daging Rp 125 ribu. Pedagang hanya ambil untung maksimal Rp 2.500, naik sedikit pembeli tidak mau,” ujarnya.

Dibandingkan periode lebaran tahun lalu, konsumen daging jauh lebih baik minimal pembeli membeli daging 1,5 kilogram sampai 2 kilogram.

Sedang kondisi saat ini, masyarakat yang membeli daging minimal 1/4 kilogram maksimal 1 kilogram.

“Mereka rata-rata membeli secukupnya untuk keperluan pribadi adapun jumlah besar untuk hajatan. Paling banyak 1/4 kilogram, lalu 1/2 kilogram maksimal 1 kilogram ya kalau diuangkan maksimal Rp 50 ribu terbanyak,” tutupnya.

Robby saat berikan keterangan pers

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Dua pengusaha olahan singkong Salatiga, Tony Anindya dari Argotelo dan Hendardi dari singkong keju D-9, menerima penghargaan dari Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar saat kunjungan ke Kampung Singkong Salatiga, Kamis (15/10/2026). Muhaimin mengapresiasi perkembangan produk lokal serta menyatakan kesiapan pemerintah untuk berkolaborasi dengan pelaku usaha dan industri kreatif di Salatiga.
Hadir di Kampung Telo, Muhaimin Iskandar Beri Penghargaan Pengusaha UMKM Salatiga Berbasis Singkong
Kepala Desa petahana Nyatnyono, Parsunto, mengembalikan formulir pencalonan Pilkades pada hari terakhir pendaftaran, Kamis (15/10/2026). Ia kembali maju untuk melanjutkan pembangunan desa dan pengembangan wisata religi yang dinilai belum maksimal. Panitia mencatat delapan orang mengambil formulir, sedangkan tiga bakal calon telah mengembalikannya hingga Kamis pagi.
Parsunto Pilih Hari Terakhir Kembalikan Formulir Pendaftaran Kades Nyatnyono, Berangkat Jalan Kaki Usai Minta Restu Sesepuh
[pekok2]